Tag: Anggota DPR RI

  • Reses Anggota DPR RI Faujia Helga Tampubolon Bantu Listrik 17 Rumah di Remu Selatan

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat Daya, Faujia Helga Tampubolon, melaksanakan reses masa sidang dengan turun langsung ke masyarakat di sejumlah titik di Kota Sorong, salah satunya di Kelurahan Remu Selatan dan Kelurahan Malawei Distrik Manoi.

    Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan warga ini, Faujia yang duduk di Komisi VI DPR RI membidangi perdagangan, koperasi, dan BUMN menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bentuk nyata tanggung jawab wakil rakyat dalam menjaring dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, bukan sekadar rutinitas politik.

    “Reses kali ini saya ingin dengar langsung dari masyarakat, apa yang menjadi kebutuhan mendasar yang bisa kami koneksikan dengan kementerian, BUMN, dan pemerintah daerah. Kolaborasi antara DPR RI, provinsi, dan kabupaten/kota harus memberi manfaat nyata,” ujar Faujia saat berdialog dengan warga, Senin (27/10/2025).

    Salah satu hasil konkret dari kunjungan tersebut adalah penanganan 17 rumah di RT 6/RW 6 Kelurahan Remu Selatan yang belum pernah teraliri listrik sejak dibangun. Rumah-rumah tersebut terdiri dari rumah subsidi dan rumah kayu milik warga berpenghasilan rendah yang bekerja mayoritas sebagai nelayan.

    Faujia menyampaikan bahwa Ia akan berkoordinasi langsung dengan PLN agar rumah-rumah tersebut segera dipasangi meteran listrik.

    “Tidak boleh lagi ada warga yang hidup dalam gelap. Kita akan bantu agar 17 rumah ini segera dialiri listrik resmi. Ini hak masyarakat,” tegas Faujia disambut tepuk tangan warga.

    Ketua RT setempat setempat, Ivon Kemesrar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian tersebut.

    “Sejak rumah ini dibangun bertahun-tahun lalu, kami belum pernah punya listrik sendiri. Kami hanya menyambung dari tetangga. Kami sangat bersyukur karena Ibu Faujia datang langsung dan membantu. Bukan hanya janji, tapi langsung dibuktikan,” ujar Ivon haru.

    Tak hanya membantu urusan listrik, Faujia juga menyalurkan bantuan gerobak besi kepada sejumlah mama-mama kuli panggul ikan Puri, tepatnya di RT 1/RW 4 Kelurahan Malawei. Bantuan ini bertujuan mendukung ekonomi kecil dan mendorong kemandirian UMKM lokal.

    RT setempat, Ruben Majefat mengapresiasi langkah cepat dan tanggap Fauziah. Ia juga menyampaikan beberapa usulan tambahan, seperti rehabilitasi rumah ibadah, perbaikan lampu solar cell di sepanjang Kali Remu yang sudah rusak karena mesinnya dicuri, serta pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat asli Papua.

    “Kami butuh perhatian untuk anak-anak muda supaya bisa bekerja di tanahnya sendiri. Kami senang karena Ibu Fauziah datang langsung, mendengar dan mencatat semua aspirasi kami,” ungkap Ruben.

    Kegiatan reses ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah warga dari RT 6/RW 6 bahkan menyeberang menggunakan perahu kayu melintasi Kali Remu demi bertemu dengan wakil rakyat mereka.

    Fauziah juga tampak membagikan boneka dan mainan kepada anak-anak kecil yang turut mendampingi orang tuanya, menciptakan suasana penuh kebahagiaan.

    “Saya datang bukan untuk janji, tapi untuk membuktikan. Aspirasi masyarakat bawah harus dijawab dengan tindakan nyata,” tutup Faujia. (*)

  • Kunker Anggota DPR RI Faujia Helga Tampubolon ke Petrogas: Soroti Permasalahan Infrastruktur dan Pemberdayaan Tenaga Kerja OAP

    Melanesiatimes.com, Sorong, Papua Barat Daya – Anggota DPR RI dari Komisi VI Fraksi Demokrat, Faujia Helga Br Tampubolon, melakukan kunjungan kerja ke kantor Petrogas di kabupaten Sorong pada Jumat (11/04/2025).

    Kunjungan tersebut mempertimbangkan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan masuk yang digunakan oleh perusahaan, yang selama ini dinilai tidak memadai dan membutuhkan perbaikan.

    Warga setempat menuntut agar Petrogas sebagai salah ssatu pengguna jalan  di daerah tersebut agar memperbaiki akses jalan yang telah lama dikeluhkan, kendati belum ada jawaban yang pasti dari pihak Petrogas, pasalnya jalan digunakan bukan saja Petrogas namun ada juga perusahaan lain yang menggunakan akses jalan yang sama.

    “akses jalan masuk itu bukan saja di gunakan Petrogas tetapi ada beberapa perusahan yang menggunakan jalan tersebut dengan kapasitas angkutan yang sangat besar sehingga jalannya mengalami kerusakan” ujar salah satu karyawan Petrogas.

    Dalam diskusi tersebut manajemen Petrogas, menyampaikan harapannya agar memperhatikan aspek infrastruktur yang krusial bagi masyarakat setempat. “Perbaikan jalan ini penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperlancar distribusi dan aksesibilitas,” tambahnya.

    Kunker Anggota DPR RI Faujia Helga Tampubolon ke Petrogas: Soroti Permasalahan Infrastruktur dan Pemberdayaan Tenaga Kerja OAP
    Foto Bersama Anggota Komisi VI DPR-RI, Faujia Helga Tampubolon dengan Pihak Petrogas, SKK Migas, PT. MOW dan Pemerintah Kabupaten Sorong Serta BumDes Arar

    Selain itu Faujia Helga Tampubolon juga menyerukan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal dalam setiap proyek yang dilakukan oleh perusahaan. “Sangat penting bagi kami agar warga asli Papua (OAP) diberi kesempatan bekerja di perusahaan-perusahaan di sini. Ini adalah bagian dari pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya tegas.

    Harapan akan lapangan kerja bagi OAP menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan kerja ini. Helga percaya bahwa dengan melibatkan tenaga kerja lokal, bukan hanya aspek ekonomi yang bisa diperbaiki, tetapi juga dampak sosial bagi masyarakat akan lebih terasa.

    Kunjungan ini juga membahas proyek-proyek strategis yang tengah dijalankan oleh Petrogas dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar. Helga menegaskan pentingnya keterbukaan informasi untuk menjaga hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat, demi menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.

    Dalam kesempatan itu, Helga juga menampung berbagai keluhan dari masyarakat terkait aktivitas perusahaan yang dinilai kurang memperhatikan dampak sosial. “Kami akan bawa semua aspirasi ini ke Jakarta dan memastikan bahwa suara masyarakat tidak terabaikan,” ujarnya.

    Dengan kunjungan ini, Faujia Helga Tampubolon berupaya merangkul dan menjembatani komunikasi antara masyarakat dan perusahaan, agar tercipta sinergi yang positif untuk pembangunan sepak terjang yang berkelanjutan di Papua Barat Daya.

    Kunjungan kerja ini diakhiri dengan harapan agar semua pihak dapat berkolaborasi dalam menciptakan solusi yang menguntungkan bagi semua, demi kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat daerah.

  • Faujia Helga Tampubolon dan Abdul Faris Umlati Umrohkan 4 Orang ke Tanah Suci

    Melanesiatimes.com – Faujia Helga Tampubolon dan Abdul Faris Umlati kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dengan memberangkatkan empat orang jemaah Umroh ke Tanah Suci Makkah Almukaromah pada Selasa (25/02/2025).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari janji rutin Abdul Faris Umlati kepada warga Papua Barat Daya, di mana proses pemilihan dilakukan melalui undianacak pada momentum hari besar islam tahun 2024 lalu.

    Acara pelepasan jemaah berlangsung di Bandara Domien Edward Osok (DEO), kota Sorong, dan dihadiri oleh Staf Khusus Abdul Faris Umlati, Dr. Bustamin Wahid. Ia mewakili Abdul Faris dan Faujia Helga dalam memberikan dukungan kepada para peserta yang akan menjalani perjalanan spiritual yang sangat berarti ini.

    Perjalanan Umroh ini bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga merupakan sebuah sejarah perjalanan spiritual yang mengacu pada pengorbanan Nabi Ibrahim. Haji dan Umroh membawa makna mendalam, baik secara lahiriah maupun batiniah, dan merupakan proses evolusi eksistensi serta refleksi ketuhanan.

    Momentum Umroh ini menjadi pengingat bagi semua bahwa perjalanan spiritual ini sangat berarti, baik bagi individu maupun masyarakat. Ini juga saat yang tepat untuk mengenang pengorbanan orang-orang yang telah memberikan jalan bagi mereka yang ingin mendapatkan kesempatan untuk beribadah.

    Pesan kuat dari Faujia Helga dan Abdul Faris untuk para peserta adalah selalu khusyuk dalam beribadah. Mereka juga menekankan pentingnya solidaritas sosial selama perjalanan tersebut, agar pengalaman perjalanan ini bisa meningkatkan perubahan spiritual dan sosial dalam diri para peziarah.

    Dalam hajat ini, diharapkan para peserta dapat menjadi duta yang baik bagi masyarakat, menyampaikan pesan-pesan positif dan menginspirasi orang lain setelah melaksanakan ibadah mereka di Tanah Suci.

    “Semoga bapak dan ibu yang hari ini diberangkatkan menjadi contoh yang baik dalam pengorbanan dan keikhlasan,” ungkap Dr. Bustamin Wahid saat melepas para jemaah.

    Kegiatan ini mencerminkan komitmen yang kuat dari para pemimpin lokal untuk mendukung masyarakatnya dalam menjalani ibadah dan membangun spiritualitas yang lebih baik. Dengan dukungan seperti ini, diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk beribadah ke Tanah Suci umat Islam maupun Umat Kristen.

    Dalam semangat kebersamaan ini, mari doakan agar para jemaah selalu dalam lindungan-Nya dan mendapatkan pengalaman berharga yang dapat memperkuat iman serta membangun karakter mereka.

    Dengan semangat perjalanan Umroh yang dilakukan oleh Faujia Helga dan Abdul Faris pun diharapkan dapat memberikan inspirasi dan dorongan bagi lebih banyak orang dari Papua Barat Daya untuk menjalani ibadah yang sama di masa mendatang dari kalangan Muslim maupun Nasrani.

  • Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Komisi VI Faujia Helga Tampubolon ke Telkomsel

    Melanesiatimes.com – Anggota Komisi VI DPR RI asal Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Faujia Helga Tampubolon, melakukan kunjungan kerja di PT. Telkomsel Cabang Sorong. Kunjungan ini bertujuan untuk tatap muka dan identifikasi masalah jaringan selular di wilayah Papua Barat Daya. Rabu (08/02/2025)

    Faujia mengungkapkan, ini adalah kunjungan kerjanya yang kesekian kalinya ke BUMN di Papua Barat Daya. “Saya datang untuk silahturahmi dan melihat langsung kondisi jaringan selular di sini,” ujarnya.

    Dalam kesempatan ini, Faujia menyatakan banyak menerima masukan dan keluhan dari masyarakat terkait performa jaringan di sekitar site Base Transceiver Station (BTS) 3T. “Kekurangan jaringan di kawasan ini sangat dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

    Srikandi yang berasal dari Partai Demokrat ini mengungkapkan ada beberapa kawasan wisata berpotensi yang juga masih bergantung pada jaringan 3T. “Sayang banget kalau potensi ini tidak dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.

    Dari obrolan yang berlangsung, terdapat tiga masalah utama yang menjadi fokus diskusi antara Faujia, pihak Telkom, dan Telkomsel. Diantaranya, minimnya bandwidth transmisi site 3T, keterbatasan kapasitas BTS, dan pengelolaan aset oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    “Dari hasil pembicaraan itu, kami mendapatkan beberapa usulan untuk improvement jaringan di site 3T,” lanjut Faujia. Pihak Telkomsel mengusulkan solusi seperti penambahan bandwidth transmisi dan kapasitas perangkat BTS untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

    Hasil kunjungan dan diskusi tersebut, Faujia berkomitmen untuk melanjutkan pembicaraan dengan direktur Telkom pusat dan pihak Kementerian Kominfo. “Saya ingin memastikan semua solusi yang diajukan dapat diimplementasikan dengan baik,” jelasnya.

    Legislator ini juga berharap jaringan Telkomsel dapat menjangkau semua kampung, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Keberadaan jaringan penting untuk akses informasi dan perkembangan,” tuturnya.

    Setelah melakukan pembicaraan lebih lanjut, Faujia berencana untuk kembali memantau progres pemasangan jaringan yang sudah dijanjikan. “Saya ingin memastikan hasilnya sampai ke masyarakat,” tegasnya.

    Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Faujia Helga Tampubolon ke PT. Telkomsel Sorong

    Kunjungan itu dihadiri juga oleh Manager Network Operations and Productivity Telkomsel Sorong, Heri Aji Setiawan, dan Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Sorong, Himawan Avianto. Mereka memaparkan capaian dan progres layanan Telkomsel di wilayah Provinsi Papua Barat Daya.

    Diketahui, Telkomsel merupakan penyedia layanan telekomunikasi yang berfokus pada digitalisasi di Indonesia. Dengan lebih dari 269.000 BTS, Telkomsel melayani lebih dari 158,4 juta pelanggan mobile dan 9,4 juta pelanggan fixed broadband.

    Telkomsel juga berkomitmen untuk mendukung digitalisasi negeri dengan menyebarkan jaringan 4G dan mengembangkan teknologi 5G.

    “Ini semua demi meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan,” ujar Himawan

    Selain itu, Telkomsel juga menerapkan prinsip ESG dalam operasionalnya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. “Kami ingin memastikan keberlanjutan di setiap langkah kami,” katanya

    Tak hanya itu, GM Witel Telkom Papua Barat, Erick Maurits Tobing, juga turut memaparkan pentingnya akses jaringan di wilayah Papua Barat Daya. “Akses jaringan menjadi kunci untuk kemajuan daerah dan masyarakat,” ujar Erick

    Kunjungan kerja ini mencerminkan komitmen Faujia Helga Tampubolon untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat dan memastikan akses informasi yang lebih baik dalam era digital. “Saya percaya, dengan kerja sama yang baik, semua ini bisa diwujudkan,” tutupnya Haujia Helga Tampubolon, Anggota Komisi VI DPR RI.

  • Helga Faujia Tampubolon Anggota DPR RI, Berikan Santunan Kepada 15 Mahasiswa Unimuda Sorong

    Melanesiatimes.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Faujia Helga Tampubolon, memberikan sertifikat dan Beasiswa kepada Mahasiswa – mahasiswi Universitas Muhammadiyah (Unimuda) Kabupaten Sorong. Sabtu (11/01/2025).

    Penyerahan sertifikat dan beasiswa ini dilakukan kepada 15 Mahasiswa semester akhir yang memiliki kendala dalam tahap akhir.

    Pada saat seminar 4 pilar kebangsaan di Unimuda pada 25 November 2024 lalu, oleh Anggota DPR RI, Helga Faujia Tampubolon, ada beberapa penyampaian yang disampaikan oleh Mahasiswa kepada Anggota DPR RI tersebut, hal ini sontak mengetuk hati Helga Tampubolon sebagai Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, untuk membantu kurang lebih 15 orang Mahasiswa, olehnya itu, sebagai Perwakilan Papua Barat Daya di senayan, wanita berdarah batak ini langsung memberikan santunan berupa beasiswa kepada 15 Mahasiswa tersebut.

    “Ini merupakan panggilan hati, untuk membantu generasi penerus bangsa, semoga dengan beasiswa ini, mereka dapat menyelesaikan pendidikannya hingga wisuda nanti,” ungkap Helga

    Helga Faujia Tampubolon Anggota DPR RI, Berikan Santunan Kepada 15 Mahasiswa Unimuda Sorong
    Dokumentasi Penyerahan Beasiswa kepada 15 Mahasiswa Unimuda Oleh Staf Ahli Anggota DPR RI, Yohana Marini

    Ia berharap dengan adanya beasiswa tersebut dapat memberikan semangat belajar dalam menyelesaikan tahap akhir mereka, sebab tumpuan masa depan bangsa ada di pundak – pundak generasi muda penerus bangsa.

    Beasiswa ini diserahkan oleh Staf Anggota DPR RI, Yohana Marini, pada acara launching penerimaan Mahasiswa Pendidikan Muhammadiyah, di Aula kampus Unimuda Sorong.

    Yohana mengatakan “bantuan beasiswa ini tujuannya kepada mereka Mahasiswa yang sudah tahap akhir, untuk menyusun Skripsi dan lain-lain,” ungkap Yohana

    Selain itu Yohana berharap “Semoga santunan beasiswa ini dapat membantu mereka dan di gunakan sebaik mungkin,” tutup Yohana selaku Staf Ahli Anggota DPR RI partai Demokrat, Helga Faujia Tampubolon.

    Helga sendiri diketahui tidak hadir dalam acara penyerahan tersebut, sebab saat ini masih menjalankan tugas sebagai Perwakilan Papua Barat Daya di Jakarta.