Penulis: redaksi

  • Diduga Miliki Utang Rp250 Juta, Kepala BPBD Teluk Bintuni Terancam Dilaporkan ke Pihak Berwajib

    Melanesiatimes.com, Teluk Bintuni – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, dikabarkan menghadapi persoalan utang piutang senilai Rp250 juta. Persoalan tersebut mencuat setelah pihak yang mengaku sebagai pihak dirugikan menyatakan bahwa kewajiban pembayaran belum diselesaikan sesuai kesepakatan bersama.

    Berdasarkan keterangan pihak yang mewakili klien, persoalan utang piutang tersebut telah beberapa kali dibahas melalui pertemuan, baik melalui komunikasi telepon maupun pertemuan secara langsung.

    Salah satu pertemuan disebut berlangsung di ruang Binmas Polres Teluk Bintuni. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak dikabarkan telah membicarakan penyelesaian kewajiban pembayaran dan menuangkannya dalam sebuah kesepakatan.

    Dalam kesepakatan tersebut, pembayaran atau penyelesaian kewajiban senilai Rp250 juta ditetapkan paling lambat pada 31 Oktober 2026.

    Namun, hingga batas waktu yang disepakati, pihak yang mengaku dirugikan menyatakan belum menerima pembayaran sebagaimana yang telah dibicarakan sebelumnya.

    “Kami sudah beberapa kali melakukan pertemuan dan membicarakan penyelesaian persoalan ini, baik melalui komunikasi telepon maupun secara langsung. Bahkan, sudah ada kesepakatan dengan batas waktu pelunasan pada 31 Oktober 2026,” demikian keterangan pihak yang mewakili klien.

    Atas belum terealisasinya penyelesaian tersebut, pihak yang mengaku dirugikan menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum untuk memperjuangkan hak kliennya.

    Langkah hukum yang dimaksud mencakup upaya perdata maupun pidana, dengan menjadikan dokumen atau pernyataan kesepakatan sebagai salah satu dasar untuk menempuh proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Kami akan segera mengambil langkah-langkah hukum, baik melalui jalur perdata maupun pidana. Hal ini karena sudah ada kesepakatan yang dibuat, tetapi sampai batas waktu yang ditentukan belum juga direalisasikan,” tegas pihak tersebut.

    Meski demikian, persoalan ini masih memerlukan klarifikasi dari Kepala BPBD Kabupaten Teluk Bintuni terkait duduk perkara, dasar hubungan utang piutang, serta alasan belum dilaksanakannya pembayaran sebagaimana yang diklaim pihak yang merasa dirugikan.

    Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Kepala BPBD Kabupaten Teluk Bintuni mengenai persoalan tersebut.

    Pemberitaan ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Pihak yang disebutkan memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan penjelasan guna memperoleh pemberitaan yang berimbang.

  • HUT ke-75 Humas Polri, Polda Papua Barat Daya Gelar Donor Darah Bersama Insan Pers

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri, Polda Papua Barat Daya menggelar aksi donor darah yang melibatkan jajaran kepolisian dan insan pers di Mapolda Papua Barat Daya, Jumat (30/10/2026). Kegiatan bertema “Humas Menjaga Reputasi Polri” tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan media.

    Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Humas Polri yang diarahkan tidak hanya pada penguatan komunikasi publik, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Hengkelare, menjelaskan bahwa peringatan HUT Humas Polri juga diisi dengan kegiatan edukasi kepada pelajar tingkat SMP dan SMA.

    Dalam kegiatan tersebut, Bidhumas Polda Papua Barat Daya memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, judi online, penipuan digital, serta pentingnya literasi media agar generasi muda lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

    Jenny mengatakan, edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat, terutama kalangan pelajar, agar mampu mengenali informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

    “Humas Polri berperan sebagai garda terdepan dalam menyebarkan informasi publik dan kinerja kepolisian kepada masyarakat,” ujar Jenny kepada awak media.

    Ia menambahkan, Bidhumas Polda Papua Barat Daya terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan media massa, pemerintah daerah, serta unsur TNI-Polri untuk memperluas penyebaran informasi positif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

    Sementara itu, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Papua Barat Daya, Aris Balubun, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan donor darah yang melibatkan anggota kepolisian dan insan pers.

    Menurut Pemimpin Redaksi Koreri.com tersebut, donor darah merupakan kegiatan sosial yang memiliki manfaat nyata karena darah yang disumbangkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi dalam kondisi medis tertentu.

    “Kami dari insan pers menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Donor darah bukan hanya tentang membantu sesama, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Setetes darah yang kita sumbangkan bisa sangat berarti bagi keselamatan nyawa orang lain,” ungkap Aris.

    Ia menilai, keterlibatan insan pers dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa hubungan kemitraan antara Polri dan media dapat dibangun melalui berbagai kegiatan positif, tidak hanya sebatas tugas jurnalistik dan penyampaian informasi kepada publik.

    Aris berharap, kegiatan donor darah dapat menjadi agenda sosial yang dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terus tumbuh di lingkungan kepolisian maupun insan pers.

    “Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan dalam momentum HUT Humas Polri, tetapi dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Semoga melalui kegiatan ini, semangat berbagi, kepedulian sosial, dan sinergi antara Polri dengan insan pers semakin kuat,” tutupnya.

    Peringatan HUT ke-75 Humas Polri ini menjadi momentum untuk memperkuat peran kehumasan dalam membangun komunikasi yang terbuka, informatif, dan konstruktif dengan masyarakat.

    Melalui kegiatan sosial seperti donor darah, Polda Papua Barat Daya menunjukkan bahwa upaya membangun kepercayaan publik juga dapat diwujudkan melalui kepedulian dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.

  • Peserta JKN Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan, Santa Paulina Apresiasi Pelayanan BPJS Kesehatan

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kemudahan mengakses pelayanan kesehatan menjadi salah satu manfaat yang dirasakan Santa Paulina Manibuy, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berusia 22 tahun. Ia mengaku keberadaan program JKN sangat membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya pengobatan.

    Santa yang terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja Pemerintah Daerah kelas 3 tersebut mengungkapkan, dirinya telah lama menjadi peserta JKN. Menurutnya, program yang diselenggarakan BPJS Kesehatan itu memberikan perlindungan sekaligus kemudahan bagi masyarakat ketika membutuhkan layanan medis.

    “Alasan saya menggunakan BPJS Kesehatan tentu karena kebutuhan kesehatan. Dengan adanya JKN, kita bisa berobat dan mendapatkan akses pelayanan kesehatan dengan baik. Jadi, ketika membutuhkan pemeriksaan, kita bisa memanfaatkan kepesertaan yang dimiliki,” ungkap Santa saat diwawancarai di Kota Sorong, Rabu (28/10/2026).

    Pengalaman positif tersebut dirasakan Santa ketika memanfaatkan kepesertaan JKN untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas. Ia menilai pelayanan yang diterimanya berjalan baik, dengan proses pemeriksaan yang relatif cepat dan waktu tunggu antrean yang tidak terlalu lama.

    Menurutnya, kemudahan tersebut memberikan kenyamanan tersendiri, terutama bagi peserta yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

    “Waktu saya memeriksakan kehamilan di puskesmas, pelayanannya bagus dan prosesnya cepat. Saat itu saya juga tidak terlalu lama mengantre. Bagi saya, hal seperti ini cukup membantu karena kita bisa mendapatkan pemeriksaan yang dibutuhkan tanpa harus menunggu terlalu lama,” tuturnya.

    Tidak hanya merasakan manfaat dalam memperoleh pelayanan medis, Santa juga mengapresiasi kemudahan pelayanan administrasi di kantor BPJS Kesehatan. Ia mendatangi kantor tersebut untuk mengurus pemindahan data kepesertaan dari fasilitas kesehatan yang sebelumnya terdaftar di klinik kampus ke wilayah Remu, sesuai dengan tempat tinggalnya saat ini.

    Santa mengatakan, proses pengurusan administrasi tersebut berlangsung dengan baik. Pelayanan yang cepat dan responsif dinilainya membantu peserta menyelesaikan kebutuhan administrasi tanpa mengalami kesulitan berarti.

    “Untuk pelayanan di kantor BPJS Kesehatan juga bagus dan cepat. Saya datang untuk mengurus pemindahan data kepesertaan dari yang sebelumnya terdaftar saat masih di kampus, sekarang ingin dipindahkan ke Remu sesuai tempat tinggal saya. Saya merasa terbantu dengan proses pengurusannya,” jelasnya.

    Bagi Santa, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa manfaat JKN tidak hanya dirasakan ketika peserta membutuhkan pelayanan kesehatan, tetapi juga melalui kemudahan pengurusan administrasi kepesertaan.

    Ia berharap kualitas pelayanan BPJS Kesehatan, baik di fasilitas kesehatan maupun kantor pelayanan, dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaat program JKN.

    Menutup keterangannya, Santa menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas pelayanan yang telah diterimanya. Ia berharap keramahan, kecepatan, dan kemudahan pelayanan terus menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.

    “Terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas pelayanan yang sangat cepat dan ramah. Semoga pelayanan seperti ini terus dipertahankan sehingga masyarakat semakin mudah mendapatkan bantuan saat membutuhkan layanan kesehatan maupun mengurus kepesertaan JKN,” tutup Santa.

  • Polda Papua Barat Daya Edukasi Pelajar SMA Negeri 5 tentang Bahaya Judol, Pinjol dan Narkotika

    Melanesiatimes.com, Aimas PBD – Polda Papua Barat Daya melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) bersama Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) memberikan edukasi kepada pelajar SMA Negeri 5 Kabupaten Sorong mengenai bahaya judi online (judol), pinjaman online (pinjol), serta penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

    Kegiatan sosialisasi dan imbauan tersebut berlangsung pada Kamis (29/10/2026), mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai, dengan dipimpin Kaurren Bidhumas Polda Papua Barat Daya, Ipda Irvandy, bersama personel Bidhumas dan Ditbinmas.

    Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar sekaligus mencegah mereka terjerumus dalam berbagai aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

    Menurutnya, pemahaman sejak dini mengenai dampak judi online, risiko pinjaman online yang tidak bertanggung jawab, serta bahaya narkotika penting untuk membekali generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sosial dan perkembangan teknologi digital.

    Dalam sosialisasi tersebut, para pelajar diimbau agar tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan instan melalui judi online maupun pinjaman online yang berpotensi menimbulkan masalah keuangan. Para siswa juga diingatkan untuk menjauhi narkotika karena penyalahgunaannya dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan.

    Selain itu, pelajar didorong untuk menggunakan perangkat digital secara bijak, lebih selektif dalam menerima informasi, serta tidak mudah terpengaruh ajakan atau pergaulan yang dapat membawa mereka pada tindakan melanggar hukum.

    Polda Papua Barat Daya Edukasi Pelajar SMA Negeri 5 tentang Bahaya Judol Pinjol dan Narkotika
    Polda PBD berikan Edukasi kepada pelajar tentang bahaya Judol, Pinjol dan Narkotika

    Polda Papua Barat Daya juga mengajak pihak sekolah dan para pelajar untuk membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan. Apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika maupun aktivitas lain yang melanggar hukum, masyarakat diharapkan menyampaikan informasi kepada pihak berwenang melalui saluran yang tepat.

    Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap para pelajar dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai pengaruh negatif sekaligus membangun sikap disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

    Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan lingkungan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan ruang pendidikan yang aman serta mendukung tumbuh kembang generasi muda.

    Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan preventif Polda Papua Barat Daya dalam membangun kesadaran hukum sejak dini, sekaligus mendorong generasi muda agar mampu mengambil keputusan secara bijak demi menjaga masa depan mereka.(***)

  • PLN UP3 Sorong Perkuat Sinergi dengan Media, Deni Abrar Tekankan Keterbukaan Informasi

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sorong memperkuat sinergi dan komunikasi dengan insan pers melalui kegiatan Silaturahmi dan Diskusi Santai PLN UP3 Sorong bersama Media yang berlangsung di Cafe Sorong, Jalan Basuki Rahmat KM 9,5, Kota Sorong, pada Kamis (29/10/2026).

    Manager PLN UP3 Sorong, Deni Muhammad Abrar, mengatakan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk berbagai perkembangan pelayanan kelistrikan dan upaya PLN dalam meningkatkan kualitas layanan.

    Menurutnya, PLN tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Dukungan dan kemitraan dengan media diperlukan agar informasi mengenai program, kebijakan, serta perkembangan pelayanan kelistrikan dapat tersampaikan secara jelas dan tepat.

    “Tanpa hubungan yang baik dengan rekan-rekan media, kami tidak bisa menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat secara maksimal. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dan komunikasi yang baik dengan teman-teman pers,” ujarnya.

    Deni berharap hubungan yang selama ini telah terjalin antara PLN UP3 Sorong dan media dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi yang lebih intensif, terbuka, dan konstruktif.

    Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan tiga hal utama yang menjadi perhatian bersama, yakni penguatan komunikasi, keterbukaan terhadap kritik dan masukan, serta kolaborasi untuk mendukung kemajuan pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya.

    Pertama, terkait komunikasi, Deni mengajak insan pers untuk tidak ragu menghubungi pihak PLN apabila membutuhkan konfirmasi terhadap informasi tertentu, termasuk persoalan yang berkaitan dengan pelayanan kelistrikan.

    Ia menegaskan bahwa PLN UP3 Sorong terbuka terhadap permintaan klarifikasi maupun pertanyaan mengenai berbagai persoalan teknis yang menjadi perhatian masyarakat.

    Untuk mendukung komunikasi tersebut, PLN juga melibatkan jajaran terkait sesuai dengan bidang tugas dan kewenangannya, sehingga informasi yang dibutuhkan dapat diberikan oleh pihak yang memahami persoalan secara langsung.

    Deni mengakui bahwa beberapa persoalan teknis membutuhkan waktu untuk ditelusuri sebelum dapat dijelaskan secara menyeluruh. Karena itu, ia berharap media dapat memberikan ruang bagi PLN untuk melakukan pengecekan dan menyiapkan informasi yang akurat.

    Kedua, ia menegaskan bahwa PLN terbuka terhadap kritik, evaluasi, dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat maupun media, khususnya terkait kualitas pelayanan kelistrikan.

    Menurutnya, masukan yang disampaikan secara objektif dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk mengetahui kekurangan sekaligus memperbaiki aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.

    Deni mencontohkan bahwa pengalaman masyarakat sebagai pelanggan dapat memberikan gambaran langsung mengenai persoalan yang terjadi di lapangan. Informasi tersebut penting bagi PLN untuk menelusuri penyebab masalah dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.

    “Kalau memang ada hal-hal dari sisi kami yang perlu dikoreksi, silakan disampaikan. Kami terbuka terhadap kritik dan masukan, karena itu menjadi bagian dari upaya kami untuk memperbaiki pelayanan,” tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya pemberitaan yang berlandaskan fakta dan melalui proses konfirmasi. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan diharapkan dapat dijelaskan secara profesional sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

    Deni menegaskan bahwa PLN tidak mengharapkan media hanya memberitakan hal-hal positif mengenai perusahaan. Sebaliknya, PLN mendorong pemberitaan yang objektif, berimbang, dan sesuai dengan fakta di lapangan.

    “Kami tidak berharap teman-teman media selalu memberitakan hal positif tentang PLN. Yang kami harapkan adalah keterbukaan informasi, komunikasi yang lebih baik, dan pemberitaan berdasarkan fakta. Berikan kami kesempatan untuk menjelaskan setiap persoalan secara profesional,” ungkapnya.

    Ketiga, Deni mengajak media dan PLN untuk terus berkolaborasi dalam mendukung kemajuan Provinsi Papua Barat Daya, terutama dalam upaya memperluas akses listrik bagi masyarakat yang belum menikmati layanan kelistrikan secara optimal.

    Ia mengatakan PLN terus berkomitmen meningkatkan keandalan pasokan listrik, memperbaiki kualitas pelayanan, serta memperluas jangkauan layanan agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati manfaat listrik.

    Menurutnya, pemerataan akses listrik masih menjadi perhatian bersama karena terdapat masyarakat yang membutuhkan dukungan agar dapat menikmati layanan kelistrikan secara lebih maksimal.

    Dalam upaya tersebut, sinergi dengan media dinilai penting untuk menyampaikan perkembangan program, tantangan di lapangan, serta berbagai langkah yang dilakukan PLN kepada masyarakat secara transparan.

    Deni berharap pertemuan bersama insan pers tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi yang berkelanjutan untuk membangun pemahaman bersama mengenai berbagai persoalan kelistrikan di wilayah Papua Barat Daya.

    Ia menambahkan, keterbukaan informasi dan komunikasi yang efektif akan membantu masyarakat memperoleh penjelasan yang jelas mengenai persoalan maupun perkembangan pelayanan PLN.

    Melalui kegiatan tersebut, PLN UP3 Sorong berharap hubungan kemitraan dengan media semakin kuat, sehingga kritik, saran, dan informasi dari masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan.

    Dengan demikian, kolaborasi antara PLN dan insan pers diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemerataan akses listrik dan pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya.

  • Kunjungi Polda PBD, Menko Polkam Tekankan Keamanan dan Kesejahteraan Harus Berjalan Seiring

    Melanesiatimes.com, Aimas PBD – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa penanganan gangguan keamanan di Tanah Papua perlu mengedepankan pendekatan kemanusiaan, komunikasi, dan kepedulian terhadap masyarakat, tanpa mengesampingkan langkah penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

    Penegasan tersebut disampaikan Dudung saat mengunjungi Mapolda Papua Barat Daya di Kota Sorong, Rabu (28/10/2026). Kunjungan itu menjadi bagian dari koordinasi untuk memperkuat stabilitas keamanan sekaligus mendukung pelaksanaan program strategis nasional di wilayah Papua Barat Daya.

    “Pesan Bapak Presiden bahwa kegiatan-kegiatan tidak serta-merta penindakan tegas kepada kelompok-kelompok yang merugikan dan menyakiti rakyat, tetapi kegiatan-kegiatan dengan hati,” ujar Dudung kepada awak media.

    Menurut Dudung, pendekatan yang mengutamakan hati nurani dan komunikasi diharapkan dapat membuka ruang bagi kelompok yang masih berada di hutan untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Upaya tersebut, kata dia, perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi masyarakat serta situasi keamanan di lapangan.

    Dudung juga menegaskan bahwa stabilitas keamanan memiliki hubungan erat dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Situasi yang kondusif dinilai menjadi salah satu prasyarat agar pembangunan, pelayanan publik, dan kegiatan perekonomian dapat berjalan dengan baik.

    “Kesejahteraan identik dengan keamanan. Kalau aman, maka kesejahteraan pasti akan meningkat,” tegasnya.

    Ia mengapresiasi sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat Daya. Menurutnya, pembangunan harus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di kampung-kampung dan wilayah terpencil.

    Karena itu, upaya menjaga keamanan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan. Kehadiran negara diharapkan dapat dirasakan masyarakat melalui perlindungan, pelayanan, komunikasi yang baik, serta program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.

    Sementara itu, Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Diperlukan koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.

    “Pelaksanaan kegiatan yang kami sampaikan ini berkat kolaborasi dan dukungan semua pihak yang ada di Papua Barat Daya,” ujar Hengki.

    Ia menjelaskan, kerja sama lintas sektor diperlukan agar penanganan gangguan keamanan dapat berjalan secara terpadu dan terkoordinasi. Setiap institusi diharapkan menjalankan tugas sesuai kewenangannya serta saling mendukung dalam menciptakan situasi yang kondusif.

    “Yang terpenting, stabilitas keamanan menjadi landasan penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” katanya.

    Hengki juga menekankan perlunya kegiatan bersama yang direncanakan secara terarah agar setiap upaya penanganan keamanan tidak berjalan sendiri-sendiri.

    “Harus ada kegiatan-kegiatan yang dikerjakan bersama, berkolaborasi, terkoordinasi, sehingga tidak jalan masing-masing,” ujarnya.

    Kunjungi Polda PBD, Menko Polkam Tekankan Keamanan dan Kesejahteraan Harus Berjalan Seiring
    Penyerahan plakat oleh Kapolda Papua Barat Daya Kepada Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman.

    Selain memperkuat koordinasi, Hengki mengingatkan seluruh personel Polri agar tetap menjaga profesionalisme dan mengutamakan kepentingan masyarakat dalam pelaksanaan tugas.

    “Kami juga selaku personel Polri tetap menjaga profesionalisme serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugas,” katanya.

    Dalam rapat koordinasi di Mapolda Papua Barat Daya, Hengki sebelumnya memaparkan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk perkembangan terkait Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) serta langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan.

    Polda Papua Barat Daya menyampaikan bahwa penanganan gangguan keamanan turut mengedepankan pendekatan persuasif atau soft approach dan pendekatan kemanusiaan atau humanity approach.

    Rapat tersebut juga diisi dengan paparan Kabinda Papua Barat Daya dan Danrem 181/Praja Vira Tama Sorong sesuai bidang tugas masing-masing. Koordinasi turut melibatkan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, jajaran TNI-Polri, BIN, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat Daya diharapkan dapat berjalan selaras dengan peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan. Pendekatan yang memperhatikan aspek keamanan, kemanusiaan, serta kebutuhan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Papua Barat Daya yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Wakil Wali Kota Sorong Tekankan Profesionalisme ASN Melalui Manajemen Berbasis Talenta

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md., menegaskan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan peningkatan kualitas kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik yang berkualitas.

    Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan tentang Manajemen ASN Berbasis Talenta, Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Peningkatan Nilai DMS dan Indeks Kualitas Data di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, yang berlangsung di Hotel Rilich Panorama, Kota Sorong, Rabu (28/10/2026).

    Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sorong itu dihadiri seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta sejumlah staf dari masing-masing perangkat daerah terkait.

    Dalam sambutannya, Anshar Karim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan komitmen ASN dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab secara profesional.

    Menurutnya, ASN memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan sekaligus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kompetensi, kedisiplinan, dan kinerja aparatur harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

    Ia juga menekankan pentingnya penerapan manajemen ASN berbasis talenta sebagai upaya menempatkan pegawai sesuai kompetensi, kualifikasi, potensi, dan kinerja yang dimiliki.

    Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan karier aparatur secara objektif, memperkuat evaluasi kinerja, serta menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan kepegawaian yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan organisasi.

    Selain aspek pengembangan talenta, Wakil Wali Kota turut mengingatkan seluruh perangkat daerah agar meningkatkan perhatian terhadap pemutakhiran dan penginputan data kepegawaian secara berkala.

    Ia meminta setiap ketidaksesuaian data segera ditindaklanjuti sesuai pedoman dan ketentuan yang berlaku. Akurasi data kepegawaian, menurutnya, menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

    Anshar menegaskan, sosialisasi peraturan perundang-undangan tidak boleh berhenti pada pemahaman terhadap regulasi semata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

    Karena itu, para pimpinan OPD diharapkan mampu menjadi teladan dalam penerapan disiplin, membangun budaya kerja yang produktif, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kerja masing-masing.Wakil Wali Kota Sorong Tekankan Profesionalisme ASN Melalui Manajemen Berbasis Talenta

    Ia juga meminta agar seluruh materi dan hasil sosialisasi ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret, evaluasi secara berkala, serta koordinasi yang baik antarpemangku kepentingan.

    Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah diperlukan agar penerapan kebijakan manajemen ASN dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sorong.

    Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Sorong diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan ASN yang semakin profesional, efektif, dan akuntabel, sekaligus mendorong aparatur untuk terus meningkatkan integritas, kompetensi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan kebutuhan pelayanan publik.

    Dengan demikian, penerapan manajemen ASN berbasis talenta, penegakan disiplin, dan peningkatan kualitas data kepegawaian diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat Kota Sorong.

  • DP3A Kota Sorong Perkuat Sinergi Lintas Lembaga untuk Lindungi Perempuan dari Kekerasan

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Sorong terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan bagi perempuan melalui kegiatan Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan Kewenangan Kabupaten/Kota.

    Kegiatan yang berlangsung di Ayla Hotel, Kota Sorong, Rabu (28/10/2026), ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas lembaga penyedia layanan dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan serta memberikan pendampingan bagi mereka yang membutuhkan perlindungan.

    Penguatan kelembagaan dinilai penting untuk memastikan perempuan yang mengalami kekerasan maupun menghadapi persoalan yang membutuhkan penanganan khusus dapat memperoleh pelayanan yang tepat, terpadu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Sorong, Musa Fonataba, S.P., Kanit PPA Satreskrim Polresta Sorong, Ipda Eka Tri Lestari Abusama, serta Hakim Pengadilan Negeri Sorong, Maizal Arthur Hehanussa, S.H. Ketiganya hadir sebagai narasumber bersama para tamu undangan.

    Kehadiran unsur pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga peradilan menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing lembaga dalam memberikan perlindungan kepada perempuan.

    Melalui kegiatan ini, DP3A Kota Sorong berharap koordinasi dan sinergi antarlembaga semakin kuat, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pendampingan, serta penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan.

    Dengan kerja sama yang lebih terarah, penanganan setiap kasus diharapkan dapat dilakukan secara terpadu, sehingga perempuan yang membutuhkan perlindungan memperoleh layanan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

  • PTMSI Malteng Siapkan Program Pingpong Go To School, Bidik Atlet Muda Berprestasi

    Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Maluku Tengah mulai menyiapkan langkah pembenahan dan penguatan pembinaan atlet setelah mengevaluasi pelaksanaan turnamen tenis meja yang baru saja digelar di Masohi.

    Salah satu hal yang menjadi perhatian pengurus adalah minimnya jumlah peserta yang mengikuti turnamen tersebut. Kondisi ini mendorong PTMSI Malteng untuk mencari terobosan baru guna meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet tenis meja potensial di daerah.

    Ketua PTMSI Maluku Tengah, Musriadin Labahawa, menegaskan bahwa pihaknya akan menyiapkan program pembinaan yang lebih terarah agar olahraga tenis meja semakin berkembang dan diminati masyarakat, terutama kalangan generasi muda.

    “Salah satu yang akan kami dorong yakni program Pingpong Go To School,” ungkap Musriadin yang akrab disapa Bang Mus saat diwawancarai awak media seusai penutupan turnamen, Rabu (28/10/2026).

    Menurutnya, program Pingpong Go To School dirancang untuk memperkenalkan olahraga tenis meja secara lebih luas di lingkungan sekolah. Melalui program tersebut, siswa yang memiliki bakat dan minat diharapkan mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya hingga menjadi atlet berprestasi.

    Sebagai langkah awal, PTMSI Maluku Tengah berencana membangun koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Maluku Tengah untuk mendapatkan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

    “Insyaallah, dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan Dispora dan Dikbud Malteng agar sama-sama mendukung program ini,” tambah Bang Mus yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Maluku Tengah.

    Di sisi lain, Bang Mus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan turnamen tenis meja tersebut. Ia mengakui, kegiatan itu masih berlangsung di tengah berbagai keterbatasan, tetapi tetap dapat terlaksana dengan baik.

    “Kita bersyukur, walau dengan keterbatasan, kegiatan masih bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

    Menanggapi dominasi atlet dari luar Maluku Tengah dalam daftar juara turnamen, khususnya atlet asal Kota Ambon, Musriadin menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang terukur, latihan berkelanjutan, serta pengalaman bertanding di berbagai tingkatan kompetisi.

    Menurutnya, prestasi seorang atlet tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan proses panjang, kedisiplinan dalam berlatih, serta kesempatan mengikuti berbagai turnamen untuk mengasah kemampuan dan membangun mental bertanding.

    “Latihan yang kontinu itu pasti akan memberikan hasil yang maksimal. Sebab, atlet tidak akan mungkin muncul dan lahir dari sesuatu yang instan. Mereka selalu berproses, mengikuti turnamen di setiap level, di setiap daerah. Itu yang menjadi modal mental bertanding sekaligus memotivasi mereka untuk berlatih lagi dengan semangat,” jelasnya.

    Ia menilai pengalaman berkompetisi menjadi salah satu faktor penting yang membedakan perkembangan atlet. Semakin banyak kesempatan bertanding, semakin besar pula peluang atlet untuk meningkatkan kemampuan teknis, mengukur kekuatan lawan, serta membangun kepercayaan diri ketika menghadapi kompetisi.

    Karena itu, PTMSI Maluku Tengah memandang pembinaan yang berkesinambungan perlu menjadi perhatian bersama. Tidak hanya mengandalkan turnamen sebagai ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat latihan rutin dan memperluas kesempatan bagi atlet untuk mengikuti pertandingan di berbagai daerah.PTMSI Malteng Siapkan Program Pingpong Go To School, Bidik Atlet Muda Berprestasi

    Pola pembinaan sejak usia dini juga dinilai penting untuk menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan. Sekolah dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk menjaring bibit-bibit potensial yang selama ini belum mendapatkan ruang pembinaan secara maksimal.

    Melalui program Pingpong Go To School, PTMSI Malteng berharap olahraga tenis meja semakin dikenal di kalangan pelajar dan mampu menarik minat generasi muda untuk terlibat aktif. Dukungan pemerintah daerah, sekolah, serta pihak terkait diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program tersebut.

    Evaluasi pascaturnamen ini pun diharapkan menjadi momentum bagi PTMSI Maluku Tengah untuk meningkatkan jumlah peserta pada kompetisi mendatang, memperkuat sistem pembinaan, serta mendorong lahirnya atlet lokal yang mampu bersaing dengan atlet dari kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Maluku.

    Dengan pembinaan yang terarah, latihan yang konsisten, dan kompetisi yang berkelanjutan, PTMSI Maluku Tengah optimistis pengembangan tenis meja di daerah dapat berjalan lebih baik sekaligus membuka jalan bagi atlet-atlet muda untuk meraih prestasi di tingkat regional maupun nasional. (HUAT)

  • Dari Bumi Pamahanunusa, Bupati Zulkarnain Gaungkan Semangat Hari Sumpah Pemuda

    Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Semangat persatuan, perjuangan, dan pengabdian generasi muda kembali digaungkan dari Bumi Pamahanunusa dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026.

    Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, memimpin langsung upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di lapangan upacara Kantor Bupati Maluku Tengah, Rabu (28/10/2026) pagi.

    Dalam upacara tersebut, Zulkarnain bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, di hadapan seluruh peserta upacara.

    Dalam sambutan itu, ditegaskan bahwa pemuda Indonesia memiliki tekad besar untuk mewujudkan Indonesia yang maju. Namun, kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan gedung-gedung tinggi, perkembangan teknologi, ataupun kekayaan yang melimpah.

    Lebih dari itu, kemajuan sejati ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, kekuatan karakter, kecintaan terhadap tanah air, ketangguhan menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama.

    “ Kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama,” demikian petikan sambutan Menpora yang dibacakan Bupati Zulkarnain.

    Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Pemuda tidak hanya dituntut memiliki keberanian untuk memimpin, tetapi juga kerendahan hati untuk melayani dan mengabdi kepada masyarakat.

    Melalui sambutan tersebut, Menpora juga mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk menjadi generasi yang teguh dalam membela kepentingan bangsa sekaligus memiliki kepedulian sosial dengan membantu sesama.

    “Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia,” tegasnya.

    Selain itu, seluruh elemen bangsa diharapkan dapat bersinergi membangun generasi muda yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, serta memiliki empati dalam kehidupan bermasyarakat.

    Dari Bumi Pamahanunusa, Bupati Zulkarnain Gaungkan Semangat Hari Sumpah Pemuda
    Foto bersama Bupati Zulkarnain dengan Forkopimda Kabupaten Maluku Tengah usai upacara Sumpah Pemuda 

    Semangat kepemudaan, menurut pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut, harus diwujudkan melalui tindakan nyata, karya yang bermanfaat, dan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara.

    “Masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui, masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” demikian pesan Menpora.

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai-nilai persatuan, semangat kebangsaan, dan tanggung jawab generasi muda dalam meneruskan cita-cita perjuangan bangsa.

    Dari Bumi Pamahanunusa, semangat tersebut diharapkan mampu menginspirasi pemuda Maluku Tengah untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengambil bagian aktif dalam pembangunan daerah demi mewujudkan Maluku Tengah Bangkit.

    Upacara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku Tengah, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan TNI dan Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. (HUAT)