Tag: Sorong

  • Green Policing, Polresta Sorong Kota Turun Langsung Bersihkan Kawasan Pasar Bersama

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus diwujudkan Polresta Sorong Kota melalui aksi nyata. Kali ini, jajaran kepolisian menggelar kerja bakti atau kurvei di kawasan Pasar Bersama, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Malabutor, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Jumat (6/11/2026) pagi.

    Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIT tersebut dipimpin Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., M.H., didampingi Kabag Ops Kompol H. Andi Muhammad Nurul Yaqin, S.I.K., M.H. Aksi bersih-bersih ini turut melibatkan para Pejabat Utama (PJU) serta personel Polresta Sorong Kota.

    Tidak hanya melibatkan unsur kepolisian, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pihak Kantor Distrik Sorong Manoi dan Kelurahan Malabutor. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara Polri dan pemerintah setempat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

    Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian bersama aparat pemerintah setempat menyasar sejumlah titik di sekitar Pasar Bersama, terutama area yang menjadi pusat aktivitas pedagang dan masyarakat.

    Sampah yang berserakan dibersihkan, sementara lingkungan sekitar pasar dirapikan agar kawasan tersebut terlihat lebih tertata dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang setiap hari beraktivitas di lokasi itu.

    Lurah Malabutor, Rukiya Tangke, menyambut positif keterlibatan jajaran Polresta Sorong Kota dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Ia menilai kehadiran aparat kepolisian yang turun langsung ke tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus membangun kebersamaan lintas instansi.

    Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai lebih karena tidak hanya menghasilkan lingkungan yang bersih, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan fasilitas umum.

    Ia juga berharap keterlibatan Polri dapat menjadi motivasi bagi para pedagang dan warga sekitar agar lebih disiplin dalam mengelola sampah serta membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

    Melalui Program Green Policing, Polresta Sorong Kota berupaya memperluas peran kepolisian dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Program tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan penghijauan, tetapi juga aksi menjaga kebersihan kawasan publik dan mendorong terbentuknya budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

    Pendekatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa tugas kepolisian tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polri juga memiliki peran sosial dalam mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.

    Semangat tersebut tercermin melalui konsep “Polisi Bersama Masyarakat”, yang mengedepankan kebersamaan, kepedulian, dan kerja nyata dalam menjawab kebutuhan lingkungan sekitar.

    Polresta Sorong Kota pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pedagang dan warga di kawasan Pasar Bersama, untuk menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya ketika kegiatan kerja bakti berlangsung.

    Dengan kolaborasi dan kesadaran kolektif, diharapkan kawasan Pasar Bersama semakin bersih, sehat, dan tertata, sekaligus mendukung terwujudnya Kota Sorong yang nyaman, asri, dan berkelanjutan.

  • Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Jemima Lobat Resmikan Ruang Pemeriksaan Ibu Hamil di Klawasi

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong terus memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan anak. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui peresmian ruangan pemeriksaan ibu hamil pada Posyandu se-Kelurahan Klawasi, Kamis (5/11/2026).

    Peresmian tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, S.K.M., M.AP., yang hadir mewakili Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., M.PA. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan pemeriksaan kehamilan yang lebih nyaman, aman, dan berkualitas.

    Dalam sambutan Wali Kota Sorong yang dibacakannya, Jemima menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.

    “Atas nama Pemerintah Kota Sorong, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan ini,” ungkapnya.

    Menurutnya, keberadaan ruangan pemeriksaan ibu hamil merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan sejak masa kehamilan.

    Ia menegaskan, kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Karena itu, ibu hamil membutuhkan perhatian, pendampingan, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin guna memastikan kondisi ibu dan janin tetap sehat.

    “Keberadaan ruangan pemeriksaan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tenaga kesehatan dan kader Posyandu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, pemantauan tumbuh kembang janin, pemberian edukasi gizi, serta deteksi dini terhadap berbagai risiko kehamilan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, fasilitas tersebut juga diharapkan berperan dalam mendukung upaya pencegahan stunting sejak dalam kandungan melalui pemeriksaan rutin dan pemberian edukasi kesehatan kepada calon ibu.

    Jemima menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Sorong, yakni mewujudkan Kota Sorong yang maju, bersih, hijau, aman, dan sejahtera.

    Melalui misi peningkatan kualitas pelayanan dasar, terutama di bidang kesehatan, pemerintah berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau, berkualitas, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

    “Kita ingin memastikan bahwa setiap ibu hamil, baik yang berada di pusat kota maupun di wilayah kelurahan, memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” demikian pesan Wali Kota dalam sambutan yang dibacakan Jemima.

    Ia juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Kota Sorong yang sehat, produktif, dan sejahtera.

    Pada kesempatan tersebut, pemerintah turut mengajak seluruh tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kelurahan, serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah diresmikan agar dapat memberikan pelayanan secara berkelanjutan.Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Jemima Lobat Resmikan Ruang Pemeriksaan Ibu Hamil di Klawasi

    “Jangan sampai ruangan yang telah diresmikan hari ini hanya menjadi bangunan tanpa aktivitas pelayanan yang berkelanjutan,” tegasnya.

    Menurutnya, keberhasilan pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya diukur dari tersedianya bangunan, tetapi juga dari sejauh mana fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat.

    Ia mengingatkan bahwa perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi Kota Sorong.

    Mengakhiri sambutannya, Jemima secara resmi meresmikan ruangan pemeriksaan ibu hamil pada Posyandu se-Kelurahan Klawasi dengan harapan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

    Peresmian ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sorong dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dasar serta memastikan ibu dan anak memperoleh perhatian dan pelayanan yang layak sejak awal kehidupan.

  • Baku Pica Season II Resmi Dibuka, Pemkot Sorong Dorong Lahirnya Petinju Muda Berprestasi

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Event Baku Pica Season II yang digelar Salawaku Boxing Sorong. Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, minat, serta potensi di bidang olahraga, khususnya cabang olahraga tinju.

    Apresiasi tersebut disampaikan melalui sambutan Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., M.PA., yang dibacakan Asisten III Setda Kota Sorong, Musa Fonataba, S.P., saat menghadiri pembukaan Event Baku Pica Season II by Salawaku Boxing di Caffe Drei Kinder, Kilometer 10, Kota Sorong, Selasa (3/11/2026).

    Dalam sambutan tersebut, Wali Kota menyampaikan penghargaan kepada Salawaku Boxing Sorong beserta seluruh panitia penyelenggara yang telah menginisiasi kegiatan olahraga tersebut sebagai ruang pembinaan dan pengembangan kemampuan generasi muda.

    Menurutnya, Baku Pica Season II tidak sekadar menjadi ajang pertandingan untuk memperebutkan kemenangan, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membentuk karakter, mental, kedisiplinan, keberanian, dan semangat sportivitas para atlet.

    “Olahraga tinju mengajarkan kita tentang kerja keras, ketekunan, pengendalian diri, dan kemampuan untuk bangkit menghadapi setiap tantangan. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam membentuk generasi muda Kota Sorong yang tangguh, berprestasi, dan berdaya saing,” demikian pesan Wali Kota dalam sambutan yang dibacakan Musa Fonataba.

    Ia juga berpesan kepada seluruh atlet yang akan bertanding agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

    Para peserta diharapkan bertanding dengan penuh semangat, menghormati lawan, serta mematuhi seluruh ketentuan pertandingan. Sebab, menurut Wali Kota, kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam olahraga, melainkan bagaimana setiap atlet mampu menunjukkan kedisiplinan, menghargai sesama, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

    Lebih lanjut, Pemerintah Kota Sorong menegaskan dukungannya terhadap berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda. Hal ini mengingat generasi muda merupakan aset sekaligus masa depan daerah yang perlu mendapatkan perhatian melalui pembinaan secara berkelanjutan.

    Wali Kota juga mengingatkan pentingnya mengarahkan potensi anak muda melalui aktivitas produktif agar tidak mudah terjerumus dalam berbagai pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, maupun tindakan kekerasan.

    “Kita menyadari bahwa generasi muda merupakan aset dan masa depan daerah. Oleh karena itu, potensi mereka harus terus dibina dan diarahkan melalui kegiatan yang produktif,” tegasnya dalam sambutan tersebut.Baku Pica Season II Resmi Dibuka, Pemkot Sorong Dorong Lahirnya Petinju Muda Berprestasi

    Melalui penyelenggaraan Baku Pica Season II, Wali Kota berharap akan muncul atlet-atlet tinju berbakat dari Kota Sorong yang mampu mengukir prestasi, bukan hanya di tingkat daerah dan provinsi, tetapi juga nasional hingga internasional.

    Harapan tersebut turut ditujukan kepada Salawaku Boxing agar terus konsisten melakukan pembinaan, memberikan kesempatan kepada talenta-talenta muda, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk memajukan olahraga di Kota Sorong.

    Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta meningkatkan kemajuan dunia olahraga di Kota Sorong.

    Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa, Event Baku Pica Season II by Salawaku Boxing secara resmi dinyatakan dibuka. Pemerintah Kota Sorong berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi muda Kota Sorong yang sehat, disiplin, berkarakter, serta memiliki kemampuan untuk bersaing melalui prestasi olahraga.

  • Polresta Sorong Kota Edukasi Pelajar SMA Agustinus, Wakapolresta Ingatkan Bahaya Narkoba dan Radikalisme

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba, pergaulan negatif hingga paham radikalisme terus dilakukan Polresta Sorong Kota. Melalui program Quick Wins Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat, jajaran kepolisian menyambangi SMA Agustinus Kota Sorong untuk memberikan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Senin (2/11/2026).

    Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.15 WIT tersebut dipimpin Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., M.H., mewakili Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan, S.I.K., M.H. Turut hadir kepala sekolah, para guru serta siswa-siswi SMA Agustinus Kota Sorong.

    Dalam kegiatan Polisi Peduli Pendidikan itu, Wakapolresta memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, mulai dari pengenalan jenis dan golongan narkotika, dampak terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga berbagai langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.

    Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Ketergantungan, kerusakan fungsi otak, gangguan kesehatan hingga hilangnya kesempatan meraih cita-cita menjadi sejumlah dampak yang harus dipahami oleh para pelajar.

    Karena itu, para siswa diminta tidak sekali-kali mencoba narkoba, baik karena rasa penasaran maupun pengaruh lingkungan pergaulan. Menurutnya, kemampuan menolak ajakan negatif merupakan salah satu bentuk perlindungan diri yang harus dimiliki setiap pelajar.

    “Adik-adik sekalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan pernah merusak masa depan hanya karena ingin mencoba sesuatu yang dapat membahayakan diri sendiri. Katakan tidak pada narkoba, fokuslah belajar, raih cita-cita, dan jadilah kebanggaan orang tua, keluarga serta masyarakat,” pesan AKBP Gleen Rooi Molle.

    Selain memberikan pemahaman tentang narkoba, Wakapolresta juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat. Para siswa didorong untuk lebih selektif memilih teman, aktif mengikuti kegiatan positif, meningkatkan prestasi akademik serta menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua dan guru ketika menghadapi persoalan.

    Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah turut menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian, salah satunya kebiasaan sebagian siswa bermain biliar maupun gim di luar lingkungan sekolah ketika kegiatan belajar mengajar masih berlangsung.

    Menanggapi hal itu, Wakapolresta mendorong penguatan koordinasi antara kepolisian, Satpol PP dan pihak sekolah. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pelajar di luar sekolah sekaligus mencegah keterlibatan mereka dalam kegiatan yang dapat mengganggu pendidikan.

    Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah potensi penyebaran paham radikalisme di kalangan pelajar. Wakapolresta menekankan pentingnya menanamkan nilai toleransi, menghormati perbedaan, serta tidak mudah terpengaruh ajakan atau informasi yang mengarah pada tindakan ekstrem.

    Para siswa juga diingatkan agar senantiasa menjaga persatuan dan kerukunan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap saling menghargai dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki rasa kebangsaan.

    Kegiatan edukasi tersebut berlangsung dalam suasana interaktif. Wakapolresta mengajukan sejumlah pertanyaan kepada para siswa untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi Kamtibmas yang disampaikan. Antusiasme terlihat dari para pelajar yang aktif memberikan jawaban. Beberapa siswa yang berhasil menjawab pertanyaan juga memperoleh hadiah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

    Melalui kegiatan ini, Polresta Sorong Kota berharap para pelajar tidak hanya memahami berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan, tetapi juga mampu menerapkan perilaku disiplin, bertanggung jawab dan menjauhi tindakan yang bertentangan dengan hukum.

    Program Polisi Peduli Pendidikan sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polresta Sorong Kota untuk memperkuat kemitraan dengan lembaga pendidikan. Kehadiran polisi di sekolah diharapkan tidak sebatas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pembinaan dan membangun kesadaran hukum sejak usia dini.

    Dengan kolaborasi antara kepolisian, sekolah, keluarga dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat dan kondusif, sehingga generasi muda Kota Sorong dapat tumbuh menjadi pribadi berprestasi, berkarakter serta terbebas dari narkoba dan pengaruh paham ekstrem.

  • Wakil Wali Kota Sorong Tekankan Profesionalisme ASN Melalui Manajemen Berbasis Talenta

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md., menegaskan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan peningkatan kualitas kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik yang berkualitas.

    Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan tentang Manajemen ASN Berbasis Talenta, Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Peningkatan Nilai DMS dan Indeks Kualitas Data di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, yang berlangsung di Hotel Rilich Panorama, Kota Sorong, Rabu (28/10/2026).

    Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sorong itu dihadiri seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta sejumlah staf dari masing-masing perangkat daerah terkait.

    Dalam sambutannya, Anshar Karim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan komitmen ASN dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab secara profesional.

    Menurutnya, ASN memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan sekaligus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kompetensi, kedisiplinan, dan kinerja aparatur harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

    Ia juga menekankan pentingnya penerapan manajemen ASN berbasis talenta sebagai upaya menempatkan pegawai sesuai kompetensi, kualifikasi, potensi, dan kinerja yang dimiliki.

    Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan karier aparatur secara objektif, memperkuat evaluasi kinerja, serta menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan kepegawaian yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan organisasi.

    Selain aspek pengembangan talenta, Wakil Wali Kota turut mengingatkan seluruh perangkat daerah agar meningkatkan perhatian terhadap pemutakhiran dan penginputan data kepegawaian secara berkala.

    Ia meminta setiap ketidaksesuaian data segera ditindaklanjuti sesuai pedoman dan ketentuan yang berlaku. Akurasi data kepegawaian, menurutnya, menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

    Anshar menegaskan, sosialisasi peraturan perundang-undangan tidak boleh berhenti pada pemahaman terhadap regulasi semata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

    Karena itu, para pimpinan OPD diharapkan mampu menjadi teladan dalam penerapan disiplin, membangun budaya kerja yang produktif, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kerja masing-masing.Wakil Wali Kota Sorong Tekankan Profesionalisme ASN Melalui Manajemen Berbasis Talenta

    Ia juga meminta agar seluruh materi dan hasil sosialisasi ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret, evaluasi secara berkala, serta koordinasi yang baik antarpemangku kepentingan.

    Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah diperlukan agar penerapan kebijakan manajemen ASN dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sorong.

    Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Sorong diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan ASN yang semakin profesional, efektif, dan akuntabel, sekaligus mendorong aparatur untuk terus meningkatkan integritas, kompetensi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan kebutuhan pelayanan publik.

    Dengan demikian, penerapan manajemen ASN berbasis talenta, penegakan disiplin, dan peningkatan kualitas data kepegawaian diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat Kota Sorong.

  • DP3A Kota Sorong Perkuat Sinergi Lintas Lembaga untuk Lindungi Perempuan dari Kekerasan

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Sorong terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan bagi perempuan melalui kegiatan Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan Kewenangan Kabupaten/Kota.

    Kegiatan yang berlangsung di Ayla Hotel, Kota Sorong, Rabu (28/10/2026), ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas lembaga penyedia layanan dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan serta memberikan pendampingan bagi mereka yang membutuhkan perlindungan.

    Penguatan kelembagaan dinilai penting untuk memastikan perempuan yang mengalami kekerasan maupun menghadapi persoalan yang membutuhkan penanganan khusus dapat memperoleh pelayanan yang tepat, terpadu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Sorong, Musa Fonataba, S.P., Kanit PPA Satreskrim Polresta Sorong, Ipda Eka Tri Lestari Abusama, serta Hakim Pengadilan Negeri Sorong, Maizal Arthur Hehanussa, S.H. Ketiganya hadir sebagai narasumber bersama para tamu undangan.

    Kehadiran unsur pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga peradilan menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing lembaga dalam memberikan perlindungan kepada perempuan.

    Melalui kegiatan ini, DP3A Kota Sorong berharap koordinasi dan sinergi antarlembaga semakin kuat, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pendampingan, serta penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan.

    Dengan kerja sama yang lebih terarah, penanganan setiap kasus diharapkan dapat dilakukan secara terpadu, sehingga perempuan yang membutuhkan perlindungan memperoleh layanan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

  • Hari Sumpah Pemuda: Wali Kota Sorong Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai Patriotisme, Kegigihan dan Empati

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., M.P.A., mengajak generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai patriotisme, kegigihan, dan empati melalui pengabdian, perjuangan, serta kepedulian terhadap sesama.

    Ajakan tersebut disampaikan saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Landscape Kantor Wali Kota Sorong, Rabu (28/10/2026).

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, yang menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

    Dalam sambutan tersebut, Erick Thohir mengingatkan bahwa ikrar Sumpah Pemuda yang lahir 98 tahun lalu merupakan tonggak sejarah yang menegaskan pentingnya persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

    Semangat persatuan itu, menurutnya, harus terus dijaga dan diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan serta mempersiapkan masa depan Indonesia.

    Ia juga menekankan bahwa kemajuan bangsa tidak semata-mata ditentukan oleh pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan sumber daya. Lebih dari itu, kualitas sumber daya manusia, kekuatan karakter, kecintaan terhadap tanah air, dan kepedulian sosial menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan bangsa.

    Nilai patriotisme, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui pengabdian dan kontribusi nyata bagi negara. Sementara itu, kegigihan tercermin dari sikap pantang menyerah ketika menghadapi kesulitan dan kegagalan.

    Adapun empati menjadi landasan penting bagi generasi muda untuk membangun kepedulian terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dan perhatian.

    Generasi muda juga didorong untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, menghasilkan karya yang bermanfaat, serta mengambil bagian dalam berbagai upaya pembangunan. Keberanian untuk memimpin harus berjalan seiring dengan kesediaan melayani masyarakat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mendorong pemuda di Kota Sorong agar terus mengembangkan potensi diri, menjaga persatuan, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional.

    Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sorong, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli dan para asisten Sekretariat Daerah Kota Sorong, KNPI Kota Sorong, organisasi kepemudaan, perwakilan pelajar tingkat SMP dan SMA, serta tamu undangan lainnya. (***)

  • Kapolresta Amry Siahaan Turun ke Sekolah, Ajak Pelajar Sorong Siapkan Masa Depan Tanpa Kenakalan

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol. Amry Siahaan, S.I.K., M.H., mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, mulai dari perundungan (bullying), konsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, hingga aksi balap liar.

    Pesan tersebut disampaikan saat dirinya bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera hari Senin di MAN Model Kota Sorong, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan setelah Kapolresta terlebih dahulu melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat, tepat di depan sekolah tersebut.

    Dalam amanatnya, Amry menekankan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus mempersiapkan diri sejak dini melalui pendidikan, pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.

    “Adik-adik harus fokus belajar, jauhi miras, narkoba, bullying, dan balap liar. Jadilah generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membawa perubahan positif bagi masa depan,” tegasnya.

    Suasana upacara semakin interaktif ketika para siswa diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan secara langsung. Sejumlah pelajar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi mengenai situasi keamanan di Kota Sorong, penanganan konflik sosial, hingga persyaratan menjadi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

    Menanggapi pertanyaan terkait isu demonstrasi di Kota Sorong, Kapolresta menjelaskan bahwa kepolisian terus membangun komunikasi dan koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para kepala suku untuk menyikapi berbagai persoalan dan menjaga stabilitas keamanan.

    Ia juga menyoroti penanganan konflik yang dipicu pemalangan jalan. Menurutnya, penyelesaian persoalan semacam itu perlu mengedepankan dialog, pendekatan persuasif, serta kearifan lokal dengan melibatkan tokoh adat.

    Kepolisian, lanjutnya, harus bergerak cepat untuk mengidentifikasi akar persoalan dan membuka ruang komunikasi dengan pihak-pihak terkait agar konflik tidak meluas serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

    Pada kesempatan yang sama, Amry memberikan penjelasan mengenai peluang bagi putra-putri yang ingin menjadi Taruna Akpol. Ia menyampaikan bahwa kesempatan tersebut terbuka bagi mereka yang memenuhi persyaratan dan harus melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku, meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, kemampuan jasmani, serta tahapan seleksi lainnya.

    Selain pembinaan karakter, Kapolresta turut mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama bagi para siswa yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.

    Ia meminta pelajar menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, serta memanfaatkan fasilitas zebra cross yang tersedia di depan sekolah ketika menyeberang jalan.

    “Keselamatan adalah yang utama. Gunakan zebra cross saat menyeberang dan selalu patuhi aturan lalu lintas. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya tindak kriminal, segera hubungi Layanan Polisi 110 yang dapat diakses secara gratis,” ujarnya.

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program Polisi Bersama Masyarakat, dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan dialog langsung antara kepolisian dan generasi muda.

    Melalui kegiatan ini, Polresta Sorong Kota berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, berani menyampaikan persoalan secara bertanggung jawab, serta mampu menjadi pelopor keselamatan, kedamaian, dan perilaku positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

  • Wali Kota Sorong Bersama Ibu, Sambangi Lokasi Kebakaran, Pastikan Kondisi Warga Pascakebakaran

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kebakaran hebat yang melanda kawasan Malibela, Kilometer 11,5, Kota Sorong, Papua Barat Daya, menghanguskan tiga unit rumah warga hingga rata dengan tanah dan menyebabkan kerugian material bagi keluarga terdampak. Menyikapi musibah tersebut, Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., M.P.A., turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Malibela, RW 06, RT 03, tepatnya di belakang Batalyon 762/RK.

    Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Sorong didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Windesi, S.K.M., M.A.P. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan yang terbakar serta mengetahui keadaan keluarga korban setelah kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa tersebut.

    Kebakaran terjadi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 23.50 WIT. Kobaran api melalap tiga unit rumah warga, termasuk rumah milik keluarga S. Koridama. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIT, setelah menghanguskan bangunan hingga rata dengan tanah.

    Dampak kebakaran tersebut tidak hanya berupa kerusakan bangunan, tetapi juga menjadi pukulan berat bagi keluarga yang terdampak karena harus menghadapi kondisi pascakebakaran. Situasi ini membutuhkan perhatian agar keadaan warga dan kebutuhan mereka setelah musibah dapat diketahui secara langsung.

    Kehadiran Wali Kota Sorong bersama jajaran pemerintah daerah di lokasi menjadi wujud kepedulian dan dukungan moral kepada keluarga korban. Peninjauan tersebut sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana kebakaran.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

    Pemerintah Kota Sorong mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta berhati-hati dalam menggunakan kompor dan sumber api lainnya guna mencegah terjadinya kejadian serupa.

    Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kota Sorong menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga tertimpa musibah dan membutuhkan perhatian bersama. (***)

  • Sambut HUT ke-24 Propam Polri, Bidpropam Polda PBD Salurkan Sembako dan Air Bersih

    Melanesiatimes.com, Aimas PBD – Memperingati Hari Jadi ke-24 Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Bidpropam Polda Papua Barat Daya menggelar aksi bakti sosial dengan menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada anak-anak panti asuhan serta bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kemarau panjang, Kamis (15/10/2026).

    Kegiatan sosial tersebut menyasar dua panti asuhan di Kabupaten Sorong, yakni Panti Asuhan Cipta Waris Papua yang berlokasi di Jalan Sandiwon, Aimas, serta Panti Asuhan Al-Hijrah Putra Putri Papua Muslim di Jalan Lobak, Kelurahan Malasom, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong.

    Bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Papua Barat Daya, AKBP Mathias Yosias Krey, S.Pd., bersama PS Kasubbid Provos AKP Brury, S.H., Kasubbid Paminal AKP Arifal Utama, S.T.K., S.H., S.I.K., M.H., para kasubbid, kasubbag, serta personel Bidpropam Polda Papua Barat Daya.

    Kasubbid PID Bidhumas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama anak-anak panti asuhan dan warga yang membutuhkan bantuan.

    Penyaluran sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan. Sementara itu, bantuan air bersih diberikan sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar di tengah dampak kemarau panjang.

    Menurutnya, momentum Hari Jadi ke-24 Propam Polri tidak hanya menjadi ajang untuk memperkuat komitmen terhadap profesionalisme dan integritas, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Bidpropam Polda Papua Barat Daya ingin menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak sebatas menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung.

    Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi landasan penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara institusi Polri dan warga. Kepedulian sosial, kebersamaan, serta semangat gotong royong diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

    Peringatan Hari Jadi ke-24 Propam Polri juga menjadi momentum bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Melalui aksi berbagi tersebut, Bidpropam Polda Papua Barat Daya berharap semangat kepedulian terhadap sesama terus tumbuh dan menjadi bagian dari pengabdian Polri, sehingga keberadaan institusi kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.