Tag: Insan Pers

  • Abdullah Gazam Tinggalkan Agenda Partai, Pilih Turun Langsung Bantu Pasangan Lansia Sakit di Melati Raya

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Barat Daya, Abdullah Gazam. Ia memilih meninggalkan agenda kegiatan partai untuk mengunjungi dan membantu pasangan suami istri lanjut usia yang ditemukan dalam kondisi sakit dan memprihatinkan di kompleks Melati Raya, Kota Sorong, Jumat (6/11/2026).

    Kunjungan tersebut berawal dari informasi yang diterimanya melalui insan pers. Salah seorang wartawan mengirimkan video yang memperlihatkan kondisi pasangan lansia tersebut, sehingga mendorong Abdullah Gazam untuk segera mendatangi lokasi guna melihat langsung keadaan mereka.

    Menurut Abdullah, informasi tersebut jauh lebih penting untuk segera ditindaklanjuti dibandingkan agenda politik yang telah dijadwalkan sebelumnya. Baginya, persoalan kemanusiaan harus menjadi prioritas utama, terlebih ketika ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam kondisi darurat.

    “Saya merasa bahwa ini lebih penting dari segala urusan. Walaupun sebenarnya ada kegiatan partai, kegiatan itu saya tinggalkan karena kemanusiaan di atas segala-galanya. Bagi saya, inti dari politik itu adalah soal kemanusiaan. Percuma kita berpolitik, tetapi sisi kemanusiaan kita abaikan,” ungkap Abdullah.

    Abdullah Gazam Tinggalkan Agenda Partai, Pilih Turun Langsung Bantu Pasangan Lansia Sakit di Melati Raya
    Kunjungan Abdullah Gazam ke warga Lansia di Melati Raya

    Saat tiba di lokasi, ia mendapati pasangan suami istri lanjut usia tersebut hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Keduanya mengalami sakit, tidak berdaya, tidak memiliki anak maupun saudara yang dapat mendampingi, serta hanya mengandalkan belas kasih dan bantuan dari orang-orang di sekitar mereka.

    Kondisi tempat tinggal yang mereka tempati juga jauh dari kata layak. Rumah tersebut terlihat kumuh dan membutuhkan perhatian serius karena kondisinya sudah tidak memenuhi standar kelayakan sebagai tempat tinggal bagi pasangan lansia yang sedang sakit.

    Abdullah menilai, kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa masih banyak persoalan sosial di tengah masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau perhatian publik. Bahkan, situasi memprihatinkan seperti itu ternyata masih ditemukan di tengah Kota Sorong.

    “Ini hanya satu dari sekian banyak kasus yang luput dari perhatian dan pantauan publik. Di dalam kota saja kita masih menemukan kondisi seperti ini. Di luar sana tentu masih terlalu banyak saudara-saudara kita yang mungkin belum bisa kita jangkau,” katanya.

    Ia juga memberikan apresiasi kepada insan pers yang telah menyampaikan informasi mengenai kondisi pasangan lansia tersebut. Menurutnya, peran wartawan tidak sebatas menyajikan berita kepada masyarakat, tetapi juga dapat menjadi jembatan informasi untuk menggerakkan kepedulian dan aksi kemanusiaan.

    “Teman-teman wartawan hari ini luar biasa. Bagi saya, mereka adalah pahlawan kemanusiaan karena sudah beberapa kali memberikan informasi seperti ini. Pers bukan saja soal menyajikan berita, tetapi juga memberikan informasi-informasi kemanusiaan agar kita bisa mengetahui saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

    Abdullah secara khusus berharap peran sosial insan pers seperti ini terus ditingkatkan. Sebab, ketika seseorang belum mampu memberikan bantuan secara langsung, menyampaikan informasi kepada pihak yang memiliki kemampuan untuk membantu juga merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti.

    Dalam kunjungan tersebut, Abdullah menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua langkah penanganan untuk membantu pasangan lansia tersebut. Langkah pertama adalah penyelamatan dan penanganan medis agar kondisi kesehatan keduanya segera mendapatkan perhatian tenaga kesehatan.

    “Kita mengambil dua langkah hari ini. Pertama, langkah penyelamatan dengan membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Sele Be Solu untuk mendapatkan penanganan medis. Puji Tuhan, mereka sudah mendapatkan pertolongan pertama di rumah sakit,” jelasnya.

    Sementara itu, langkah kedua yang akan dilakukan adalah memperbaiki atau merehabilitasi rumah pasangan lansia tersebut agar kembali layak dihuni. Menurut Abdullah, kondisi bangunan yang ditempati saat ini sudah sangat memprihatinkan sehingga membutuhkan renovasi menyeluruh.

    Abdullah Gazam Tinggalkan Agenda Partai, Pilih Turun Langsung Bantu Pasangan Lansia Sakit di Melati Raya
    Lansia tersebut diantar ke rumah sakit Selebesolu untuk mendapatkan perawatan medis

    “Langkah kedua, kita berencana merehabilitasi rumahnya supaya lebih layak untuk dihuni. Kalau melihat kondisi rumahnya, memang sudah tidak layak. Karena itu, kita berkesimpulan rumah tersebut perlu direnovasi agar mereka bisa tinggal di tempat yang lebih manusiawi,” tambahnya.

    Ia menegaskan, langkah kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan sesuai kemampuan dan kesempatan yang ada. Baginya, membantu masyarakat tidak harus menunggu memiliki jabatan atau kekuasaan, tetapi harus dimulai dari kepekaan melihat kesulitan orang lain.

    Kunjungan Abdullah Gazam ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang membutuhkan perhatian serius, bahkan di tengah kehidupan perkotaan. Karena itu, sinergi antara masyarakat, insan pers, pemerintah, dan berbagai elemen lainnya sangat dibutuhkan agar persoalan sosial yang tersembunyi dapat segera diketahui dan ditangani.

    Baginya, politik sejatinya bukan semata-mata tentang jabatan, kekuasaan, ataupun kepentingan partai, melainkan bagaimana kehadiran seorang pemimpin dan seluruh elemen masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi sesama, terutama mereka yang sedang berada dalam kondisi paling membutuhkan.

  • PLN UP3 Sorong Perkuat Sinergi dengan Media, Deni Abrar Tekankan Keterbukaan Informasi

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sorong memperkuat sinergi dan komunikasi dengan insan pers melalui kegiatan Silaturahmi dan Diskusi Santai PLN UP3 Sorong bersama Media yang berlangsung di Cafe Sorong, Jalan Basuki Rahmat KM 9,5, Kota Sorong, pada Kamis (29/10/2026).

    Manager PLN UP3 Sorong, Deni Muhammad Abrar, mengatakan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk berbagai perkembangan pelayanan kelistrikan dan upaya PLN dalam meningkatkan kualitas layanan.

    Menurutnya, PLN tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Dukungan dan kemitraan dengan media diperlukan agar informasi mengenai program, kebijakan, serta perkembangan pelayanan kelistrikan dapat tersampaikan secara jelas dan tepat.

    “Tanpa hubungan yang baik dengan rekan-rekan media, kami tidak bisa menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat secara maksimal. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dan komunikasi yang baik dengan teman-teman pers,” ujarnya.

    Deni berharap hubungan yang selama ini telah terjalin antara PLN UP3 Sorong dan media dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi yang lebih intensif, terbuka, dan konstruktif.

    Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan tiga hal utama yang menjadi perhatian bersama, yakni penguatan komunikasi, keterbukaan terhadap kritik dan masukan, serta kolaborasi untuk mendukung kemajuan pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya.

    Pertama, terkait komunikasi, Deni mengajak insan pers untuk tidak ragu menghubungi pihak PLN apabila membutuhkan konfirmasi terhadap informasi tertentu, termasuk persoalan yang berkaitan dengan pelayanan kelistrikan.

    Ia menegaskan bahwa PLN UP3 Sorong terbuka terhadap permintaan klarifikasi maupun pertanyaan mengenai berbagai persoalan teknis yang menjadi perhatian masyarakat.

    Untuk mendukung komunikasi tersebut, PLN juga melibatkan jajaran terkait sesuai dengan bidang tugas dan kewenangannya, sehingga informasi yang dibutuhkan dapat diberikan oleh pihak yang memahami persoalan secara langsung.

    Deni mengakui bahwa beberapa persoalan teknis membutuhkan waktu untuk ditelusuri sebelum dapat dijelaskan secara menyeluruh. Karena itu, ia berharap media dapat memberikan ruang bagi PLN untuk melakukan pengecekan dan menyiapkan informasi yang akurat.

    Kedua, ia menegaskan bahwa PLN terbuka terhadap kritik, evaluasi, dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat maupun media, khususnya terkait kualitas pelayanan kelistrikan.

    Menurutnya, masukan yang disampaikan secara objektif dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk mengetahui kekurangan sekaligus memperbaiki aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.

    Deni mencontohkan bahwa pengalaman masyarakat sebagai pelanggan dapat memberikan gambaran langsung mengenai persoalan yang terjadi di lapangan. Informasi tersebut penting bagi PLN untuk menelusuri penyebab masalah dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.

    “Kalau memang ada hal-hal dari sisi kami yang perlu dikoreksi, silakan disampaikan. Kami terbuka terhadap kritik dan masukan, karena itu menjadi bagian dari upaya kami untuk memperbaiki pelayanan,” tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya pemberitaan yang berlandaskan fakta dan melalui proses konfirmasi. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan diharapkan dapat dijelaskan secara profesional sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

    Deni menegaskan bahwa PLN tidak mengharapkan media hanya memberitakan hal-hal positif mengenai perusahaan. Sebaliknya, PLN mendorong pemberitaan yang objektif, berimbang, dan sesuai dengan fakta di lapangan.

    “Kami tidak berharap teman-teman media selalu memberitakan hal positif tentang PLN. Yang kami harapkan adalah keterbukaan informasi, komunikasi yang lebih baik, dan pemberitaan berdasarkan fakta. Berikan kami kesempatan untuk menjelaskan setiap persoalan secara profesional,” ungkapnya.

    Ketiga, Deni mengajak media dan PLN untuk terus berkolaborasi dalam mendukung kemajuan Provinsi Papua Barat Daya, terutama dalam upaya memperluas akses listrik bagi masyarakat yang belum menikmati layanan kelistrikan secara optimal.

    Ia mengatakan PLN terus berkomitmen meningkatkan keandalan pasokan listrik, memperbaiki kualitas pelayanan, serta memperluas jangkauan layanan agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati manfaat listrik.

    Menurutnya, pemerataan akses listrik masih menjadi perhatian bersama karena terdapat masyarakat yang membutuhkan dukungan agar dapat menikmati layanan kelistrikan secara lebih maksimal.

    Dalam upaya tersebut, sinergi dengan media dinilai penting untuk menyampaikan perkembangan program, tantangan di lapangan, serta berbagai langkah yang dilakukan PLN kepada masyarakat secara transparan.

    Deni berharap pertemuan bersama insan pers tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi yang berkelanjutan untuk membangun pemahaman bersama mengenai berbagai persoalan kelistrikan di wilayah Papua Barat Daya.

    Ia menambahkan, keterbukaan informasi dan komunikasi yang efektif akan membantu masyarakat memperoleh penjelasan yang jelas mengenai persoalan maupun perkembangan pelayanan PLN.

    Melalui kegiatan tersebut, PLN UP3 Sorong berharap hubungan kemitraan dengan media semakin kuat, sehingga kritik, saran, dan informasi dari masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan.

    Dengan demikian, kolaborasi antara PLN dan insan pers diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemerataan akses listrik dan pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya.