Tag: Investasi

  • HMI BADKO Maluku Dukung Langkah Bupati SBB Lindungi Hak Masyarakat Adat

    Melanesiatimes.com – Fungsionaris HMI BADKO Maluku, Ali Alkatiri, SE memberikan apresiasi atas langkah Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman, dalam menyelesaikan konflik horizontal antara PT Spice Islands Maluku (PT SIM) dengan masyarakat adat.

    Melalui pendekatan mediasi, dialog partisipatif, serta koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD, Bupati berhasil menghadirkan solusi jalan tengah, yakni memastikan investasi tetap berjalan namun hak- hak masyarakat tetap dijamin melalui mekanisme mediasi dan verifikasi lahan.

    Sejumlah media pada 14–16 Agustus 2025 memberitakan bahwa Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, semestinya mengapresiasi peran Bupati SBB yang memimpin serangkaian pertemuan melibatkan DPRD dan pemangku kepentingan. Forum tersebut menghasilkan kesepakatan penting: “investasi tetap berjalan, sengketa lahan diselesaikan secara adil”, yang sekaligus berhasil meredam potensi eskalasi konflik horizontal yang sebelumnya memanas.

    Menurut Ali Alkatiri, langkah tegas dan bijak yang diambil Bupati Asri Arman bukan hanya mengakhiri konflik yang sudah berlangsung lama, tetapi juga menunjukkan keberpihakan nyata pemerintah daerah kepada masyarakat adat.

    “Bupati SBB telah menunjukkan kepemimpinan yang visioner dengan mampu menyelesaikan persoalan yang diwariskan dari periode pemerintahan sebelumnya. Untuk itu, Gubernur Maluku patut memberikan penghargaan kepada Bupati Asri Arman,” ujar Ali Alkatiri.

    Ia menambahkan, keberhasilan tersebut sekaligus membuka jalan bagi hadirnya investasi berbasis kerakyatan di Seram Bagian Barat. Dengan begitu, pembangunan daerah tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. “HMI BADKO Maluku mendukung langkah Bupati dalam mengedepankan investasi yang adil, partisipatif, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

    Ali Alkatiri berharap penyelesaian konflik tanah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah sekaligus menjadi contoh kepemimpinan yang mampu menghadirkan solusi dan keberlanjutan pembangunan di Maluku. Fungsionaris HMI BADKO Maluku,

    Ali Alkatiri, mengapresiasi Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, M.T, yang berhasil menyelesaikan sengketa tanah masyarakat adat dengan PT. SPICE ISLAND MALUKU (SIM).

    Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti kepemimpinan yang berpihak pada rakyat sekaligus mampu menuntaskan persoalan dari periode pemerintahan sebelumnya.

    Ia menilai, Bupati SBB telah membuka ruang bagi hadirnya investasi berbasis kerakyatan yang lebih adil dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia mendorong Gubernur Maluku untuk memberikan penghargaan atas capaian penting tersebut. Tutup Alkatiri.

  • Dukung Hilirisasi ala Prabowo, PP GPI: Ini Kunci Menuju Indonesia Emas 2045!

    Melanesiatimes.com – Dukungan terhadap program “Asta Cita” Presiden Terpilih Prabowo Subianto makin kencang! Kali ini datang dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), yang menyatakan komitmennya mendukung penuh agenda pembangunan Prabowo, khususnya soal hilirisasi dan pengembangan industri berbasis sumber daya alam.

    “Program ini, yang udah resmi tertuang di Perpres No. 12 Tahun 2025, menurut kita jadi senjata utama menuju Indonesia Emas 2045,” kata Irwan Abd. Hamid, Sekretaris Jenderal PP GPI, Jumat (16/05/2025).

    Irwan yang juga jebolan Magister Hukum STIH IBLAM Jakarta ini menjelaskan, hilirisasi alias proses mengolah bahan mentah jadi produk jadi, itu bukan cuma urusan pabrik—tapi soal masa depan ekonomi bangsa.

    “Bayangin deh, kalau semua bahan tambang kita olah di dalam negeri, bukan cuma nilai tambahnya lebih gede, tapi juga bisa ciptain lapangan kerja dan ningkatin daya saing Indonesia di level global,” tegas Irwan.

    Ia juga menyoroti keberhasilan hilirisasi bijih nikel yang dimulai sejak 2009 lewat UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. “Dulu kita kirim ore ke luar negeri, sekarang bisa diolah sendiri. Itu artinya, Indonesia nggak cuma jadi tukang gali, tapi juga tukang olah!”

    Dan efeknya nyata. Di Maluku Utara, industri nikel menyerap tenaga kerja besar-besaran. Contohnya:

    • Harita Nickel (Pulau Obi): 30.000 pekerja (20 ribu di antaranya karyawan tetap)

    • Sahid Kawasi: Lebih dari 18.000 orang

    • IWIP (Weda Bay): Hingga 2025 udah serap 82.000 tenaga kerja, 80% dari warga lokal

    Irwan juga buka suara soal kampanye hitam dari beberapa LSM asing dan LSM lokal yang didanai pihak luar negeri. Menurutnya, mereka sengaja bikin narasi negatif untuk ganggu program hilirisasi nasional yang sudah mulai nunjukin hasil nyata.

    “Kita harus jadi garda depan jaga sumber daya alam kita. Jangan kasih celah buat pihak-pihak yang punya agenda terselubung ganggu arah pembangunan kita,” tegas Irwan.

    Sebagai anak asli Ternate, Irwan bangga hilirisasi bisa bantu naikin ekonomi Maluku Utara. FYI, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara tahun 2024 tembus 13,73%, tertinggi se-Indonesia! Kontribusi utamanya datang dari sektor industri pengolahan yang menyumbang 24,69%. Bandingin sama rata-rata nasional yang cuma 5,03%.

    “Jangan ragu dukung hilirisasi. Ini bukan cuma strategi ekonomi, tapi jalan kita menuju masa depan Indonesia yang mandiri dan maju,” pungkas Irwan.

  • Presiden Prabowo Ajak Korporasi AS Tingkatkan Investasi di Indonesia dalam Pertemuan USINDO di Washington DC

    Melanesiatimes.com – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan anggota The United States – Indonesia Society (USINDO) di Ruang Dumbarton, Hotel Four Seasons, Washington DC, pada Senin, 11 November 2024. Dalam acara ini, Presiden Prabowo berdiskusi langsung dengan sejumlah eksekutif dari perusahaan besar Amerika Serikat (AS) yang memiliki sejarah panjang berinvestasi di Indonesia, termasuk perusahaan ternama seperti Freeport, Chevron, General Electric, Georgetown, dan lainnya.

    Usai pertemuan, Presiden Prabowo mengungkapkan kegembiraannya melihat komitmen berkelanjutan dari perusahaan-perusahaan AS terhadap perekonomian Indonesia. “Mereka sudah lama menjadi bagian dari pembangunan Indonesia. Keyakinan mereka terhadap masa depan ekonomi Indonesia sangat tinggi, dan saya mengundang mereka untuk terus berinvestasi dan mendukung rencana pembangunan kita,” ujarnya.

    Fokus pada Anti-Korupsi dan Kemudahan Investasi

    Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Rosan Roeslani, yang turut mendampingi Presiden, menyebutkan bahwa dialog ini berlangsung sangat produktif. Presiden Prabowo juga menekankan komitmennya dalam memerangi korupsi, yang ia sebut sebagai “kanker” bagi perekonomian. “Tidak ada toleransi terhadap korupsi di seluruh tingkatan pemerintahan,” tegas Presiden, seraya menggarisbawahi pentingnya transparansi bagi iklim investasi.

    Para eksekutif AS menyambut baik pesan ini. “Presiden Prabowo memberikan sinyal yang sangat jelas, bahkan jika ada masalah terkait korupsi atau hambatan lain, mereka bisa menghubungi langsung beliau. Ini adalah pesan yang sangat positif, menunjukkan komitmen kuat terhadap transparansi,” ungkap Rosan.

    Investasi di Energi Terbarukan dan Teknologi Bersih

    Selain isu anti-korupsi, diskusi ini juga menyoroti sektor energi terbarukan sebagai peluang investasi penting di Indonesia. Beberapa perusahaan energi besar menyatakan minatnya dalam teknologi seperti karbon capture dan geotermal untuk mendukung Indonesia mencapai target net zero emission. Rosan menekankan bahwa pemerintah akan terus menyederhanakan birokrasi guna mempercepat masuknya investasi yang membawa manfaat luas bagi rakyat Indonesia.

    Apresiasi Terhadap Kebijakan Pro-Bisnis

    Ted Osius, Wakil Duta Besar AS dan penasihat USINDO, turut memuji sikap terbuka dan pro-bisnis yang diusung Presiden Prabowo. “Kami sangat antusias memiliki presiden yang pro-bisnis di Indonesia. Sambutan hangat dan kejelasan visi Presiden Prabowo mengenai peluang bagi bisnis AS dan negara lainnya memberikan optimisme besar bagi kerja sama ekonomi kedua negara,” ujar Osius, yang juga berencana mengajak delegasi bisnis AS ke Indonesia pada awal Desember mendatang.

    Pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan AS, terutama di sektor-sektor strategis yang mendukung keberlanjutan dan kemajuan ekonomi bersama.