Tag: #dpr_papua_barat_daya

  • Anggota DPR Otsus PBD Sampaikan 7 Imbauan Terkait Situasi Kota Sorong Saat ini

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Menyikapi perkembangan situasi keamanan yang terjadi beberapa hari terakhir di Kota Sorong, Anggota DPR Papua Barat Daya (PBD) dari jalur Otsus, Maria Jitmau, menyampaikan tujuh imbauan penting yang ditujukan kepada masyarakat, aparat keamanan, serta pemerintah daerah. Jumat (29/08/2025).

    Dalam keterangan resminya, Maria menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Kota Sorong merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen. Menurutnya, langkah bijak dari semua pihak sangat dibutuhkan agar situasi yang terjadi tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

    Tuju poin imbauan kepada masyarakat Kota Sorong terkait kondisi terkini adalah:

    1. Masyarakat Sorong untuk tetap menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Maria meminta agar warga tidak melakukan tindakan anarkis yang hanya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain.
    2. Pentingnya sikap arif dan bijaksana dari aparat keamanan dalam menghadapi aksi masyarakat. Menurutnya, tindakan aparat harus tetap mengacu pada prosedur hukum agar tidak menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
    3. Mendorong pemerintah daerah agar memberi ruang kepada keluarga dari empat tahanan politik (tapol) untuk ikut mengawal proses persidangan. Hal ini, katanya, perlu dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap hak-hak keluarga dan untuk menjaga transparansi hukum.
    4. Meminta kepolisian mempertimbangkan nasib anak sekolah maupun mahasiswa yang ikut ditangkap hanya karena terbawa suasana. “Mereka yang hanya ikut-ikutan sebaiknya dibebaskan demi masa depan mereka,” ujarnya.
    5. Maria mengingatkan warga non-Papua agar tetap menahan diri dan tidak terprovokasi. Ia menegaskan bahwa menjaga ketenangan adalah langkah terbaik dalam menghadapi situasi yang tengah memanas.
    6. Maria mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengambil langkah konkret agar kondisi Kota Sorong kembali kondusif. Maria menekankan pentingnya mengawal agar para tahanan politik mendapat perlakuan yang baik sesuai hukum yang berlaku.
    7. Maria meminta perhatian serius terhadap korban luka tembak yang kini sedang menjalani perawatan medis.

    Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban di Sorong hanya dapat terwujud apabila ada sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat. Ia berharap imbauan yang disampaikan dapat menjadi pedoman bersama untuk meredam ketegangan.

    Ia juga berharap agar korban penembakan peluru nyasar untuk ditangani dengan baik. “Kami harap penanganan kesehatan dilakukan sebaik-baiknya agar korban segera pulih,” tegasnya.

    Selain itu Maria juga menegaskan bahwa DPR Otsus Papua Barat Daya akan terus mengawal perkembangan situasi di Sorong. “Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kota ini tetap aman, damai, dan kondusif,” tutupnya

  • Dilantik Bersama 9 Anggota DPR PBD Jalur Otsus: Ortis Fernando Sagrim Resmi Nahkodai DPR Papua Barat Daya

    Melanesiatimes.com, Kab.Sorong – Pelantikan Ketua DPR Papua Barat Daya beserta sembilan anggota dewan yang terpilih melalui jalur Otsus. Acara ini dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dan masyarakat yang antusias menyaksikan peristiwa penting ini. Giat ini berlangsung di Aimas Convention Centre pada Senin (28/07/2025).

    Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-2808 Tahun 2025 tentang peresmiam pengesahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Daya. Proses ini diharapkan membawa arah baru untuk pengembangan dan kemajuan daerah.

    Dalam sambutannya, Gubernur Kambu mengungkapkan harapannya agar anggota dewan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. “Ini adalah tanggung jawab besar untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Semoga kerjasama yang baik terjalin demi kemajuan Papua Barat Daya,” ujarnya.

    Ketua DPR Papua Barat Daya yang baru dilantik adalah Ortis Fernando Sagrim, yang akan memimpin dewan dengan visi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Dalam sambutannya, Komegi mengungkapkan rasa syukur dan tanggung jawab yang besar untuk menjalankan tugasnya dengan penuh amanah.

    “Komitmen kami adalah memastikan suara masyarakat didengar dan diakomodasi dalam setiap kebijakan yang diambil,” ungkap Ortis.

    Ia mengajak seluruh anggota dewan untuk bersinergi demi menciptakan Papua Barat Daya yang lebih baik.

    Sembilan anggota DPR yang dilantik dan diambil sumpah dan jabatannya berasal dari berbagai daerah, yaitu Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat, dan Kabupaten Tambrauw. Keberagaman representasi daerah ini diharapkan dapat memperkuat politik inklusif di wilayah Papua Barat Daya.

    Berikut adalah daftar anggota DPR yang dilantik:

    1. Mathias Fredrik Komegi (Kota Sorong)
    2. Selfiana Kalami (Kota Sorong)
    3. Carstensz Inigo Ortez Malibela (Kabupaten Sorong)
    4. Barnike Susana Kalami (Kabupaten Sorong)
    5. Franki Umpain (Kabupaten Raja Ampat)
    6. Robert George Yulius Wanma (Kabupaten Raja Ampat)
    7. George Karel Dedaida (Kabupaten Sorong Selatan)
    8. Maria Jitmau (Kabupaten Maybrat)
    9. Yermias Yanuarius Sedik (Kabupaten Tambrauw)

    SK Kementerian Dalam Negeri 9 Anggota DPR PBD Jalur Otsus Pelantikan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah Papua Barat Daya, di mana Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, memberikan ucapan selamat dan harapan agar para anggota dewan tersebut dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

    “Saya berharap DPR PBD dapat menjadi mitra strategis dalam memajukan pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Kambu saat menghadiri pelantikan.

    Dengan pelantikan ini, diharapkan DPR Papua Barat Daya dapat berperan aktif dalam menyusun dan mengawasi kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, serta menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi dalam perjalanan pembangunan provinsi yang baru terbentuk ini.

    Semoga langkah-langkah awal ini membawa perubahan positif bagi Papua Barat Daya, dan setiap keputusan yang diambil dapat membawa dampak yang signifikan bagi kehidupan masyarakat di seluruh daerah.

    Usai pelantikan acara pelantikan serta pengambilan sumpah dan jabatan Ketua DPR bersama sembilan anggota DPR PBD Jalur Otsus resmi di tutup oleh Ketua DPR Provinsi Papua Barat Daya yang baru saja dilantik, Ortis Fernando Sagrim.