Kategori: Keamanan

Tanda Seru – Fokus memebrikan informasi seputar politik hukum, keamanan, sosial, budaya, wisata dll. Dalam bentuk artikel dan opini.

  • Coffee Morning Kapolda PBD, Hengki Haryadi: Peran Tokoh dan Insan Pers Perkuat Kamtibmas

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Coffe Morning antara Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.l.K., M.H., bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, mahasiswa, Cipayung, Cipayung Plus serta para insan pers. Kegiatan ini digelar di Rylich Panorama Hotel Kota Sorong, pada Selasa (22/9/2026).

    Dalam sambutannya, Kapolda Papua Barat Daya, Hengki Haryadi menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang berkembang sangat cepat di tengah masyarakat. Kondisi ini dinilai perlu disikapi secara bijak agar informasi yang belum jelas kebenarannya tidak menimbulkan keresahan.

    “Jangan terprovokasi isu-isu menyesatkan yang bertebaran di media sosial. Kita harus bijak dalam menerima dan menyikapi setiap informasi yang berkembang,” tegas Hengki.

    Menurutnya, perkembangan teknologi informasi di era disrupsi membawa tantangan tersendiri bagi keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat dituntut mampu memilah informasi berdasarkan sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

    “Di era disrupsi dan perubahan seperti sekarang, kita harus lebih bijak. Jangan sampai informasi yang tidak benar justru memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya.

    Kapolda juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dalam menjaga situasi kamtibmas di Papua Barat Daya. Masing-masing memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi dan meredam potensi persoalan di lingkungan masyarakat.

     

    “Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama  dan Tokoh Adat memiliki peran masing-masing dalam membantu membangun situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Papua Barat Daya,” katanya.

    Selain tokoh masyarakat, Kapolda memberikan perhatian terhadap peran mahasiswa, Cipayung dan Cipayung Plus sebagai bagian dari elemen masyarakat yang turut memiliki ruang dalam menjaga stabilitas daerah melalui dialog dan penyampaian aspirasi secara konstruktif.

    Peran media massa juga menjadi salah satu poin penting dalam Coffee Morning tersebut. Kapolda menyebut media memiliki posisi strategis dalam menjembatani komunikasi antara Polri dan masyarakat.

    “Media menjadi news bridge antara Polri dan masyarakat. Karena itu, kami berharap media dapat menyajikan pemberitaan yang kredibel, berimbang dan terpercaya,” ungkapnya.

    Ia berharap pemberitaan yang disampaikan media dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar, terutama ketika berhadapan dengan derasnya arus informasi dari berbagai platform digital.

    Coffee Morning tersebut menjadi ruang komunikasi antara Polda Papua Barat Daya dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, mahasiswa, organisasi Cipayung dan Cipayung Plus serta insan pers untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan daerah.

    Melalui komunikasi lintas elemen tersebut, Polda Papua Barat Daya mendorong terciptanya hubungan yang semakin terbuka antara kepolisian, masyarakat dan media dalam menjaga Papua Barat Daya tetap aman, damai dan kondusif.

  • Sertijab Kapolda PBD Digelar di Mabes Polri, Hengki Haryadi Resmi Pimpin Polda Papua Barat Daya

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong PBD – Serah terima jabatan (Sertijab) Kapolda Papua Barat Daya resmi dilaksanakan di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/9/2026) pukul 13.00 WIB atau 15.00 WIT.

    Prosesi Sertijab dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan merupakan bagian dari rangkaian serah terima jabatan sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri serta Kapolda di jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    Dalam prosesi tersebut, Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., secara resmi menyerahkan tongkat komando Kapolda Papua Barat Daya kepada Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H.

    Dengan serah terima tersebut, Brigjen Pol. Hengki Haryadi resmi mengemban amanah sebagai Kapolda Papua Barat Daya menggantikan Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru.

    Kasubid PID Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, membenarkan pelaksanaan Sertijab tersebut.

    “Serah terima jabatan Kapolda Papua Barat Daya telah dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026, di Ruang Rupatama Mabes Polri,” ujar Kompol Jenny S.A. Hengkelare.

    Pergantian pimpinan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran organisasi, pengembangan karier, sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

    Selama memimpin Polda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru telah menjalankan berbagai tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat penegakan hukum, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di wilayah Papua Barat Daya.

    Sementara itu, Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., kini mendapat amanah untuk memimpin Polda Papua Barat Daya. Dengan pengalaman dan rekam jejaknya di lingkungan Polri, kepemimpinan baru tersebut diharapkan dapat memperkuat soliditas organisasi dan profesionalisme personel.

    Selain itu, kepemimpinan Hengki Haryadi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian serta melanjutkan berbagai program yang telah berjalan di wilayah Papua Barat Daya.

    Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat Daya.

    Pergantian pucuk pimpinan Polda Papua Barat Daya ini menjadi momentum baru bagi institusi kepolisian untuk memperkuat komitmen dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat di Tanah Papua.

    Dengan resmi bergantinya tongkat komando tersebut, publik kini menantikan langkah-langkah strategis Brigjen Pol. Hengki Haryadi dalam memimpin Polda Papua Barat Daya dan menjawab berbagai tantangan keamanan serta penegakan hukum di provinsi termuda di Tanah Papua tersebut. (***)

  • Kesiapsiagaan Bencana Diperkuat, Korem 151/Binaiya Gelar Apel Pasukan

    Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Korem 151/Binaiya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi di wilayah Maluku. Upaya tersebut dilakukan melalui apel gelar pasukan dalam rangka latihan kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Lapangan Nusantara, Kota Masohi, Senin (24/8/2026).

    Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 250 personel yang terdiri atas Komandan dan Staf Korem 151/Binaiya serta personel Satgas PRC PB. Apel ini menjadi bagian dari persiapan satuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, sekaligus meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan bantuan penanggulangan bencana secara cepat dan terkoordinasi.

    Inspektur Kodam (Irdam) XV/Pattimura Brigjen TNI Muhammad Ali, yang membacakan amanat Pangdam XV/Pattimura, mengatakan Korem sebagai komando kewilayahan dituntut memiliki kemampuan deteksi dini, kesiapsiagaan, serta kemampuan bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, termasuk bencana alam.

    “Karena Korem sebagai komando kewilayahan dituntut memiliki kemampuan deteksi, kesiapsiagaan, serta aksi cepat dan tepat dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, termasuk bencana alam,” kata Muhammad Ali saat membacakan amanat Pangdam.

    Menurutnya, kemampuan tersebut tidak dapat dibangun secara instan, tetapi harus dipersiapkan melalui latihan yang terencana, terukur, realistis, dan berkesinambungan.

    “Latihan yang dilaksanakan merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan operasional satuan, sekaligus untuk memastikan setiap prajurit memahami tugas, tanggung jawab, mekanisme koordinasi, dan prosedur dalam melaksanakan operasi bantuan penanggulangan bencana alam,” ujarnya.

    Ia menegaskan, kesiapsiagaan menghadapi bencana harus menjadi budaya di lingkungan satuan dan tidak hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi.

    “Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus menjadi budaya satuan, bukan hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi,” tegasnya.

    Pangdam juga mengingatkan seluruh jajaran TNI untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca pada musim barat yang diperkirakan berlangsung mulai September hingga Desember 2026. Periode tersebut berpotensi meningkatkan ancaman bencana hidrometeorologi di wilayah kepulauan Maluku.

    “Sebab di bulan-bulan itu ada potensi terjadinya berbagai bencana hidrometeorologi di wilayah kepulauan Maluku, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, gelombang tinggi, maupun bencana lainnya,” ungkapnya.

    Dalam menghadapi kondisi tersebut, seluruh jajaran TNI diharapkan mampu bergerak secara cepat, tepat, terpadu, dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh unsur terkait di wilayah.

    “Penanggulangan bencana tidak hanya membutuhkan kekuatan dan kemampuan prajurit, tetapi juga membutuhkan kesamaan pola tindak, kecepatan pengambilan keputusan, kemampuan komunikasi, koordinasi lintas sektor, serta ketepatan dalam menentukan prioritas penanganan korban dan dampak dari bencana,” jelas Pangdam.

    Dengan melibatkan sekitar 250 personel, Pangdam berharap seluruh peserta dapat mengikuti latihan secara serius, disiplin, dan bertanggung jawab. Latihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan personel sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi ketika terjadi bencana.

    “Dengan kekuatan sekitar 250 personel yang terdiri atas Komandan dan Staf Korem 151/Binaiya serta personel Satgas PRC PB, saya berharap para peserta dapat mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan bertanggung jawab,” katanya.

    Ia menekankan, penanggulangan bencana membutuhkan kerja bersama dan sinergi lintas instansi. Koordinasi yang kuat dinilai menjadi kunci agar respons terhadap bencana dapat dilakukan secara cepat dan terarah, khususnya dalam menyelamatkan masyarakat serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

    Apel gelar pasukan tersebut turut dihadiri Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Rafli Manurung, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Maluku Tengah Zahlul Ikhsan, sejumlah pimpinan OPD, Kapolres Maluku Tengah, Dandim 1502/Masohi, BPBD dan BNPB, Basarnas, serta unsur TNI dan instansi terkait lainnya. (HUAT)

  • Kodim 1502/Masohi Buka Bimbel Gratis, Bantu Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Jadi Abdi Negara

    Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah — Kodim 1502/Masohi membuka program Bimbingan Belajar (Bimbel) gratis bagi generasi muda di wilayah Kabupaten Maluku Tengah. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu putra-putri daerah mempersiapkan diri menghadapi berbagai tahapan seleksi untuk mewujudkan cita-cita menjadi abdi negara.

    Kegiatan Bimbel yang berlangsung di lingkungan Kodim 1502/Masohi tersebut diikuti sejumlah peserta dari kalangan pelajar yang sebelumnya telah mendaftarkan diri melalui website resmi Kodim.

    Dandim 1502/Masohi, Letkol Inf. Adi Eka Jaya Saputra, S.IP., mengatakan program tersebut merupakan langkah strategis Kodim dalam membantu generasi muda Maluku Tengah mempersiapkan diri menghadapi berbagai seleksi di masa mendatang.

    “Termasuk menjadi prajurit TNI, Polri, maupun mengikuti tes sekolah kedinasan lainnya,” kata Dandim saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (20/8/2026).

    Menurutnya, materi yang diberikan dalam program Bimbel tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga mencakup sejumlah aspek penting yang dibutuhkan peserta dalam menghadapi proses seleksi.

    “Bimbel yang akan mereka peroleh di sini termasuk melatih fisik, psikologis, dan kesehatan,” ujarnya.

    Dandim menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan Bimbel yang diberikan kepada peserta tidak dipungut biaya. Program tersebut sepenuhnya gratis sebagai bentuk dukungan Kodim terhadap generasi muda yang ingin mempersiapkan diri mengikuti seleksi.

    “Yang terpenting adalah kesehatan anak-anak. Terkait biaya Bimbel, itu sama sekali tak ada pungutan sedikit pun atau gratis,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Bimbel tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi generasi muda yang berdomisili di Kota Masohi, tetapi terbuka bagi peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Maluku Tengah.

    “Dari Seram Bagian Timur, Kota Masohi, dan wilayah lainnya di Maluku Tengah. Yang penting mendaftar dan bisa mengikuti Bimbel,” tandasnya.

    Terkait jadwal pelaksanaan, Dandim menyampaikan bahwa waktu kegiatan akan disesuaikan dengan aktivitas peserta di sekolah. Hal itu dilakukan agar proses pembinaan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

    “Adapun untuk waktunya, disesuaikan dengan kesibukan anak-anak di sekolah. Jadi kalau memungkinkan, ya kita adakan tiga kali dalam seminggu atau bisa juga empat kali dalam seminggu,” ucapnya.

    Melalui program tersebut, Kodim 1502/Masohi berharap dapat memberikan ruang dan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Maluku Tengah untuk mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi akademik, fisik, psikologis maupun kesehatan.

    Dengan persiapan yang lebih baik, para peserta diharapkan mampu menghadapi proses seleksi TNI, Polri maupun sekolah kedinasan dengan lebih percaya diri serta memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih cita-cita sebagai abdi negara. (HUAT)

  • Jaga Keamanan Wisatawan, Tourist Police Polda Papua Barat Daya Patroli di Dermaga

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Personel Tourist Police Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua Barat Daya hadir di kawasan dermaga untuk memastikan aktivitas masyarakat dan wisatawan berlangsung aman dan kondusif, pada Rabu (5/8/2026).

    Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 08.00 WIT tersebut tidak hanya diisi dengan pengamanan, tetapi juga pemantauan aktivitas masyarakat serta penyampaian imbauan keselamatan kepada wisatawan dan pengguna jasa transportasi laut.

    Tiga personel Tourist Police, yakni Aipda Ibo, Aipda Hasioland, dan Bripda Billy, melaksanakan kegiatan tersebut di bawah pembinaan AKP Najemudin selaku Kanit Sie Binmas Air Potdirga Subdit Patroli Ditpolairud Polda Papua Barat Daya.

    Di kawasan dermaga, personel memantau aktivitas wisatawan yang hendak melakukan perjalanan melalui jalur perairan. Kehadiran petugas sekaligus menjadi bagian dari pelayanan kepolisian untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

    Direktur Polairud Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Budy Utomo, S.I.K., mengatakan kehadiran Tourist Police merupakan upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan saat beraktivitas di wilayah perairan.

    “Personel Tourist Police hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat maupun wisatawan, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di wilayah perairan,” ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan imbauan kepada wisatawan, nakhoda, dan anak buah kapal (ABK) speed boat agar selalu mengutamakan keselamatan pelayaran.

    Pengguna jasa transportasi laut diingatkan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi berbagai risiko yang dapat terjadi selama perjalanan maupun saat kapal bersandar di dermaga.

    Personel Tourist Police juga mengajak seluruh pengguna transportasi laut untuk mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran sebagai upaya bersama mencegah terjadinya kecelakaan di wilayah perairan.

    Melalui kegiatan tersebut, Ditpolairud Polda Papua Barat Daya terus mendorong terciptanya kawasan wisata perairan yang aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan selama melakukan perjalanan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan dermaga terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat dan wisatawan berjalan dengan tertib, sementara personel Tourist Police tetap melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan kepada pengguna jasa transportasi laut.

  • Polda PBD Rangkul Tokoh Pemuda Malamoi, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kamtibmas

    Melanesiatimes.com, Aimas Kabupaten Sorong PBD – Dalam upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polda Papua Barat Daya menggelar silaturahmi bersama tokoh pemuda Moi di wilayah Aimas, Kabupaten Sorong, pada Senin (20/7/2026).

    Silaturahmi ini menjadi momen penting dalam membangun komunikasi yang harmonis antara aparat kepolisian dan generasi muda sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

    Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh pemuda Moi, diantaranya Titus Paa, Yehezkiel Kalasuat, Nimrot Yeum, serta sekitar 10 pemuda Moi lainnya dari Kabupaten Sorong.

    Dalam kesempatan tersebut, Titus Paa dan Yehezkiel Kalasuat menyampaikan apresiasi atas peran aktif kepolisian yang selama ini dinilai konsisten menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Sorong. Mereka juga mendorong agar sinergi tidak hanya melibatkan kepolisian, tetapi diperkuat dengan peran Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat.

    “Kami berharap adanya kolaborasi yang lebih intens antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Sorong tetap terjaga dengan baik,”Ujar Titut Paa dalam keterangan persnya.

    Lebih lanjut, para tokoh pemuda menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor sebagai fondasi utama dalam menjaga keamanan daerah. Mereka juga mengusulkan agar forum dialog rutin dapat digelar secara berkelanjutan guna membahas berbagai isu strategis, mulai dari politik, pemerintahan, ekonomi, hingga sosial budaya.

    Selain itu, upaya edukasi kepada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP) dari Suku Moi, juga dinilai penting. Salah satu gagasan yang diusulkan adalah melalui kegiatan positif seperti pemutaran film dokumenter yang sarat nilai edukatif dan budaya.

    Tokoh pemuda Moi menyatakan komitmen dan kesiapan mereka untuk terus bersinergi dengan Polda Papua Barat Daya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sorong.

    Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi berkelanjutan antara aparat keamanan dan masyarakat, guna mewujudkan Kabupaten Sorong yang aman, damai, dan sejahtera. (***)

  • Sertijab Kapolda Papua Barat Daya, Tongkat Estafet Kepemimpinan Resmi Berganti

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Polda Papua Barat Daya menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama yang dirangkaikan dengan kegiatan ramah tamah di Mapolda Papua Barat Daya, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus memperkuat soliditas dan sinergitas di lingkungan Polda Papua Barat Daya.

    Sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kapolri Nomor KEP/924/VI/2026 dan KEP/925/VI/2026 tanggal 24 Juni 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.

    Dalam mutasi tersebut, Brigjen Pol. Semmy Ronny Thabaa, S.E., yang sebelumnya menjabat Wakapolda Papua Barat Daya, mendapat amanah baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Posisi Wakapolda Papua Barat Daya kini diemban oleh Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Papua Barat Daya.

    Selain itu, Kombes Pol. Muhammad Saleh, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat Karorena Polda Papua Barat Daya, mendapat penugasan baru sebagai Karorena Polda Aceh. Jabatan Karorena Polda Papua Barat Daya selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol. Sachroni Anwar, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kabagdalprogar Rorena Polda Jawa Timur.

    Pada jajaran Direktorat Lalu Lintas, Kombes Pol. Dax Emmanuelle Samson Manuputty, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Dirlantas Polda Papua Barat Daya, mendapat jabatan baru sebagai Penata Kebijakan Kapolri Madya Tingkat III Korlantas Polri.

    Sementara itu, tongkat kepemimpinan Direktorat Lalu Lintas kini diemban oleh Kombes Pol. Sigit Hari Wibowo, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Nusa Tenggara Barat.

    Usai pelaksanaan upacara sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momentum tersebut menjadi ajang perpisahan kepada para pejabat lama sekaligus penyambutan bagi pejabat baru yang akan melanjutkan tugas dan pengabdian di Polda Papua Barat Daya.

    Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, mengatakan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas serta penyegaran organisasi.

    “Serah terima jabatan ini merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal,” ujar Kompol Jenny.

    Ia menambahkan, pergantian pejabat diharapkan mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

    “Dengan hadirnya pejabat baru, kami berharap semangat baru dalam pelaksanaan tugas dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat di wilayah Papua Barat Daya,” katanya.

    Menurutnya, Polda Papua Barat Daya berkomitmen terus memperkuat soliditas internal dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya.

    “Mutasi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi serta meningkatkan kinerja seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Kompol Jenny.

  • Gala Dinner Perdana Kapolda PBD, Audie Sonny Latuheru Tegaskan Semangat “Sa Papua Sa Juga Bisa”

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong, PBD – Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., menggelar Gala Dinner Perkenalan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta berbagai elemen di Papua Barat Daya. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Sorong, Selasa (7/7/2026) malam.

    Giat ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

    Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Daya, unsur Forkopimda Provinsi Papua Barat Daya, Wakapolda Papua Barat Daya, Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya, para Pejabat Utama Polda Papua Barat Daya, Forkopimda Kota dan Kabupaten Sorong, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan berbagai elemen masyarakat.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan Wakil Gubernur Papua Barat Daya, pemutaran video selayang pandang, sambutan Kapolda Papua Barat Daya bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya, kemudian ditutup dengan ramah tamah dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.

    Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru mengungkapkan bahwa dirinya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Tanah Papua. Ia menceritakan bahwa ibunya berasal dari Merauke sehingga sejak kecil telah ditanamkan rasa bangga sebagai anak Papua.

    “Mama saya orang Merauke dan sejak kecil saya sudah didoktrin bahwa kita ini orang Papua. Jadi ke mana pun saya pergi, di kepala saya selalu tertanam bahwa saya ini orang Papua. Bahkan saat bertugas di Jakarta, identitas Papua itulah yang selalu saya bawa,” ujar Kapolda.

    Kapolda juga mengisahkan bagaimana kecintaannya terhadap Papua diwujudkan dalam berbagai kesempatan. Salah satunya dengan mengenakan mahkota khas Papua saat mengikuti kegiatan terjun payung sebagai simbol kebanggaan terhadap jati diri dan budaya Papua.

    “Saya selalu ingin menunjukkan bahwa menjadi orang Papua adalah sebuah kebanggaan. Identitas itu harus terus kita jaga dan kita tunjukkan di mana pun kita berada,” katanya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda turut memperkenalkan slogan “Sa Papua Sa Juga Bisa!” yang digagasnya sebagai motivasi untuk membangkitkan rasa percaya diri masyarakat Papua agar terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa.

    “Sa Papua Sa Juga Bisa bukan sekadar slogan, tetapi semangat untuk membangun kepercayaan diri masyarakat Papua agar mampu bersaing, berprestasi, dan memberikan yang terbaik bagi daerah serta Indonesia,” tegasnya.

    Menutup sambutannya, Kapolda mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat sinergitas dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.

    Gala Dinner Perkenalan tersebut menjadi momentum strategis dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Polda Papua Barat Daya dengan seluruh pemangku kepentingan.

    Melalui sinergitas yang semakin erat, diharapkan pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, sehingga mendukung terwujudnya Papua Barat Daya yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

    Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan Kapolda Papua Barat Daya yang baru sekaligus mempererat hubungan dengan seluruh unsur Forkopimda dan komponen masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat Daya.

  • Tradisi Adat Moi Sambut Kapolda Baru Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru Resmi Memasuki Mako Polda

    Melanesiatimes.com, Aimas, PBD – Polda Papua Barat Daya menggelar rangkaian kegiatan Farewell and Welcome Parade dalam rangka menyambut Kapolda Papua Barat Daya yang baru, Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya, Ny. Loury Audie Latuheru, sebelum memasuki Markas Polda Papua Barat Daya.

    Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan sarat nuansa budaya melalui tradisi adat Suku Moi sebagai bentuk penghormatan sekaligus penerimaan kepada pimpinan baru di Tanah Papua Barat Daya.

    Dalam prosesi tersebut, Kapolda beserta Ketua Bhayangkari menerima pengalungan bunga sebagai simbol penghormatan, sebelum melintasi jajar kehormatan yang telah disiapkan oleh personel Polda Papua Barat Daya.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan apel penghormatan yang dipimpin oleh Kapolda Papua Barat Daya sebelumnya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP. Suasana penuh kebersamaan dan semangat pengabdian tampak mewarnai rangkaian acara yang dihadiri para pejabat utama, personel Polda Papua Barat Daya, serta Bhayangkari.

    Tradisi Farewell and Welcome Parade merupakan bagian dari budaya organisasi Polri yang bertujuan memperkuat soliditas internal, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

    Plt. Kabidhumas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menjelaskan bahwa prosesi penyambutan tersebut tidak hanya menjadi simbol pergantian kepemimpinan, tetapi juga mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal yang hidup di tengah masyarakat Papua Barat Daya.

    “Tradisi Farewell and Welcome Parade merupakan bagian dari budaya organisasi Polri untuk memperkuat soliditas, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kompol Jenny.

    Melalui penyambutan yang sarat makna dan kearifan lokal tersebut, diharapkan kepemimpinan Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru dapat membawa Polda Papua Barat Daya semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Papua Barat Daya.

  • Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru Tiba di Sorong, Disambut Forkopimda dan Jajaran Polda

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kapolda Papua Barat Daya yang baru, Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya, Ny. Loury Audie Latuheru, tiba di Kota Sorong dan disambut hangat oleh jajaran Polda Papua Barat Daya serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Barat Daya di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Senin (6/7/2026).

    Prosesi penyambutan yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIT dipimpin oleh Brigjen Pol. Semmy Ronny Thabaa, S.E. Hadir pula para Pejabat Utama Polda Papua Barat Daya, pengurus Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah yang turut menyambut kedatangan Kapolda beserta Ketua Bhayangkari di Bumi Kasuari.

    Usai prosesi penyambutan di Bandara DEO Sorong, rombongan Kapolda Papua Barat Daya melanjutkan perjalanan menuju Hotel Aston Sorong. Selama perjalanan, personel Polda Papua Barat Daya melakukan pengamanan dan pengawalan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

    Kedatangan Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru menjadi momentum awal kepemimpinannya di Polda Papua Barat Daya. Kehadiran Kapolda baru tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Provinsi Papua Barat Daya.

    Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan penyambutan berlangsung dengan baik dan penuh kehangatan.

    “Seluruh rangkaian kegiatan penjemputan Kapolda Papua Barat Daya, mulai dari Bandara DEO Sorong hingga Hotel Aston Sorong, berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan bentuk soliditas jajaran Polda Papua Barat Daya dalam menyambut serta mendukung kepemimpinan Kapolda yang baru,” ujarnya.

    Ia menambahkan, momen penyambutan tersebut mencerminkan komitmen Polda Papua Barat Daya dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(***)