{"id":33472,"date":"2026-05-01T17:03:42","date_gmt":"2026-05-01T08:03:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.melanesiatimes.com\/?p=33472"},"modified":"2026-05-02T19:53:20","modified_gmt":"2026-05-02T10:53:20","slug":"pelikha-papua-barat-daya-gaungkan-perjuangan-buruh-di-may-day-2026-dorong-pembentukan-phi-dan-regulasi-tenaga-kerja-lokal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lindonews.id\/?p=33472","title":{"rendered":"PELIKHA Papua Barat Daya Gaungkan Perjuangan Buruh di May Day 2026, Dorong Pembentukan PHI dan Regulasi Tenaga Kerja Lokal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #800000;\"><strong>Melanesiatimes.com<\/strong><\/span>, <strong>Kota Sorong<\/strong> \u2013 Ketua DPD Pejuang Lintas Khatulistiwa (PELIKHA) Papua Barat Daya, Denisius Faruan, SH, menegaskan komitmen organisasinya dalam memperjuangkan hak-hak buruh pada momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Sorong.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya, Denisius yang biasa di sapa Denis menyampaikan bahwa tahun ini Serikat PELIKHA memilih merayakan May Day secara mandiri, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang bergabung dengan asosiasi serikat buruh maupun pemerhati buruh di Papua Barat Daya.<\/p>\n<p>\u201cKami dari Serikat PELIKHA tidak ketinggalan merayakan May Day. Tahun ini kami melaksanakan kegiatan khusus untuk organisasi kami sebagai bentuk penguatan perjuangan buruh,\u201d ujar Denis.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dari rekan-rekan pengurus di tingkat DPC Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, serta para mitra yang turut berkontribusi.<\/p>\n<p>Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih enam jam, dengan pembukaan yang digelar di Hotel Belagri, Kampung Baru, Kota Sorong, dan dilanjutkan dengan rangkaian diskusi serta dialog interaktif.<\/p>\n<p>Denis menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif DPC, sementara DPD berperan sebagai pendamping dan pelindung dalam memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan organisasi.<\/p>\n<p>\u201cHajatan ini merupakan program dari DPC Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, sehingga kami di DPD hanya mendampingi serta memastikan kegiatan berjalan dengan baik,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong mewakili Wali Kota Sorong, yang berhalangan hadir karena agenda di luar daerah.<\/p>\n<figure id=\"attachment_33475\" aria-describedby=\"caption-attachment-33475\" style=\"width: 1026px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-33475\" src=\"https:\/\/www.melanesiatimes.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260502-WA0077.jpg\" alt=\"PELIKHA Papua Barat Daya Gaungkan Perjuangan Buruh di May Day 2026, Dorong Pembentukan PHI dan Regulasi Tenaga Kerja Lokal\" width=\"1026\" height=\"1149\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-33475\" class=\"wp-caption-text\">Pembukaan Dialog Dalam Rangka Mey Day, di tandai dengan menabuk Tifa<\/figcaption><\/figure>\n<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPD RI Hartono, unsur TNI dan Polri, serta berbagai stakeholder lainnya yang memiliki perhatian terhadap isu ketenagakerjaan.<\/p>\n<p>Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung perjuangan dan perlindungan hak-hak buruh di Papua Barat Daya.<\/p>\n<p>Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 200 orang dari berbagai latar belakang.<\/p>\n<p>\u201cSekitar 200 orang hadir, sebagian besar merupakan perwakilan unit kerja dan perusahaan yang menjadi binaan kami selama ini,\u201d ungkap Denis.<\/p>\n<p>Selain seremoni, kegiatan juga diisi dengan dialog selama kurang lebih empat jam yang membahas isu-isu strategis ketenagakerjaan baik secara nasional maupun daerah.<\/p>\n<p>Dalam dialog tersebut, PELIKHA kembali menegaskan tuntutan prioritasnya, yakni mendorong pembentukan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Papua Barat Daya.<\/p>\n<p>\u201cKami terus mendorong pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten agar menghadirkan Pengadilan Hubungan Industrial sebagai bentuk perlindungan hukum bagi pekerja,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya pengawalan terhadap implementasi regulasi ketenagakerjaan nasional, termasuk peraturan pemerintah yang mengatur hubungan kerja.<\/p>\n<p>Denisi\u00a0menyebut bahwa regulasi nasional harus diiringi dengan kebijakan daerah yang responsif terhadap kondisi lokal di Papua Barat Daya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, PELIKHA mendorong DPR Provinsi Papua Barat Daya untuk merumuskan regulasi daerah, seperti Peraturan Daerah Khusus (Perdasus), guna menjawab berbagai persoalan ketenagakerjaan.<\/p>\n<p>Ia menyoroti adanya fenomena masuknya tenaga kerja dari luar daerah secara masif, bahkan diduga tanpa prosedur yang jelas.<\/p>\n<p>\u201cBeberapa waktu lalu ditemukan ratusan pekerja dari luar yang diduga masuk tanpa mekanisme yang jelas dan bekerja di perusahaan perkebunan sawit di Sorong Selatan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan sosial, terutama di tengah tingginya angka pengangguran di Papua Barat Daya.<\/p>\n<p>\u201cKami bukan membatasi, tetapi ingin meminimalisir agar masyarakat lokal juga mendapatkan kesempatan kerja yang layak di daerahnya sendiri,\u201d jelas Denis.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa dalam perspektif hukum dan konstitusi, setiap orang memiliki hak untuk bekerja, namun perlu ada pengaturan yang adil dan proporsional.<\/p>\n<p>Selain itu, ia mengingatkan bahwa tingginya angka pengangguran dapat berdampak pada meningkatnya potensi kriminalitas, sehingga perlu menjadi perhatian bersama.<\/p>\n<p>Denisius juga mengapresiasi dukungan dari Direktorat Bimas Polda Papua Barat Daya yang selama ini menjadi mitra PELIKHA dalam berbagai kegiatan.<\/p>\n<p>\u201cKami berterima kasih kepada Dir Bimas Polda Papua Barat Daya dan para mitra yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak menggunakan anggaran pemerintah, melainkan hasil kolaborasi dengan mitra organisasi.<\/p>\n<p>\u201cKami mencoba membangun pendekatan dengan mitra, dan puji Tuhan kegiatan ini bisa berjalan lancar tanpa dukungan anggaran pemerintah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di waktu yang sama, kegiatan lain juga berlangsung di Kabupaten Sorong berupa rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPR Kabupaten Sorong.<\/p>\n<p>Rapat tersebut membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan, termasuk dugaan diskriminasi, perubahan status kerja tanpa sosialisasi, serta sengketa hak-hak pekerja.<\/p>\n<p>Denisius berharap peringatan May Day tidak hanya menjadi hari libur atau seremoni tahunan semata.<\/p>\n<p>\u201cMay Day harus menjadi momentum refleksi dan perjuangan nyata bagi kaum buruh, bukan sekadar peringatan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia juga menyinggung perhatian pemerintah pusat terhadap buruh, termasuk kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam mendengarkan aspirasi buruh pada peringatan May Day di Jakarta.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap pemerintah daerah juga membuka ruang dialog yang lebih luas agar aspirasi pekerja dapat didengar dan ditindaklanjuti,\u201d tutup Denisius.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melanesiatimes.com, Kota Sorong \u2013 Ketua DPD Pejuang Lintas Khatulistiwa (PELIKHA) Papua Barat Daya, Denisius Faruan, SH, menegaskan komitmen organisasinya dalam memperjuangkan hak-hak buruh pada momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Sorong. Dalam keterangannya, Denisius yang biasa di sapa Denis menyampaikan bahwa tahun ini Serikat PELIKHA memilih merayakan May Day secara mandiri, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6617],"tags":[4801],"class_list":["post-33472","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-peristiwa","tag-dpd-pelikha-papua-barat-daya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33472","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33472"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33472\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33478,"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33472\/revisions\/33478"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33472"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33472"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lindonews.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33472"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}