Tag: Kementerian Haji dan Umro

  • Menteri Haji dan Umrah RI Tinjau Masjid Raya Al-Akbar dan Asrama Haji Sorong, Dorong Optimalisasi Fasilitas Haji

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong PBD – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, melakukan kunjungan kerja ke Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (17/7/2026).

    Dalam kunjungan tersebut, Gus Irfan memulai agenda dengan melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Raya Al-Akbar Papua Barat Daya.

    Usai melaksanakan Sholat Jumat, Gus Irfan meninjau langsung progres pembangunan lantai dua Masjid Raya Al-Akbar yang hingga kini masih berlangsung. Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan Dan CSR kepada Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Akbar Papua Barat Daya, Abdul Mutalib Salim, sebagai bentuk dukungan terhadap penyelesaian pembangunan masjid.

    Menteri Haji dan Umrah RI Tinjau Masjid Raya Al-Akbar dan Asrama Haji Sorong, Dorong Optimalisasi Fasilitas Haji
    Penyerahan Bantuan Dana CSR Menteri Haji dan Umrah Kepada Ketua DKM Masjid Raya Al-Akbar Papua Barat Daya, Abdul Mutalib Salim.

    “Saya berharap bantuan yang diberikan ini dapat membantu proses pembangunan Masjid Raya Al-Akbar agar segera selesai dan bisa dimanfaatkan lebih maksimal oleh masyarakat,” ujar Gus Irfan.

    Setelah dari Masjid Raya Al-Akbar, Gus Irfan melanjutkan kunjungannya ke Asrama Haji Kota Sorong untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana yang dimiliki sebagai penunjang pelayanan ibadah haji.

    Menurutnya, fasilitas Asrama Haji Sorong sudah cukup baik meski masih berstatus sebagai asrama haji antara. Namun, ia menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan fasilitas tersebut agar investasi yang telah dibangun tidak menjadi sia-sia.

    “Alhamdulillah saya melihat fasilitas asrama haji, walaupun masih asrama haji antara, cukup bagus. Tantangan bagi pengelola adalah bagaimana memaksimalkan penggunaannya. Kita tidak ingin dana masyarakat, dana umat, dan dana negara yang digunakan untuk membangun fasilitas ini justru tidak dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

    Gus Irfan mengaku telah meminta laporan kepada pengelola terkait target dan realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dihasilkan Asrama Haji Sorong. Ia mengapresiasi capaian yang telah diraih, namun berharap kinerja tersebut terus meningkat setiap tahunnya.

    “Saya sudah menanyakan target dan realisasi PNBP kepada pengelola. Alhamdulillah targetnya sudah tercapai. Tetapi tentu harus terus ditingkatkan dari tahun ke tahun,” ujarnya.

    Terkait wacana pemberkasan haji di Kota Sorong, Gus Irfan mengatakan pemerintah masih akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum mengambil keputusan.

    “Sampai hari ini belum ada rencana pemberkasan haji di Sorong. Kita akan evaluasi terlebih dahulu jumlah jamaah, kesiapan bandaranya, dan itu memerlukan koordinasi dengan banyak pihak,” jelasnya.

    Menteri Haji dan Umrah RI Tinjau Masjid Raya Al-Akbar dan Asrama Haji Sorong, Dorong Optimalisasi Fasilitas Haji
    Kunjungan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf

    Menanggapi isu kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), Gus Irfan mengakui adanya kemungkinan kenaikan biaya operasional. Meski demikian, pemerintah berupaya agar besaran biaya yang dibebankan kepada calon jamaah tidak mengalami kenaikan.

    “Biaya haji memang kemungkinan akan naik. Tetapi kami berupaya agar biaya yang dibayarkan jamaah minimal tetap sama seperti tahun lalu. Mudah-mudahan upaya itu bisa berhasil,” katanya.

    Sementara mengenai kuota haji untuk Papua Barat dan Papua Barat Daya, Gus Irfan menjelaskan bahwa jumlah kuota sangat bergantung pada jumlah pendaftar pada tahun tertentu, sehingga tidak bersifat tetap.

    “Kuota haji tergantung jumlah pendaftar dan antrean. Kalau pendaftar meningkat, tentu kuotanya juga bisa meningkat. Jadi tidak ada angka yang tetap karena setiap tahun bisa berubah sesuai jumlah masyarakat yang mendaftar,” pungkasnya.

  • Kemenhaj Kota Sorong Jalin Koordinasi dengan Pemda, Perkuat Pelayanan Jamaah Haji

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Sorong melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kota Sorong. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Sorong, Hi. Ansar Karim pada Rabu (14/01/2026).

    Hadir dalam pertemuan itu Kepala Kantor Kemenhaj Kota Sorong, H. Rajab Kasira, didampingi Kasubag Tata Usaha, H. Rasul Rumakat. Kunjungan ini bertujuan memperkenalkan secara resmi keberadaan Kementerian Haji dan Umrah di tingkat daerah.

    H. Rajab Kasira menjelaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah kini telah terbentuk secara struktural mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Karena itu, pihaknya merasa perlu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah.

    “Kami datang bersilaturahmi sekaligus menyampaikan bahwa Kementerian Haji dan Umrah sudah terbentuk dari pusat sampai ke kabupaten/kota, termasuk di Kota Sorong,” ujar H. Rajab Kasira.

    Ia menambahkan, keberadaan Kemenhaj di daerah diharapkan dapat memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya calon jamaah haji. Fokus utama yang dibahas adalah dukungan operasional dan sinergi lintas sektor.

    Kemenhaj Kota Sorong Jalin Koordinasi dengan Pemda, Perkuat Pelayanan Jamaah Haji
    Wakil Wali Kota Hi. Anshar Karim Bersama Anggota DPR Papua Barat Daya, Kepala Kementerian Haji dan Umroh serta Tata Usaha.

    “Kami sangat mengharapkan kerja sama dan dukungan dari Pemerintah Kota Sorong dalam memberikan pelayanan operasional kepada calon jamaah haji,” katanya.

    Menurut H. Rajab, pelayanan yang optimal harus dimulai sejak di daerah, hingga proses keberangkatan jamaah ke embarkasi.

    Hal ini dinilai penting demi kenyamanan dan kelancaran ibadah jamaah. “Pelayanan jamaah tidak hanya di embarkasi, tetapi harus dimulai dari Kota Sorong sampai ke titik keberangkatan,” jelasnya.

    Selain itu Wakil Wali Kota Sorong, Hi. Ansar Karim, menyambut baik silaturahmi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenhaj Kota Sorong untuk membangun koordinasi sejak awal.

    “Kami menyambut baik kehadiran Kementerian Haji dan Umrah di Kota Sorong dan tentu siap bersinergi demi pelayanan jamaah yang lebih baik,” ujar Hi. Ansar Karim.

    Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan keagamaan, khususnya yang menyangkut kebutuhan jamaah haji.

    “Pelayanan kepada jamaah adalah bagian dari pelayanan publik yang harus dilakukan secara maksimal, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya Komisi II, Siti Tafalas. Ia memberikan sejumlah masukan terkait pentingnya dukungan kebijakan dan anggaran.

    “Kita perlu mendorong adanya dukungan penganggaran agar operasional pelayanan jamaah, dari Sorong hingga ke embarkasi, dapat berjalan lancar,” ungkap Siti Tafalas.

    Melalui pertemuan ini, Kemenhaj Kota Sorong dan Pemerintah Daerah berharap dapat membangun kerja sama yang berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi masyarakat Kota Sorong secara menyeluruh.