Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong menggelar Turnamen Catur di Hangout Cafe, Kota Sorong, Senin (17/8/2026).
Turnamen dibuka secara resmi oleh Ketua Percasi Kota Sorong, Sahbudin yang akrab disapa Raja Bima, dengan simbolis menggerakkan pion pertama sebagai tanda dimulainya pertandingan.
Sahbudin mengatakan, kejuaraan ini bukan sekadar memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi ajang pencarian bibit-bibit pecatur berbakat yang akan dipersiapkan menuju berbagai kejuaraan tingkat nasional.
“Peserta kami batasi karena kapasitas ruangan terbatas, namun antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sekitar 100 orang hadir dan mengikuti kompetisi ini,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Percasi Kota Sorong akan kembali menggelar turnamen pada September 2026 dengan membuka kategori pelajar SMP dan SMA. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari seleksi atlet yang akan mewakili Papua Barat Daya pada Kejuaraan Nasional di Jawa Barat.
Selain kategori pelajar, Percasi juga menargetkan mengirim sedikitnya lima pecatur terbaik untuk berlaga pada turnamen nasional Oktober mendatang sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.
Sahbudin juga menyampaikan harapannya agar Kota Sorong dapat menjadi tuan rumah kejuaraan catur tingkat nasional. Menurutnya, kota ini memiliki fasilitas hotel dan sarana pendukung yang memadai untuk menyelenggarakan event berskala besar.
“Kalau Jawa bisa, mengapa Papua tidak? Kota Sorong siap menjadi tuan rumah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor perhotelan, kuliner, dan kerajinan khas Papua,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan uang pembinaan bagi juara 1 hingga juara 5.
Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong akan menggelar ajang pertandingan catur bertajuk “Semarak Kemerdekaan”. Sabtu (15/8/2026).
Ketua Percasi Kota Sorong, Sahbudin yang akrab disapa Raja Bima mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memeriahkan momentum kemerdekaan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat yang memiliki hobi dan bakat di bidang olahraga catur.
“Dalam rangka memeriahkan Semarak Kemerdekaan, Percasi Kota Sorong mengadakan pertandingan catur. Kami mengajak seluruh pencinta catur untuk ikut berpartisipasi,” ujar Raja Bima
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, pukul 15.00 WIT, bertempat di Hangout Cafe, Jalan Sungai Maruni Km 10, Kota Sorong. Sementara proses registrasi peserta dimulai pukul 14.00 WIT sekaligus pencabutan nomor undian.
Panitia membatasi jumlah peserta hanya 50 orang. Kendati demikian, pertandingan ini terbuka untuk semua kalangan tanpa batas usia, sehingga masyarakat dari berbagai kelompok usia memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing menjadi juara.
“Tidak ada batas usia. Semua bisa ikut dan semua bisa menjadi juara,” katanya
Untuk mengikuti pertandingan, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp50.000. Setiap peserta juga akan mendapatkan bonus voucher belanja di Hangout Cafe senilai Rp25.000.
Panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp2.050.000 bagi lima pemenang. Juara pertama akan menerima hadiah Rp750.000, juara kedua Rp500.000, juara ketiga Rp400.000, juara keempat Rp250.000, dan juara kelima Rp150.000.
Pertandingan akan menggunakan sistem Swiss sebanyak tujuh babak dengan durasi permainan 10 menit. Sistem tersebut diharapkan membuat pertandingan berlangsung kompetitif sekaligus menarik untuk disaksikan.
Percasi Kota Sorong mengajak masyarakat, khususnya para penghobi catur, untuk segera mendaftarkan diri karena kuota peserta sangat terbatas.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui Ibor di nomor 0821-8960-1011 atau Astro di nomor 0821-9976-8989.
“Bagi yang hobi catur, segera mendaftar karena peserta dibatasi hanya 50 orang. Mari kita meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui olahraga catur,” pungkas Raja Bima
Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Turnamen Catur Gajah Muda Perkasa (GMP) Cup sukses digelar dengan menghadirkan persaingan sengit antar pecatur dari berbagai kalangan. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi para pecinta olahraga catur di wilayah Papua Barat Daya. Senin (13/4/2026).
Panitia menegaskan bahwa turnamen ini bukan merupakan ajang bergengsi. Kendari kegiatan ini lebih difokuskan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong dengan komunitas pecatur.
Selain sebagai ajang silaturahmi, turnamen ini juga bertujuan untuk mengasah kemampuan para pemain. Melalui kompetisi seperti ini, para pecatur diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainannya.
Muh. Said selaku pengurus Percasi Kota Sorong yang mewakili Ketua Percasi Kota Sorong turut menyampaikan pentingnya kegiatan ini bagi perkembangan catur di daerah. Ia menegaskan bahwa turnamen ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan.
“Turnamen ini bukan semata mencari juara, tetapi bagaimana kita bisa membangun kebersamaan dan meningkatkan kemampuan para pecatur di Papua Barat Daya,” ujar Muh. Said dalam keterangannya.
Pertandingan berlangsung menggunakan sistem tujuh putaran yang menguji konsistensi setiap peserta. Setiap pemain dituntut untuk tampil maksimal di setiap babak.
Dalam sistem penilaian, kemenangan diberikan satu poin, sementara hasil remis atau draw bernilai setengah poin. Skema ini membuat setiap langkah menjadi sangat menentukan.
Sejak putaran awal, para peserta sudah menunjukkan permainan yang penuh strategi dan perhitungan matang. Persaingan berlangsung ketat bahkan hingga memasuki babak akhir.
Panitia menetapkan bahwa penentuan juara didasarkan pada jumlah poin yang dikumpulkan. Jika terdapat nilai yang sama, maka penentuan dilakukan berdasarkan waktu tercepat dalam permainan.
Aturan tersebut membuat para pemain tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga efisiensi waktu. Hal ini menambah tingkat kesulitan sekaligus daya tarik turnamen.
Setelah seluruh pertandingan selesai, panitia melakukan rekapitulasi hasil secara menyeluruh. Dari hasil tersebut, akhirnya ditentukan para pemenang dari peringkat enam hingga pertama.
Posisi juara keenam diraih oleh Ishak yang tampil cukup konsisten sepanjang turnamen. Ia mampu mengumpulkan 4,5 poin di tengah persaingan yang ketat.
Sementara itu, posisi kelima ditempati oleh Sony dengan permainan yang disiplin. Di peringkat keempat, Peter Silalahi menunjukkan performa impresif terutama pada laga-laga krusial.
Untuk posisi tiga besar, Ahmad Hariadi berhasil mengamankan peringkat ketiga setelah melewati pertandingan yang menegangkan. Ia mampu menjaga ritme permainan hingga akhir.
Di posisi kedua, Yance tampil sebagai salah satu pesaing terkuat dengan raihan poin tinggi. Konsistensinya membuat ia mampu bertahan di papan atas hingga turnamen berakhir.
Adapun gelar juara pertama kembali diraih oleh M. Adha yang mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan Piala Wali Kota Cup dengan total enam poin.
Para juara dari peringkat pertama hingga keenam menerima uang pembinaan dengan total sebesar Rp2.850.000.
Melanesiatimes.com, Kota Sorong -Turnamen catur Gajah Mada Perkasa Cup resmi dibuka dengan menghadirkan semangat kompetisi dan pembinaan atlet muda di Kota Sorong. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mengembangkan olahraga catur di Papua Barat Daya.
Ajang tersebut memperebutkan piala serta uang pembinaan dengan total sebesar Rp2.850.000. Hadiah ini diharapkan dapat memotivasi para peserta untuk tampil maksimal dalam setiap pertandingan.
Turnamen ini merupakan inisiatif dari pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong. Langkah ini diambil sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan bagi para pecatur lokal.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengasah kemampuan para peserta. Para pecatur muda diberikan ruang untuk menguji strategi, konsentrasi, dan ketahanan mental mereka.
Percasi Kota Sorong juga menargetkan munculnya bibit-bibit unggul dari turnamen ini. Para peserta yang menunjukkan potensi akan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Pembukaan turnamen berlangsung di area Pasar Sentral Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Minggu (12/4/2026). Lokasi ini dipilih karena strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Dengan digelarnya di ruang publik, masyarakat dapat menyaksikan langsung jalannya pertandingan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga catur.
Suasana pertandingan terlihat penuh antusiasme dari para peserta maupun penonton. Setiap langkah bidak yang dimainkan menjadi perhatian serius para pecatur.
Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pecatur di Kota Sorong. Interaksi yang terjalin diharapkan dapat memperkuat komunitas catur di daerah.
Melalui turnamen Gajah Mada Perkasa Cup ini, Percasi Kota Sorong berharap dapat melahirkan atlet catur yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional. Selain itu, turnamen ini juga menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat mereka.
Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Turnamen Catur Wali Kota Cup 2026 resmi berakhir dengan sukses setelah diikuti ratusan pecatur dari berbagai kategori usia. Ketua Panitia Turnamen Catur Wali Kota Cup 2026, M. Said Saifuddin, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan kerja keras seluruh panitia selama pelaksanaan kegiatan. Senin (16/02/2026).
Turnamen ini diikuti peserta dari tingkat pelajar hingga dewasa. Untuk kategori pelajar, tercatat peserta tingkat SD sebanyak 32 siswa, SMP 40 siswa, dan SMA 30 siswa. Sementara itu, peserta dari Orang Asli Papua (OAP) terdiri dari enam siswa tingkat SD, sepuluh siswa tingkat SMP, dan sepuluh siswa tingkat SMA.
Dalam turnamen tersebut, panitia menetapkan juara 1 hingga 3 untuk kategori SD, SMP, dan SMA, serta juara 1 hingga 10 untuk kategori dewasa. Penilaian dilakukan berdasarkan perolehan poin, MP, PS, SB BH:GP selama pertandingan berlangsung
Pada tingkat SD, hasil pertandingan menetapkan juara 3 Healsy Ismail Shiddiqy dengan perolehan 4 poin, juara 2 Muhammad Abdurrahman dengan 4 poin, serta juara 1 Farel Nadeak dengan 5 poin sebagai peraih juara. Sementara di tingkat SMP, para pemenang dari juara tiga hingga satu di antaranya Chadra Putra Marpaut, Gredi Renata dengan 6 poin, Alvaro Situmorang dengan 7 poin,
Tingkat SMA juara 1 diraih Kenzi Anzika dengan 5 Poin, Juara 2 Ambar Abdilah Muchtar dengan 4 poin dan Muhammad Rafi 4 poin
Untuk kategori dewasa, juara pertama diraih oleh Muhammad Aska Iskandaralam. Posisi kedua ditempati Hery Nekswan dengan perolehan 7,5 poin, disusul Adam di posisi ketiga dengan 7,5 poin. Juara keempat hingga kesepuluh masing-masing diraih oleh Ahmad Aryadi, Riki Donal, Hamrin, Supriadi, Uspestuda, Abdul Ishak, dan Sarbin dengan perolehan poin yang kompetitif.
Penyerahan Doorprize kepada peserta
Panitia juga menetapkan bahwa piala bergilir akan diberikan secara permanen kepada pemenang apabila juara pertama mampu meraih kemenangan tiga kali berturut-turut. Penyerahan hadiah turnamen ini dijadwalkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Sorong pada tanggal 28 Februari 2026.
Sekretaris Percasi Papua Barat Daya, Dadang, menegaskan bahwa nilai utama dalam turnamen ini bukan semata kemenangan. “Kemenangan itu hal biasa, tetapi yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding,” ujarnya.
Ketua Percasi Kota Sorong turut Sahbudin mengapresiasi dedikasi seluruh panitia dan menyampaikan rencana evaluasi ke depan. “Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan rapat evaluasi bersama pengurus dan panitia untuk memperbaiki pelaksanaan turnamen berikutnya,” katanya.
Ia menambahkan, tingginya minat masyarakat terhadap olahraga catur di Kota Sorong menjadi tantangan tersendiri. “Banyak penggemar catur di Kota Sorong dan ini menjadi tantangan bagi saya untuk menyelenggarakan turnamen yang lebih besar, tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat Daya pada bulan Oktober nanti,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama semua pihak menjadi kunci untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi. “Jika kita sama-sama bekerja keras, tujuan kita adalah melahirkan atlet-atlet hebat dari Provinsi Papua Barat Daya,” kata Sahbudin.
Pria yang biasa di Sapa Raja Bima ini menyampaikan terima kasih kepada para wasit yang telah bertugas selama pertandingan berlangsung. “Terima kasih kepada para wasit, khususnya Pak Otis, yang telah bekerja maksimal. Kami juga akan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi,” ucapnya.
Sahbudin mengakui bahwa pelaksanaan turnamen perdana ini masih memiliki keterbatasan. “Kami sadar pelaksanaan turnamen ini belum maksimal karena ini yang pertama, sehingga kami berharap ke depan bisa lebih baik dan lebih meriah,” katanya.
Ia juga berharap pembinaan atlet muda dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap para junior terus dibina dan diasah, karena pada tahun 2027 nanti direncanakan akan dibangun Sekolah Akademi Catur,” ujarnya.
Selain itu, Percasi Kota Sorong berencana mengajak para juara untuk berdialog di RRI. “Percasi Kota Sorong akan berdialog di RRI dan membawa juara pertama dari semua tingkatan untuk berdialog di RRI Pro 1 Kota Sorong,” jelas Sahbudin.
Dengan ditandainya skakmat secara simbolis, maka seluruh rangkaian Turnamen Catur Wali Kota Cup 2026 resmi ditutup. Usai penutupan, panitia menggelar pengundian doorprize bagi para peserta.
Doorprize tersebut disediakan oleh pengurus Percasi Kota Sorong, Jhon Hutapea, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi seluruh pecatur yang telah meramaikan Turnamen Catur Wali Kota Cup 2026.
Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Prosesi pelantikan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong sekaligus pembukaan Turnamen Catur Wali Kota Cup 2026 berlangsung khidmat dan meriah di Cafe Hangout, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan olahraga catur di Kota Sorong, sekaligus menandai dimulainya agenda kompetisi resmi Percasi Kota Sorong tahun 2026.
Pelantikan pengurus Percasi Kota Sorong dihadiri langsung oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat, didampingi istri Jemima Elisabeth Lobat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat Daya Abner Asmuruf, Asisten III Pemerintah Kota Sorong, perwakilan KONI Kota Sorong, Kapolresta Sorong Kota Darwis, serta ratusan peserta turnamen.
Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan penandatanganan berita acara yang dilakukan oleh Ketua Harian Percasi Provinsi Papua Barat Daya Sarifuddin kepada jajaran pengurus Percasi Kota Sorong yang baru.
Usai pelantikan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi Turnamen Catur Wali Kota Cup 2026 yang dibuka langsung oleh Wali Kota Sorong.
Pembukaan turnamen ditandai dengan penyematan atribut Percasi kepada perwakilan atlet serta penyerahan piala bergilir sebagai simbol dimulainya kompetisi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sorong Septinus Lobat menyampaikan apresiasi kepada Percasi Kota Sorong atas inisiatif penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Saya memberikan apresiasi kepada Percasi Kota Sorong yang langsung bergerak cepat menggelar Turnamen Wali Kota Cup 2026. Ini menunjukkan komitmen nyata dalam membina dan mengembangkan olahraga catur di daerah,” ujar Septinus Lobat.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sorong akan terus mendukung kegiatan olahraga yang berdampak positif bagi pembinaan generasi muda.
“Turnamen seperti ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga pembentukan karakter, sportivitas, dan disiplin bagi para atlet,” katanya.
Sementara itu, Ketua Percasi Kota Sorong Sahbudin menyampaikan bahwa Turnamen Catur Wali Kota Cup 2026 merupakan program pertama yang dilaksanakan setelah pelantikan pengurus.
“Turnamen ini adalah langkah awal kami setelah pelantikan. Kami ingin langsung bekerja dan menunjukkan bahwa Percasi Kota Sorong siap berkontribusi nyata,” ungkap Sahbudin.
Ia menambahkan, ke depan Percasi Kota Sorong menargetkan penyelenggaraan turnamen catur dengan skala yang lebih besar.
“Kami berencana menggelar turnamen catur tingkat regional Papua, bahkan nasional, dan Kota Sorong kami siapkan sebagai tuan rumah,” jelasnya.
Menurut Sahbudin, potensi atlet catur di Kota Sorong sangat besar dan perlu wadah pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami melihat banyak bibit atlet muda yang potensial. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara terarah dan berkesinambungan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sorong juga secara simbolis menyerahkan pelaksanaan dan pengelolaan turnamen kepada Ketua Percasi Kota Sorong untuk diperebutkan secara sportif oleh seluruh peserta.
Turnamen Catur Wali Kota Cup 2026 diikuti oleh dua kategori peserta, yakni kategori senior sebanyak 120 orang dan kategori junior sebanyak 120 orang.
Selain menggelar turnamen, Percasi Kota Sorong juga merencanakan pembukaan sekolah catur sebagai pusat pembinaan atlet.
“Tempatnya sudah ada, tinggal kita bangun dan aktifkan. Karena itu kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah agar sekolah catur ini bisa segera terwujud,” tutup Sahbudin.
Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Persiapan pelantikan Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong sekaligus Kejuaraan Catur Wali Kota Cup 2026 telah memasuki tahap akhir. Panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan siap dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan.
Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi panitia pelantikan dan turnamen Wali Kota Cup bersama Pengurus Percasi Provinsi Papua Barat Daya dan Percasi Kota Sorong. Rapat berlangsung di Hangout Kota Sorong pada Rabu (11/02/2026).
Ketua Panitia Pelantikan sekaligus Turnamen Catur Wali Kota Cup, M. Said Saifuddin, menyampaikan bahwa kesiapan panitia hingga saat ini telah mencapai 95 persen.
“Kesiapan panitia sampai hari ini sudah mencapai 95 persen. Kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Bapak Wali Kota Sorong dan kami optimistis dapat berjalan dengan baik, sukses, dan meriah,” ujar M. Said Saifuddin.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut akan diawali dengan pelantikan Pengurus Percasi Kota Sorong periode terbaru yang dirangkai dengan Kejuaraan Catur Wali Kota Cup.
“Ini merupakan kegiatan pertama kami sebagai panitia, sekaligus momentum pelantikan Ketua Percasi Kota Sorong yang baru, Bapak Raja Bima,” katanya.
Turnamen Wali Kota Cup dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai 14 hingga 16 Februari 2026. Ajang ini diharapkan menjadi wadah pembinaan dan pencarian atlet catur berbakat.
M. Said menuturkan, kejuaraan ini diharapkan mampu mencetak atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mewakili Kota Sorong di tingkat regional maupun nasional.
Peserta kejuaraan kategori dewasa berasal dari wilayah Sorong Raya, sedangkan kategori pelajar dikhususkan bagi siswa yang berasal dari Kota Sorong.
“Untuk tingkat dewasa, kami menetapkan juara satu sampai sepuluh karena jumlah peserta yang cukup banyak,” jelas M. Said.
Ia menambahkan, total hadiah yang disiapkan untuk kategori dewasa mencapai Rp20 juta. “Hadiah ini akan diberikan kepada juara satu hingga juara sepuluh,” katanya.
Sementara itu, kategori pelajar memperebutkan total hadiah sebesar Rp5 juta. “Juara satu sampai harapan tiga akan mendapatkan hadiah, sehingga total hadiah keseluruhan turnamen mencapai Rp25 juta,” tambahnya.
Ketua Wilayah Percasi Papua Barat Daya, Rasimin, mengatakan bahwa pelantikan pengurus merupakan kewajiban organisasi setelah diterbitkannya Surat Keputusan dari pengurus provinsi.
“Sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, setelah SK diterbitkan dan ada rekomendasi dari KONI Kota Sorong, maka pengurus provinsi wajib melakukan pelantikan atau pengukuhan,” ujar Rasimin.
Ia menjelaskan, dirinya berhalangan hadir untuk melantik secara langsung karena menjalankan tugas sebagai pendamping haji daerah ke Makassar.
“Pelantikan nanti akan dilakukan oleh Ketua Harian, Bapak Sarifudin, SE, sedangkan pembacaan SK akan disampaikan oleh Sekretaris, Bapak Dadan,” jelasnya.
Rasimin menyampaikan apresiasi kepada Ketua Percasi Kota Sorong beserta seluruh panitia atas kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami berharap seluruh tamu dan peserta dapat dilayani dengan baik serta menjunjung tinggi sportivitas sesuai slogan ‘Gens Una Sumus, Kita adalah Keluarga’,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan tingginya antusiasme peserta dalam kejuaraan ini. “Untuk kategori dewasa tercatat sekitar 130 peserta, sementara pelajar hampir 100 peserta. Ini capaian yang sangat luar biasa,” ungkap Rasimin.
Rasimin menambahkan, tingginya partisipasi tersebut menjadi indikator positif bagi perkembangan olahraga catur di Papua Barat Daya.
Sementara itu, Ketua Percasi Kota Sorong, Sahbudin, menegaskan bahwa seluruh kepengurusan telah siap untuk dilantik dan menjalankan roda organisasi.
“Pada intinya kami siap untuk dilantik. Kepengurusan sudah lengkap dan siap menjalankan program Percasi Kota Sorong ke depan,” pungkas Sahbudin.
Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong menggelar rangkaian kegiatan yang menggabungkan agenda organisasi dan kompetisi olahraga prestasi. Kegiatan tersebut dipusatkan di Hangout dan menjadi salah satu agenda olahraga yang menarik perhatian masyarakat.
Ketua Panitia Turnamen, Muhammad Said, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Percasi Kota Sorong kali ini dirancang dalam satu kesatuan agenda besar. Kegiatan diawali dengan pelantikan Pengurus Percasi Kota Sorong, yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Turnamen Catur Walikota Cup I.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus pembinaan prestasi atlet catur di Kota Sorong. Setelah pelantikan pengurus, kami langsung membuka Turnamen Walikota Cup I,” ujar Muhammad Said kepada Media Melanesiatimes.com yang berlokasi di Hangout Kota Sorong pada Jumat (30/01/2026).
Turnamen Catur Walikota Cup I menjadi ajang perdana yang digelar di bawah kepemimpinan Wali Kota Sorong saat ini. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan dalam kalender olahraga daerah, khususnya cabang olahraga catur.
Antusiasme peserta terhadap turnamen ini terbilang tinggi. Untuk kategori senior atau dewasa, panitia mencatat sebanyak 127 peserta telah mendaftar dari target 130 peserta. Pendaftaran untuk kategori senior pun telah resmi ditutup sejak sehari sebelumnya.
Sementara itu, kategori junior yang mencakup pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SLTA masih membuka pendaftaran. Hingga saat ini, sekitar 37 peserta junior telah terdaftar dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah dalam beberapa hari ke depan.
“Khusus kategori junior, pendaftaran masih kami buka satu sampai dua hari ke depan sambil menunggu koordinasi lanjutan dengan Dinas Pendidikan agar partisipasi pelajar bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Dari sisi teknis, panitia memastikan seluruh persiapan pertandingan telah dimatangkan. Technical meeting dijadwalkan berlangsung pada 13 Februari mendatang di Hangout kilometer 10 Kota Sorong sekaligus proses pengundian atau pairing peserta serta pembahasan aturan.
Untuk sistem pertandingan, kategori senior direncanakan menggunakan Sistem Swiss sembilan babak. Dengan sistem ini, setiap peserta diperkirakan akan menjalani sembilan kali pertandingan selama turnamen berlangsung.
“Dengan Sistem Swiss sembilan babak, kami berharap pertandingan dapat berjalan kompetitif, adil, dan mampu mengukur kemampuan peserta secara menyeluruh,” kata Muhammad Said.
Panitia juga telah menyiapkan sarana dan prasarana pertandingan, termasuk papan catur dan jam catur, dengan dukungan pihak Hangout dan Percasi. Sebagai langkah antisipasi, peserta diimbau menyiapkan aplikasi jam catur di ponsel masing-masing apabila jumlah jam catur fisik tidak mencukupi.
Melalui kegiatan ini, Percasi Kota Sorong berharap Turnamen Catur Walikota Cup I tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Kota Sorong, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet, ajang silaturahmi antarpecatur, serta sarana menjaring bibit-bibit unggul catur di Kota Sorong.
Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Panitia pelantikan pengurus sekaligus Panitia Wali Kota Cup 2026 Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong resmi dibentuk dalam rapat yang digelar di salah satu pengurus Percasi Kota Sorong pada Senin (12/01/2026).
Dalam rapat tersebut, M. Said Saifuddin ditetapkan sebagai Ketua Panitia dan Astro Simanjuntak sebagai Sekretaris Panitia.
Ketua Panitia M. Said Saifuddin menyampaikan bahwa pelantikan pengurus direncanakan akan dilaksanakan pada 10 Februari 2026. Setelah pelantikan, kegiatan akan langsung dilanjutkan dengan pembukaan turnamen Wali Kota Cup 2026 Percasi Kota Sorong.
“Pelantikan direncanakan tanggal 10 Februari, setelah itu langsung dilanjutkan dengan pembukaan Wali Kota Cup Persatuan Catur Seluruh Indonesia Kota Sorong,” ujar M. Said Saifuddin.
Turnamen Wali Kota Cup 2026 direncanakan akan berlangsung di Cafe Hangout, Kota Sorong. Panitia menargetkan jumlah peserta sebanyak 100 orang pada kategori umum, dengan ketentuan tidak dibatasi usia.
Ketua Panitia menegaskan bahwa ajang ini terbuka bagi seluruh pecinta catur, termasuk anak-anak, selama memiliki kemampuan bermain catur.
“Meskipun usia masih anak-anak, namun jika bisa bermain catur maka bisa diterima sebagai peserta,” tegasnya.
Dalam kejuaraan ini, para peserta akan memperebutkan piala tetap dan piala bergilir Wali Kota Cup. Selain itu, panitia juga menyiapkan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pengembangan prestasi atlet catur di Kota Sorong.
“Selain piala tetap dan piala bergilir, kami juga menyiapkan uang pembinaan sebagai motivasi bagi para peserta,” tutup M. Said Saifuddin.
Dalam kejuaraan ini, panitia telah menyiapkan sistem peringkat mulai dari juara I, juara II, juara III hingga harapan I, harapan II, dan harapan III.
“Peringkat yang kami siapkan mulai dari juara satu sampai harapan tiga. Selain piala tetap dan piala bergilir, juga ada uang pembinaan sebagai bentuk motivasi bagi peserta,” tutup M. Said Saifuddin.