Tag: PT. Bangun Malamoi Indah

  • PT.Bangun Malamoi Indah Resmi Bayarkan Kompensasi Petugas Kebersihan Sekaligus Tanda Tangan Kontrak Kerja

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Direktur PT Bangun Malamoi Indah, PT Bangun Malamoi Indah, Jhon H. Malibela, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyalurkan kompensasi kepada seluruh petugas kebersihan sekaligus penandatanganan surat kontrak kerja sebagai bentuk kepastian hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan.

    Penyampaian ini disampaikan via WhatsApp kepada Mendia Melanesiatimes.com pada Senin (16/02/2026).

    Ia menjelaskan bahwa kompensasi yang dibayarkan merupakan hak petugas kebersihan untuk tahun 2025. Dalam kompensasi tersebut, kata dia, sudah termasuk kepesertaan BPJS sebagai bagian dari perlindungan jaminan sosial tenaga kerja. “Kompensasi yang kami berikan adalah kompensasi tahun 2025 dan di dalamnya sudah termasuk BPJS,” ujar Jhon H. Malibela.

    Selain kompensasi, pihak perusahaan juga menegaskan sejumlah ketentuan yang tertuang dalam kontrak kerja. Dalam kontrak tersebut, petugas kebersihan dilarang mengonsumsi minuman keras saat bekerja serta dilarang melakukan tindakan kekerasan, ancaman, atau perbuatan lain yang dapat merugikan perusahaan.

    “Apabila petugas kebersihan melakukan pelanggaran, bersikap lalai, atau tidak patuh terhadap aturan perusahaan, maka PT Bangun Malamoi Indah memiliki hak untuk melakukan evaluasi hingga pada tingkat pemutusan hubungan kerja,” tegasnya.

    Terkait pemenuhan hak-hak karyawan, Jhon menegaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan. Ia menyebutkan bahwa pembayaran kompensasi akan dilakukan secara berkala setiap enam bulan sesuai dengan kesepakatan yang berlaku. “Hak karyawan seperti kompensasi merupakan tanggung jawab perusahaan dan akan dibayarkan per enam bulan,” katanya.

    Lebih lanjut, Jhon menyinggung persoalan demonstrasi yang sempat dilakukan petugas kebersihan terkait tuntutan kompensasi. Ia menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah dibahas secara terbuka hingga ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRK Sorong.

    “Dari demonstrasi hingga pembahasan RDP di DPRK Sorong, semua persoalan tersebut sudah kami selesaikan,” ungkapnya.

    Dengan selesainya permasalahan tersebut, pihak perusahaan berharap seluruh petugas kebersihan dapat kembali fokus menjalankan tugas dan kewajiban sesuai dengan aturan yang berlaku.

    “Kami meminta agar petugas kebersihan juga melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan aturan main PT Bangun Malamoi Indah,” tutup Jhon H. Malibela.

  • PT Bangun Malamoi Indah Pastikan Kompensasi Petugas Kebersihan Segera Dibayarkan

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan petugas kebersihan pada pekan lalu, Direktur PT Bangun Malamoi Indah, Jhon H. Malibela, menyatakan bahwa persoalan tersebut akan segera diselesaikan dalam waktu dekat. Tanggapan ini disampaikan di salah satu Cafe di Sorong pada Sabtu (14/02/2026).

    Aksi unjuk rasa itu disebut muncul akibat adanya kesalahpahaman terkait hak pekerja yang belum sepenuhnya diterima, khususnya menyangkut kompensasi.

    Jhon menegaskan bahwa permasalahan tersebut bukan disebabkan oleh keterlambatan pembayaran gaji para petugas kebersihan.

    “Ini bukan masalah gaji, karena gaji petugas kebersihan selama delapan bulan sudah kami bayarkan,” ujar Jhon.

    Ia menjelaskan bahwa yang masih tersisa hingga saat ini adalah pembayaran kompensasi yang belum terealisasi sepenuhnya.

    “Yang belum dibayarkan itu adalah kompensasi, bukan gaji,” katanya menegaskan.

    Menurut Jhon, keterlambatan pembayaran kompensasi dipengaruhi oleh adanya masa transisi yang terjadi sepanjang tahun 2025.

    “Kenapa sampai belum dibayar, karena di tahun 2025 terjadi transisi, sehingga hak kompensasi petugas kebersihan belum bisa disalurkan,” jelasnya.

    Meski demikian, ia mengakui bahwa kompensasi merupakan hak para pekerja yang wajib dipenuhi oleh perusahaan sebagai pihak ketiga.

    “Kompensasi adalah hak pekerja dan itu menjadi kewajiban kami untuk menyelesaikannya,” tegas Jhon.

    Ia memastikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menuntaskan pembayaran tersebut dalam waktu dekat.

    “Kami akan memberikan hak pekerja dalam waktu dekat, kalau bukan hari Senin berarti hari Rabu,” katanya.

    Lebih lanjut, Jhon menyampaikan bahwa setelah pembayaran kompensasi rampung, pihaknya akan segera melakukan kontrak kerja.

    Menurutnya, kontrak tersebut penting agar ke depan seluruh hak dan kewajiban berada dalam tanggung jawab perusahaan.

    “Setelah kontrak dilakukan, semua persoalan ke depan akan mengikuti aturan main perusahaan,” pungkasnya.

  • PT. BMI Sorong Bergerak: Dari Angkut Sampah hingga Bersihkan Selokan

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong — PT. Bangun Malamoi Indah (BMI) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan Kota Sorong. Melalui kerja nyata tim kebersihan, perusahaan ini aktif menata lingkungan dengan menyisir selokan dan got yang ada di berbagai titik kota. Rabu ((10/09/2025).

    Wajah Kota Sorong kini mulai terlihat lebih bersih berkat kerja keras tim BMI di bawah pimpinan Jhon Haji Malibela. Upaya tersebut bukan sekadar mengangkut sampah, melainkan juga membersihkan selokan yang tersumbat dan got yang dipenuhi rumput serta lumpur.

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa BMI tidak hanya fokus pada sektor usaha, tetapi juga peduli terhadap lingkungan hidup dan kenyamanan masyarakat. Program kebersihan tersebut dilaksanakan secara rutin untuk memastikan lingkungan tetap terjaga.

    Dengan dukungan peralatan yang memadai dan tenaga kerja yang terlatih, BMI mampu menjangkau berbagai wilayah yang sebelumnya sulit ditangani. Hal ini menjadikan kinerja perusahaan semakin diapresiasi oleh masyarakat Sorong.

    Menurut Jhon Haji Malibela, menjaga kebersihan kota adalah bagian dari tanggung jawab moral dan sosial perusahaan. Ia menegaskan bahwa lingkungan yang bersih akan membawa dampak positif bagi kesehatan dan kualitas hidup warga.

    “Kami ingin menghadirkan suasana kota yang sehat dan nyaman. Lingkungan yang bersih adalah cermin peradaban, dan ini yang ingin kami wujudkan bersama masyarakat Sorong,” ujar Jhon.

    Masyarakat pun menyambut baik langkah yang dilakukan BMI. Sejumlah warga menilai kondisi lingkungan kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya, terutama di kawasan yang sering menjadi langganan tumpukan sampah dan rumput liar salah satunya ialah selokan depan kantor Badan Keuangan Kota Sorong.

    Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

    Dengan semangat gotong royong, BMI berharap kerja keras ini dapat terus berkelanjutan sehingga Kota Sorong semakin indah, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Komitmen tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi semua pihak untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan bersama.