Tag: Presiden Prabowo Subianto

  • Presiden Prabowo Subianto Usulkan Pengampunan Koruptor, Asal Kembalikan Uang Negara

    Archipelagotimes.com – Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian dengan wacana kontroversialnya. Dalam pidatonya di hadapan mahasiswa Indonesia di Kairo, Mesir, ia mengusulkan pengampunan bagi koruptor yang bersedia mengembalikan hasil korupsinya kepada negara.

    “Para koruptor, kalau kalian mengembalikan uang yang dicuri dari rakyat, mungkin kita bisa maafkan. Tapi kembalikan dulu uangnya,” ujar Prabowo tegas dalam kesempatan tersebut, Rabu (18/12) waktu setempat.

    Langkah ini, menurut Prabowo, bertujuan memberikan ruang bagi para pelaku untuk bertobat tanpa harus menjalani proses hukum yang panjang. Namun, usulan ini memicu gelombang penolakan dan kritik, baik di dalam negeri maupun internasional.

    Amnesti dan Pemulihan Aset: Strategi Baru Pemberantasan Korupsi

    Menteri Koordinator Bidang Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menjelaskan bahwa ide ini berkaitan dengan wacana pemberian amnesti kepada narapidana dari berbagai kasus, termasuk korupsi, narkoba, hingga pelanggaran UU ITE.

    “Presiden memiliki kewenangan untuk memberikan amnesti atau abolisi demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Yusril melalui siaran pers, Kamis (19/12).

    Ia menambahkan bahwa langkah ini menitikberatkan pada pemulihan aset negara yang telah dirampas, sejalan dengan United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) yang diratifikasi melalui UU No. 7 Tahun 2006.

    “Seharusnya sejak ratifikasi itu, kita menyesuaikan UU Tipikor dengan konvensi tersebut. Namun, implementasi itu baru diwacanakan sekarang,” imbuhnya.

    Langkah Koordinasi dengan DPR dan Teknis Pelaksanaan

    Dalam keterangan pers Kementerian Koordinator Bidang Hukum dan HAM, pemerintah sedang menyusun syarat dan mekanisme pemberian amnesti untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

    “Beberapa poin penting yang sedang dibahas, termasuk penghitungan kerugian negara yang harus dikembalikan, serta pengaturan teknis pemberian amnesti dan abolisi. Ini memerlukan koordinasi yang serius dengan DPR,” jelas Yusril.

    Wacana ini menambah daftar gebrakan Presiden Prabowo di awal masa pemerintahannya. Namun, apakah kebijakan ini akan diterima publik atau justru memicu perlawanan? Semua mata kini tertuju pada langkah lanjutan yang akan diambil pemerintah.

  • Prabowo Subianto: Muhammadiyah Pilar Kebangkitan Bangsa

    Melanesiatimes.com – Presiden Prabowo Subianto hadir dalam pembukaan Sidang Tanwir sekaligus merayakan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024). Acara yang berlangsung meriah ini ditandai dengan simbolis permainan alat musik tradisional Sasando oleh Prabowo, bersama sejumlah pejabat tinggi negara lainnya. Sasando, alat musik khas Pulau Rote, NTT, mencuri perhatian dengan keunikan bentuk dan suara khasnya.

    Dalam pidatonya, Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada Muhammadiyah sebagai organisasi yang berkontribusi besar dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Ia menyebut tokoh-tokoh nasional yang pernah menjadi bagian dari Muhammadiyah, seperti Presiden pertama Soekarno, Presiden kedua Soeharto, hingga Panglima Besar Jenderal Soedirman.

    “Muhammadiyah bukan hanya organisasi kemasyarakatan dan dakwah, tetapi juga tonggak pendidikan dan kesehatan di Indonesia,” ujar Prabowo di hadapan ribuan peserta yang memadati lokasi acara.

    Prabowo menekankan, kontribusi Muhammadiyah dalam membangun bangsa sangat signifikan, terutama melalui pendidikan yang melahirkan kader-kader berkualitas yang kini tersebar di berbagai sektor, termasuk pemerintahan. Ia menyebutkan beberapa tokoh Muhammadiyah yang saat ini menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya.

    Peran Strategis Muhammadiyah dalam Kebangkitan Bangsa
    Menurut Prabowo, sektor pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama kebangkitan bangsa. Muhammadiyah, katanya, telah memberikan kontribusi nyata dengan menanamkan semangat cinta Tanah Air, patriotisme, dan nilai-nilai kepemimpinan yang kuat.

    “Muhammadiyah tidak hanya berdakwah, tetapi juga menjadi motor penggerak untuk mencetak pemimpin-pemimpin hebat bagi bangsa ini. Saya berterima kasih kepada seluruh tokoh Muhammadiyah yang terus berjuang bersama demi rakyat dan negara,” tambahnya.

    Prabowo menutup sambutannya dengan pesan penuh semangat kepada warga Muhammadiyah agar terus melanjutkan kontribusi positif bagi Indonesia. “Berbaktilah kepada bangsa, rakyat, dan umat. Lanjutkan apa yang sudah dirintis dan teruslah menjadi pelopor kebaikan,” pungkasnya.

    Acara ini menjadi momen penting dalam perjalanan Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, sekaligus mempertegas perannya dalam membangun bangsa dari generasi ke generasi.

  • Presiden Prabowo: Inovasi Pengendalian Inflasi Indonesia Jadi Sorotan Dunia

    Melanesiatimes.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi besar terhadap inovasi mekanisme pengendalian inflasi yang dinilai mampu memperkuat tata kelola ekonomi nasional. Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2024 yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (9/12/2024), Presiden menegaskan pentingnya melanjutkan langkah strategis tersebut.

    “Saya minta mekanisme ini dilanjutkan. Mendagri, teruskan ini. Saya juga berterima kasih kepada seluruh pihak, baik lintas kementerian maupun pemerintah daerah. Suatu saat, mekanisme ini bisa menjadi studi kasus yang akan dipelajari banyak negara,” ujar Presiden.

    Swasembada Pangan, Kunci Stabilitas Ekonomi

    Presiden Prabowo menegaskan bahwa swasembada pangan menjadi fondasi utama pengendalian inflasi di masa depan. Ia mengajak pemerintah daerah untuk mewujudkan swasembada pangan hingga tingkat kabupaten dan kecamatan, memanfaatkan kearifan lokal sebagai strategi besar bangsa.

    “Kuncinya adalah swasembada. Setiap desa harus memiliki lumbung pangan. Inilah strategi besar kita dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” katanya.

    Pujian untuk Daerah dan Capaian Nasional

    Dalam pidatonya, Presiden memuji inisiatif beberapa daerah, seperti Provinsi Sumatra Selatan, yang sudah memulai gerakan tanam serentak. Langkah ini, menurutnya, menjadi contoh nyata kontribusi daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

    Presiden juga mengapresiasi capaian inflasi nasional yang berhasil ditekan hingga di bawah 3 persen meskipun situasi global masih diliputi ketidakpastian.

    “Dengan inflasi di bawah 3 persen, kita patut bersyukur. Ini adalah capaian besar di tengah tantangan global yang kompleks,” ungkap Presiden.

    Mengingatkan Pentingnya Persatuan di Tengah Tantangan Global

    Selain membahas pengendalian inflasi, Presiden mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan bangsa. Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang besar, kaya, dan kuat, sehingga kerap menjadi target upaya perpecahan.

    “Swasembada pangan, energi, dan inovasi seperti ini adalah kunci menjaga stabilitas nasional. Jangan mudah terpancing provokasi yang bisa merusak persatuan kita,” tegasnya.

    Optimisme di Tengah Tantangan

    Presiden Prabowo menutup pidatonya dengan penuh optimisme, mengajak seluruh pihak untuk melanjutkan inovasi dan tanggung jawab dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

    “Teruskan apa yang sudah baik. Kita buktikan bahwa dengan pendekatan tanggap dan penuh tanggung jawab, Indonesia mampu menghadapi segala tantangan,” tutup Presiden.

    Dengan strategi besar yang berfokus pada swasembada pangan dan inovasi pengendalian inflasi, Presiden Prabowo optimis Indonesia akan menjadi contoh keberhasilan di kancah internasional.

  • Gibran Rakabuming Tinjau Pasar Rakyat BSM, Dorong Konsep Tradisional Modern untuk Ekonomi Kerakyatan

    Melanesiatimes.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Pasar Rakyat Butta Salewangang Maros (BSM), Kamis (14/11/2024). Didampingi Pj Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakrulloh, Plt Bupati Maros Suhartina Bohari, dan Kepala Pasar Rakyat BSM Abd. Rasak, Gibran mengeksplorasi inovasi pasar yang memadukan nuansa tradisional dan modern.

    Pasar Rakyat BSM, yang dikenal dengan konsep tradisional modern, menawarkan pengalaman unik. Dengan desain yang tertata rapi, fasilitas pasar ini mengintegrasikan sistem manajemen modern tanpa menghilangkan keaslian suasana pasar tradisional. Salah satu terobosan yang menjadi sorotan adalah pengenalan sistem pembayaran non-tunai untuk mempermudah transaksi.

    “Konsep tradisional modern ini adalah contoh manajemen yang baik. Produk petani lokal dan UMKM bisa langsung tersalurkan ke konsumen. Ini tentu berdampak positif bagi perekonomian daerah,” ujar Gibran.

    Kunjungan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penerapan ekonomi berbasis kerakyatan melalui penguatan pasar tradisional. Gibran menilai pasar tradisional adalah jembatan vital yang menghubungkan petani, produsen, dan konsumen, khususnya dalam mendukung ekonomi lokal.

    Dewi Mutia, salah satu pedagang kebutuhan pokok di pasar ini, mengapresiasi konsep modern yang diterapkan. “Di sini sudah lebih tertata, barangnya lengkap, dan pembeli jadi lebih nyaman,” katanya.

    Pasar Rakyat BSM mulai dibangun pada 2015 dan resmi beroperasi pada 2017. Dengan 80 unit ruko, 701 kios, dan 560 lapak, pasar ini menyediakan beragam kebutuhan, mulai dari bahan pangan hingga pakaian.

    Gibran berharap model seperti ini bisa diperluas ke daerah-daerah lain di luar Pulau Jawa. “Konsep pasar tradisional modern ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang, petani, sekaligus memberikan pengalaman belanja yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya.

    Pasar Rakyat BSM tak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga simbol transformasi pasar tradisional Indonesia menuju era baru yang lebih adaptif dan inklusif.

  • Presiden Prabowo Ajak Brasil Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dalam Indonesia-Brazil Business Forum

    Melanesiatimes.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Indonesia-Brazil Business Forum yang diselenggarakan di Copacabana Palace, Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu, 17 November 2024. Forum ini mempertemukan pelaku bisnis dari kedua negara untuk menjajaki potensi kerja sama dalam sektor ekonomi strategis, seperti energi, industri, dan kemaritiman.

    Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan sejumlah kesamaan yang dimiliki Indonesia dan Brasil, termasuk sumber daya alam yang melimpah serta tujuan pembangunan yang sejalan. “Indonesia dan Brasil adalah negara besar dengan populasi yang besar pula. Kita diberkahi dengan sumber daya alam yang melimpah. Brasil telah maju dalam industri, sementara Indonesia terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan melalui industrialisasi. Saya yakin, sinergi yang saling menguntungkan dapat terwujud antara kedua negara,” ungkap Presiden.

    Presiden Prabowo juga menegaskan dukungannya terhadap peran Brasil di BRICS, organisasi ekonomi yang semakin memainkan peran penting di dunia. Ia menyampaikan komitmen Indonesia untuk bergabung dengan BRICS, sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi nasional.

    “Saya sudah mengutus Menteri Luar Negeri untuk menghadiri KTT BRICS di Kazan, hanya sehari setelah kabinet saya dilantik. Indonesia ingin bergabung bersama Brasil dan negara-negara BRICS lainnya,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyoroti ketahanan pangan sebagai prioritas utama dalam pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya meniru keberhasilan Brasil dalam program pemberian makanan gratis untuk anak-anak. “Kami ingin belajar dari program sukses Brasil, dan telah meminta tim saya untuk mengatur kolaborasi lebih lanjut dengan Duta Besar Brasil di Indonesia,” katanya.

    Di sektor energi, Presiden Prabowo menyebutkan peluang besar untuk kerja sama dalam pengembangan biofuel dan energi terbarukan. Indonesia berencana meningkatkan penggunaan biodiesel hingga 50 persen pada 2025, dengan memanfaatkan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku utama.

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengungkapkan potensi Indonesia dalam sektor kemaritiman, yang memiliki cadangan perikanan terbesar kedua atau ketiga di dunia. Meski begitu, Indonesia menghadapi kekurangan 40.000 kapal penangkap ikan berkapasitas 150-300 GT. Presiden mengundang pelaku usaha Brasil untuk berinvestasi di sektor ini, serta mendukung program hilirisasi sumber daya alam Indonesia.

    Di akhir pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk menciptakan iklim bisnis yang terbuka dan ramah bagi investasi asing. “Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif,” tutup Presiden.

  • Presiden Prabowo Subianto Hadiri KTT G20 di Rio de Janeiro

    Melanesiatimes.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Museum of Modern Art (MAM), Rio de Janeiro, Brasil, pada Senin pagi, 18 November 2024, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Kedatangan Presiden Prabowo yang tiba sekitar pukul 09.25 waktu setempat, tampak mengenakan setelan jas biru dengan paduan peci hitam yang elegan.

    Setibanya di lobi VVIP, Presiden Prabowo disambut dengan hormat dan melewati barisan pasukan kehormatan Brasil. Momen penuh kehormatan ini dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, yang menyapa dengan senyum lebar dan jabat tangan erat sebagai simbol kekuatan diplomasi di antara kedua pemimpin.

    Momen formal ini juga diabadikan dalam sesi foto bersama, di mana kedua kepala negara sempat berbincang ringan. Setelah sesi foto, Presiden Prabowo menuju ruang tunggu untuk bergabung dengan para pemimpin negara G20 serta pemimpin organisasi internasional lainnya, yang kemudian memimpin mereka ke ruang pertemuan.

    Dengan tema besar ‘Building a Just World and a Sustainable Planet’, KTT ini mengagendakan sejumlah sesi dialog penting. Salah satunya adalah sesi ‘Fight against Hunger and Poverty’ yang membahas upaya bersama untuk mengatasi kelaparan dan kemiskinan, serta sesi ‘Reform of The Institutions of Global Governance’ yang membahas pembaruan lembaga-lembaga global.

    Selain itu, di sela-sela rangkaian acara, Presiden Prabowo juga akan melaksanakan serangkaian pertemuan bilateral dengan pemimpin negara sahabat. Pertemuan ini diharapkan menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral, terutama dalam bidang teknologi dan perdagangan internasional.

    Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ini adalah sejumlah pejabat kunci, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

  • Presiden Prabowo Subianto Pantau Langsung Penanganan Bencana Erupsi Gunung Lewotobi dari AS

    Melanesiatimes.com – Dalam lawatannya ke Amerika Serikat, Presiden Prabowo Subianto tetap memberikan perhatian penuh terhadap situasi bencana di Indonesia. Pada Selasa, 12 November 2024, sekitar pukul 10.00 waktu setempat (atau 22.00 WIB), Presiden mengadakan rapat terbatas melalui video conference dengan jajaran Kabinet Merah Putih untuk memantau perkembangan penanganan erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Presiden Prabowo memulai pertemuan dengan mengarahkan para menteri dan pejabat terkait untuk memberikan laporan terkini tentang upaya tanggap darurat di daerah terdampak. “Saya ingin mendapatkan update terkait situasi di Gunung Lewotobi Laki Laki, Flores Timur, NTT. Mohon berikan perkembangan terbaru,” ujar Presiden Prabowo dalam pengantarnya.

    Menko PMK Pratikno, dalam laporannya, menjelaskan bahwa sejak erupsi pertama pada 3 November dini hari, tim gabungan yang terdiri dari BNPB, Kementerian Sosial, TNI, Polri, dan pemerintah daerah sudah bergerak cepat dalam menyelamatkan serta mengevakuasi warga. Lebih dari 13 ribu warga telah berhasil diungsikan ke lokasi aman demi menghindari dampak dari aktivitas vulkanik yang intens.

    “Pagi ini kami mengadakan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bapak Wapres, dan tim dari BNPB, Kemensos, TNI, Polri, serta Pemda telah aktif dalam upaya penyelamatan dan evakuasi sejak awal erupsi,” kata Pratikno.

    Rapat ini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam memastikan penanganan bencana berjalan efektif, meskipun ia berada jauh dari tanah air. Presiden juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menghadapi situasi darurat dengan cepat dan efisien, guna melindungi keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.

  • Prabowo Diduga Beri Dukungan untuk Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilkada Jateng, Menko Polkam: Sah-sah Saja

    Melanesiatimes.com – Dugaan bahwa Presiden Prabowo Subianto mendukung pasangan calon Ahmad Luthfi dan Taj Yasin dalam Pilkada Jawa Tengah 2024 mencuat setelah video Prabowo mengajak warga memberikan dukungan pada pasangan nomor urut 2 ini tersebar luas.

    Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengungkapkan bahwa tidak ada masalah jika pasangan calon Pilkada meminta dukungan dari Presiden.

    “Semua calon tentu boleh saja minta dukungan, itu bagian dari demokrasi kita. Sebagai Presiden, Prabowo pasti menerima siapa pun tamu yang datang,” ujar Budi Gunawan saat ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (10/11/2024).

    Menanggapi pertanyaan media mengenai keterlibatan Prabowo, Budi Gunawan menjelaskan bahwa Kepala Negara bersikap terbuka terhadap kedatangan setiap pasangan calon yang berkompetisi dalam Pilkada, termasuk Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.

    Budi Gunawan, yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), menambahkan bahwa prinsip keterbukaan Presiden ini berlaku tidak hanya bagi pasangan Luthfi-Yasin. “Mungkin jika calon lain datang, beliau juga pasti terima dengan baik,” katanya.

    Dengan dukungan yang terbuka dan hangat dari Prabowo, pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin mendapatkan dorongan dalam menggalang suara di Jawa Tengah, meskipun Menko Polkam menegaskan bahwa ini adalah bagian dari hubungan politik yang wajar dan tidak menyalahi aturan.

  • Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok

    Melanesiatimes.com – Beijing, 9 November 2024 – Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, di Great Hall of the People, Beijing. Kunjungan kenegaraan perdana ini menjadi momen strategis dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan Tiongkok di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.

    Sambutan Hangat dan Persahabatan Erat

    Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah Tiongkok, menekankan bahwa hubungan kedua negara didasarkan pada persahabatan mendalam dan rasa hormat yang tinggi. “Ini bukan hanya soal diplomasi, namun juga persahabatan yang tulus antara kedua bangsa,” ungkapnya.

    Presiden Prabowo menambahkan bahwa Indonesia memandang Tiongkok sebagai mitra strategis yang penting, tidak hanya untuk masa kini, tetapi juga untuk masa depan. Pernyataan ini menegaskan pentingnya kemitraan dalam mendukung stabilitas dan kemajuan di kawasan Asia.

    Investasi Besar-Besaran dan Peluang Ekonomi

    Salah satu sorotan utama pertemuan tersebut adalah komitmen investasi Tiongkok di Indonesia, dengan nilai kontrak mencapai lebih dari USD 10 miliar. Kesepakatan ini mencakup sejumlah proyek bisnis yang bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara korporasi kedua negara. “Ini adalah langkah maju dalam integrasi perusahaan Indonesia dan Tiongkok, yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan keterlibatan masyarakat kedua negara,” kata Presiden Prabowo.

    Pembelajaran dari Pengalaman Tiongkok dalam Pengentasan Kemiskinan

    Selain ekonomi, Presiden Prabowo menyampaikan minat Indonesia untuk mempelajari strategi Tiongkok dalam memberantas kemiskinan. Ia menekankan bahwa pengalaman Tiongkok dapat menjadi inspirasi bagi Indonesia dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk memberantas kemiskinan di Indonesia dan ingin belajar dari kesuksesan Tiongkok di bidang ini,” ujarnya.

    Kemitraan Pendidikan untuk Generasi Muda

    Di sektor pendidikan, Presiden Prabowo menyatakan rencana untuk mengirim lebih banyak pelajar Indonesia ke institusi pendidikan tinggi di Tiongkok. Program ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan global, yang dapat membantu mereka menghadapi tantangan masa depan. “Kerja sama dalam pendidikan ini akan membuka peluang bagi pemuda Indonesia untuk berinovasi dan berkontribusi pada dunia,” jelasnya.

    Tonggak Baru dalam Hubungan Indonesia-Tiongkok

    Pertemuan bilateral ini menandai langkah signifikan dalam hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok yang akan mencapai 75 tahun pada 2025. Dengan situasi global yang penuh tantangan, pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat kedua negara untuk terus mempererat kerja sama dan menciptakan masa depan yang lebih sejahtera dan stabil di kawasan.

    Sebagai dua kekuatan besar di Asia, Indonesia dan Tiongkok diharapkan mampu menghadirkan kemitraan yang tidak hanya menguntungkan kedua negara, tetapi juga memberi dampak positif bagi stabilitas regional dan global.