Tag: #Koarmada_III_Sorong

  • Guskamla Koarmada III Dukung Joy Sailing Pramuka Saka Bahari Sorong Peringati Hari Pramuka ke-64

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III menunjukkan perannya dalam membina generasi muda maritim melalui dukungan penuh terhadap kegiatan Joy Sailing Pramuka Saka Bahari Kota Sorong, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64.

    Menggunakan KRI Balongan-908, unsur di bawah kendali operasi Guskamla Koarmada III dalam Operasi Rajawali Cakra Tahap II, menjadi armada utama yang mengantarkan peserta berlayar menyusuri perairan Sorong. Kegiatan yang mengusung tema “Pramuka Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” diawali dengan upacara di Geladak Heli KRI Balongan-908, dipimpin Aster Dankodaeral XIV Letkol Marinir Ade Darmansyah, M.Tr.Hanla., dan diikuti anggota Saka Bahari serta prajurit TNI Angkatan Laut.

    Selama pelayaran, peserta mendapatkan pembekalan pengetahuan kebaharian, wawasan kemaritiman, serta pemahaman tentang tugas pokok TNI AL, khususnya peran strategis Guskamla Koarmada III dalam menjaga keamanan dan kedaulatan laut wilayah timur Indonesia. Mereka juga diajak mengenal fasilitas kapal, prosedur operasi laut, dan pentingnya disiplin serta kerja sama di lingkungan maritim.

    Komandan Guskamla Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Tomi Erizal, S.E., M.M., melalui Komandan KRI Balongan-908 Letkol Laut (P) Wida Adi Prasetya, M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa keterlibatan unsur Guskamla dalam kegiatan ini adalah wujud pembinaan generasi muda yang berorientasi pada kesadaran maritim. “Melalui Joy Sailing, kami ingin menanamkan rasa cinta laut, jiwa patriotisme, serta semangat berkontribusi bagi kejayaan bangsa,” ujarnya.

    Dengan suasana penuh semangat dan kekeluargaan, kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman berharga bagi Pramuka Saka Bahari Sorong, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI AL dan masyarakat dalam membangun ketahanan bangsa melalui jalur kemaritiman.

    (DispenKoarmada III-01)

  • Koarmada III Gelar Karya Bakti di Kampung Maibo Sambut HUT ke-80 RI

    Melanesiatimes.com,  Kab.Sorong — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komando Armada III menggelar kegiatan karya bakti di Kampung Maibo, Kabupaten Sorong pada Rabu (13/08/2025).

    Kegiatan ini dipimpin Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Koarmada III, Kolonel Laut (P) Slamet Riyadi, S.E., M.Tr.Opsla., dengan melibatkan prajurit TNI AL dan masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Kolonel Slamet Riyadi menegaskan bahwa karya bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap masyarakat dan lingkungan.

    Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya membawa manfaat langsung, tetapi juga memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

    Rangkaian kegiatan meliputi pembersihan lingkungan, pemasangan bendera dan umbul-umbul merah putih, hingga renovasi fasilitas umum.

    Sinergi antara prajurit Koarmada III dan warga diharapkan dapat mempererat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menumbuhkan semangat patriotisme menjelang peringatan kemerdekaan.

    (Dispen Koarmada III)

  • Koarmada III Terima Kunjungan Aslog Kasal: Dorong Reformasi dan Efisiensi Dukungan Operasi

    Melanesiatimes.com, Katapop, Kab. Sorong — Komando Armada III (Koarmada III) menerima kunjungan kerja dari Asisten Logistik (Aslog) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muda TNI Eko Sunarjanto di Markas Koarmada III, Katapop, Kabupaten Sorong. Turut hadir dalam rombongan, Kepala Dinas Perbekalan TNI AL (Kadisbekal) Laksamana Pertama TNI Dr. Hery Setiyo Nugroho, S.E., M.A.P., CHRMP., serta Kepala Dinas Material TNI AL (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Suryaman, S.T.

    Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla., menyambut langsung kedatangan Aslog Kasal bersama pejabat utama Koarmada III, termasuk Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto, Inspektur Koarmada III, Kapoksahli, para Asisten Pangkoarmada III, serta para Komandan Satuan.

    Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam upaya Koarmada III meningkatkan kesiapan operasional dan efisiensi logistik di wilayah kerja timur Indonesia. Setelah penyambutan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Pangkoarmada III dan Aslog Kasal kepada seluruh jajaran melalui video konferensi, yang diikuti oleh para Asisten, perwira korps teknik, dan satuan-satuan di bawah Koarmada III.

    Dalam sambutannya, Pangkoarmada III menyampaikan apresiasi atas perhatian pimpinan TNI AL terhadap satuan-satuan di wilayah timur. Ia menegaskan bahwa aspek logistik harus dipahami secara menyeluruh oleh seluruh personel, bukan hanya oleh operator.

    “Kondisi di lapangan memiliki tantangan nyata, seperti keterbatasan sarana dan kebutuhan dukungan BBM. Perencanaan logistik yang matang dan terpadu menjadi kunci utama dalam menjamin kesiapan operasi dan latihan,” ujar Pangkoarmada III.

    Sementara itu, Aslog Kasal menekankan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam memantau kesiapan logistik satuan, menyelaraskan perencanaan kebutuhan dengan kondisi anggaran, serta memastikan program pemeliharaan berjalan tepat sasaran.

    Aslog Kasal juga menggarisbawahi sejumlah poin penting: Perlunya penyusunan TOR, RAB, dan spesifikasi teknis yang cermat; Optimalisasi penggunaan barang lama melalui rekondisi; Pengaktifan kembali sistem logistik dasar dan pertukaran suku cadang antar satuan; Peningkatan efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam seluruh proses logistik.

    Kegiatan kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem logistik dan operasional Koarmada III secara menyeluruh. Sinergi antara Koarmada III dan Mabesal ini menjadi bukti nyata bahwa wilayah timur Indonesia mendapat perhatian serius dalam pembangunan kekuatan dan kesiapan tempur TNI AL.

  • Festival Bintal Terpadu TNI AL: Penguatan Karakter Prajurit di Era Globalisasi

    Melanesiatimes.com, Sorong — Dalam rangka memperkuat ketahanan mental dan spiritual prajurit serta keluarga besar TNI Angkatan Laut, Dinas Pembinaan Mental TNI AL menggelar Festival Pembinaan Mental (Bintal) Terpadu Wilayah Sorong Tahun Anggaran 2025 pada Kamis pagi, 24 Juli 2025. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Markas Komando Lantamal XIV, Kota Sorong, Papua Barat Daya, dengan dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai satuan TNI AL dan instansi terkait.

    Festival ini menjadi momen penting untuk memperkuat karakter kebangsaan, spiritualitas, serta komitmen moral prajurit TNI AL di tengah tantangan globalisasi dan ancaman disintegrasi sosial. Tema yang diusung tahun ini adalah “Penguatan Karakter Kebangsaan di Era Globalisasi bagi Prajurit/PNS dan Keluarga Besar TNI Angkatan Laut.”

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kadisbintalal Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief, S.IP., M.M., beserta jajaran pejabat Disbintalal, antara lain para Kasubdis dari berbagai bidang pembinaan mental TNI AL.

    Turut hadir pula sejumlah pejabat TNI dan Polri di wilayah Sorong, antara lain: Laksma TNI Singgih Sugiarto , S.T., M.Si. (Kepala Staf Koarmada III) mewakili Pangkoarmada III Laksda TNI Hersan, Brigjen TNI I Ketut Arthajaya (Kabinda Papua Barat Daya), Laksma TNI Joni Sudianto (Danlantamal XIV), Kolonel Mar Rio Sukanto (Wadan Lantamal XIV), Kombes Pol Ary Nyoto Setiawan (Dansat Brimob Polda Papua Barat Daya), Serta para Komandan Batalyon dan satuan jajaran Pasmar 3, perwakilan TNI AU, dan perwakilan Pemerintah Daerah.

    Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koarmada III, Pangkoarmada III Laksda TNI Hersan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan merupakan strategi penting untuk membangun ketangguhan mental sebagai benteng pertahanan diri dalam menghadapi dinamika zaman.

    “Pembinaan mental sejatinya adalah proses pembentukan karakter, pengembangan kepribadian, dan penguatan spiritualitas yang menjadi fondasi utama dalam mendukung tugas prajurit dan keluarga besar TNI AL,” ujar Laksma TNI Singgih membacakan sambutan.

    Beliau juga menegaskan bahwa ancaman terhadap keutuhan bangsa kini tak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam melalui sikap individualisme, intoleransi, dan melemahnya nilai kebangsaan.

    Sebagai penutup, Pangkoarmada III menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Dinas Pembinaan Mental TNI AL dan Lantamal XIV Sorong, atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

    Festival Bintal Terpadu ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter prajurit dan PNS TNI AL yang berintegritas, tangguh, dan berjiwa nasionalis, sekaligus memperkuat sinergi antarsatuan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

    (Dispen Koarmada III)

  • Kapal KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Mantapkan Langkah Menuju Predikat KRI Teladan TNI AL 2025 Surabaya, Sorotandemokrasi

    Melanesiatimes.com, Surabaya – KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991, salah satu unsur Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada III, tengah mengikuti penilaian sebagai kandidat KRI Teladan Tahun 2025 yang digelar oleh Tim Dinas Operasi dan Latihan TNI Angkatan Laut (Disopslatal). Penilaian dilaksanakan saat KRI WSH-991 tengah sandar di dermaga Ujung, Surabaya. Jum’at (18/07/2025).

    Program penilaian ini menjadi langkah TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan standar operasional kapal perang Republik Indonesia sekaligus profesionalisme prajuritnya. Tujuannya jelas: memastikan setiap unsur KRI senantiasa berada dalam kondisi siap tempur serta siap mendukung tugas pokok TNI AL di laut.

    Penilaian dilakukan secara komprehensif. Beberapa aspek utama yang menjadi fokus adalah kesiapan operasional, kesiapan materiil, kesiapan personel, serta kebersihan dan kerapian kapal.

    Tak hanya itu, evaluasi lapangan pun berlangsung menyeluruh. Seluruh peran penting di atas kapal diperagakan, mulai dari persiapan kapal berlayar dan bertempur, pencocokan waktu dan percobaan alarm, briefing anjungan, penutupan pintu-pintu kedap air, parade lambung kanan maupun kiri, pemanduan, hingga peran melewati medan ranjau. Berbagai simulasi darurat juga diuji, seperti kemudi darurat, cuaca buruk, orang jatuh di laut, hingga operasi helikopter untuk pendaratan maupun evakuasi medis udara. Penilaian juga mencakup skenario penanganan kebakaran, kebocoran, sampai peran peninggalan kapal.

    Komandan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991, Kolonel Laut (P) Edi Herdiana, S.T., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penilaian, melainkan ajang untuk memacu semangat dan profesionalisme seluruh prajurit.

    “Kami berharap penilaian ini menjadi kompetisi sehat antarunsur KRI dalam mencapai standar tertinggi. Dengan begitu, setiap kapal perang dapat menjadi teladan dan siap mendukung TNI Angkatan Laut menjalankan tugas pokoknya,” ujarnya.

    Dengan semangat tersebut, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 terus berupaya menunjukkan kinerja terbaiknya demi membawa nama Koarmada III menuju predikat KRI Teladan Tahun 2025.

  • Pangkoarmada III Hadiri Pembukaan Pekan Olahraga Aangkatan Laut Wiltim Tahun 2025

    Melanesiatimes.com, Surabaya – Panglima Komando Armada III (Pangkoarmada III) Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si., menghadiri Upacara Pembukaan Pekan Olahraga TNI Angkatan Laut Wilayah Timur (Poral Wiltim) Tahun 2025 yang dilaksanakan di Stadion Jala Krida Mandala AAL Bumimoro, Krembangan, Surabaya, Senin (21/07/2025). Pangkoarmada III hadir didampingi Ketua DJA III Ny. Dita Hersan.

    Upacara pembukaan dipimpin oleh Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya, S.H., M.Si., selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, beliau membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr Muhammad Ali yang menekankan bahwa Poral Wiltim merupakan ajang multi-event bergengsi sekaligus tolak ukur pembinaan olahraga di tiap satuan TNI AL. Ajang ini juga menjadi sarana persiapan menuju Piala Panglima TNI 2025 serta berbagai kejuaraan nasional dan internasional.

    Poral Wiltim 2025 mengusung tema “Melalui Pekan Olahraga TNI Angkatan Laut, Kita Tingkatkan Sportivitas dan Soliditas untuk Mewujudkan Prajurit Jalasena yang Tangguh.” Kegiatan berlangsung mulai 21 hingga 25 Juli 2025 dengan lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni sepak bola, bola voli, bulu tangkis, tenis lapangan, dan tenis meja.

    Kontingen peserta berasal dari berbagai kotama TNI AL wilayah timur, antara lain AAL, Kodiklatal, Marwiltim, Puspenerbal, Koarmada II, UPT Mabesal, dan Koarmada III. Para atlet tampak antusias dan bersemangat untuk memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama satuannya.

    Menutup amanatnya, Kasal berpesan kepada seluruh peserta untuk senantiasa menjunjung tinggi sportivitas. “Bertandinglah dengan semangat, berikan kemampuan terbaik, dan jadikan momen ini sebagai sarana memperkuat soliditas di tubuh TNI Angkatan Laut,” tegasnya.

    Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata TNI Angkatan Laut dalam membina prajurit yang sehat, tangguh, serta siap menghadapi tantangan tugas di masa mendatang.

  • TNI AL Kawal Kapal Perang Spanyol, Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan di Timur Indonesia

    Melanesiatimes.com, Ternate Maluku Utara  – TNI Angkatan Laut (AL) kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia, khususnya di wilayah perairan timur. Dua kapal perang, KRI Kapak-625 dan KRI Hampala-880, bersama dengan Pesawat Udara CN235-220 MPA/P-8306 melaksanakan tugas pengawasan dan pengamanan (Waspam) terhadap kapal perang Angkatan Laut Spanyol, ESPS Méndez Núñez (F-104). Kapal ini sedang melintas di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) III-C dari Darwin, Australia menuju Guam pada 13 hingga 14 Juli 2025.

    Tugas pengawasan ini merupakan bagian dari Operasi Cendrawasih Jaya-25 Tahap 3 yang digelar oleh Komando Armada III. Operasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap aktivitas lintas laut di perairan yurisdiksi Indonesia berjalan sesuai dengan ketentuan hukum internasional dan dalam koridor kedaulatan negara.

    ESPS Méndez Núñez, yang merupakan fregat kelas Álvaro de Bazán, tidak hanya melakukan lintas ALKI, tetapi juga melaksanakan transit dan lego jangkar di perairan Ternate. Kehadiran kapal ini menjadi simbolis sekaligus mengingatkan pada sejarah kedatangan bangsa Spanyol di Ternate pada tahun 1512, dalam upaya pencarian rempah-rempah.

    Sebagai upaya untuk mempererat kerja sama bilateral dan meningkatkan interoperabilitas antarangkatan laut, KRI Kapak-625, KRI Hampala-880, dan Pesawat CN235 turut melaksanakan serangkaian latihan bersama dengan ESPS Méndez Núñez. Latihan tersebut antara lain Screen Exercise, Merchant Traffic Monitoring Exercise, dan Passing Exercise, guna mengasah profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur prajurit dalam skenario kerja sama multinasional.

    Seluruh rangkaian tugas dan latihan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat diplomasi maritim. Koarmada III menekankan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tetap mengutamakan keamanan personel dan material, serta menjunjung tinggi prinsip perdamaian dalam setiap interaksi dengan unsur asing.

    Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya peran TNI AL dalam menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan timur yang memiliki keragaman budaya dan sumber daya alam yang kaya.

    Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat diplomasi pertahanan antarnegara melalui interaksi yang konstruktif dan kolaboratif. Dengan adanya latihan bersama, diharapkan pertukaran pengalaman dan pengetahuan dapat memberikan manfaat bagi kedua angkatan laut.

    Melalui kegiatan ini, TNI AL berharap dapat memperkokoh hubungan bilateral dengan Angkatan Laut Spanyol, sekaligus meningkatkan respons positif terhadap tantangan keamanan maritim saat ini. Upaya tersebut sejalan dengan visi TNI AL untuk menghadirkan kekuatan yang profesional, modern, dan berorientasi pada misi perdamaian.

    Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritim. Keberhasilan pelaksanaan operasi ini menunjukkan bahwa TNI AL siap menghadapi berbagai potensi ancaman terhadap kedaulatan negara.

  • Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Koarmada III Tahun 2025: Wujud Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Prajurit

    Melanesiatimes.com, Katapop, Kab. Sorong — Komando Armada (Koarmada) III menggelar Apel Gelar Pasukan Latihan Penanggulangan Bencana untuk mengantisipasi siaga bencana dan kontinjensi tahun anggaran 2025.

    Kegiatan ini berlangsung di Dermaga Koarmada III, Katapop, Kabupaten Sorong, pada Kamis, 10 Juli 2025, dan dipimpin oleh Kepala Staf Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto, S.T., M.Si., mewakili Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si.

    Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kapoksahli Koarmada III, Laksma TNI Heriyanto, serta para asisten Pangkoarmada III dan Kepala Satuan Kerja Koarmada III. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap kesiapan menghadapi bencana.

    Ratusan personel dikerahkan untuk terlibat dalam kegiatan ini, termasuk satu ton perwira, satu ton bintara, dan satu ton tamtama, serta satu ton Satgas. Berbagai material utama juga disiapkan, di antaranya KRI TWD-526, KRI PSP-870, perahu karet, ambulans Diskes, truk pasukan, dan kendaraan pendukung lainnya untuk mendukung pelaksanaan latihan.

    Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Laksma Singgih, Pangkoarmada III menekankan bahwa apel gelar ini bukan sekadar rutinitas, melainkan merupakan wujud nyata pelaksanaan perintah komando dalam menghadapi potensi bencana alam dan situasi kontinjensi. “Kesiapsiagaan adalah kunci utama,” ujarnya dengan tegas.

    Pangkoarmada III juga menggarisbawahi pentingnya profesionalisme, kerja sama, dan pemahaman atas tugas dan tanggung jawab dari setiap prajurit. Lima poin penekanan menjadi acuan dalam pelaksanaan manuver lapangan di antaranya pemahaman terhadap direktif latihan dan pentingnya keselamatan.

    Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasional satuan serta memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan Koarmada III dalam menghadapi berbagai skenario bencana di masa depan. Melalui latihan ini, diharapkan setiap personel siap dan terlatih dalam merespons situasi darurat.

    Suasana selama apel gelar berlangsung tertib dan lancar, menegaskan komitmen Koarmada III untuk siap menghadapi setiap tantangan dengan semangat profesionalisme dan disiplin yang tinggi.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Koarmada III untuk menjaga ketahanan dan keamanan wilayah maritim Indonesia, terutama dalam menghadapi ancaman bencana yang tidak terduga.

    Dengan tetap berpegang pada nilai-nilai profesionalisme dan komitmen, Koarmada III memberikan contoh nyata dalam upaya penanggulangan bencana, yang merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial bagi prajurit TNI.

    (Dispen Koarmada III)

  • Tingkatkan Kemampuan Tempur, Satkopaska Koarmada III Gelar Latihan Menembak Senjata Bantu di Sorong

    Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Guna mengasah kemampuan tempur dan meningkatkan profesionalisme prajurit, Satuan Pasukan Katak Komando Armada (Satkopaska) Koarmada III menggelar Latihan Kualifikasi Kedua (K2) Menembak Senjata Bantu di Lapangan Tembak Makorem 181/PVT, Sorong, Papua Barat Daya, Selasa(08/07/2025).

    Latihan yang merupakan bagian dari program Triwulan III Tahun Anggaran 2025 ini dipimpin oleh Perwira Staf Operasi Satkopaska Koarmada III, Mayor Laut (S) Eko Edward Sakti N., S.H., M.Tr. Opsla, dan diikuti oleh 30 personel yang terbagi dalam kelompok Denlat, Pelaku, serta Pendukung.

    Kegiatan dimulai sejak pukul 08.20 hingga 16.15 WIT, diawali dengan briefing dan doa bersama, serta pengecekan kesehatan oleh tim Dinas Kesehatan Koarmada III. Selanjutnya, para prajurit melaksanakan latihan menembak perorangan dengan jarak 100 meter dan 200 meter menggunakan berbagai jenis senjata bantu.

    Sebanyak 19 pucuk senjata digunakan dalam latihan ini, termasuk Ares, MG5, GPMG, HK 417, dan CZ Bren 807, dengan total amunisi mencapai lebih dari 7.600 butir dari berbagai kaliber. Materi latihan mencakup prosedur tindakan segera atau Immediate Action Drill, serta sesi khusus menembak sniper yang dilaksanakan usai waktu istirahat.

    Wakil Komandan Detasemen 2 Satkopaska Koarmada III, Kapten Laut (P) Country Aurora A.P. Arofah, S.T.Han, turut memberikan pembekalan taktis kepada peserta, khususnya tentang langkah cepat dan tepat dalam menghadapi situasi darurat di medan pertempuran.

    Latihan ditutup dengan evaluasi menyeluruh guna mengukur capaian keterampilan prajurit sekaligus sebagai bahan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas latihan ke depan.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Latihan ini menjadi bukti komitmen Satkopaska Koarmada III dalam membina kesiapsiagaan tempur dan menjaga kedaulatan wilayah laut Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • Satgas Trisila-25 Disambut Meriah di Nabire, Wujud Kecintaan Masyarakat Papua Kepada TNI AL

    Melanesiatimes.com, Nabire — Kedatangan Satuan Tugas (Satgas) Trisila-25 TNI Angkatan Laut di Pelabuhan Umum Samabusa, Nabire, disambut meriah oleh masyarakat serta jajaran pemerintah daerah. Dua unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dari jajaran Komando Armada (Koarmada) III, yakni KRI Teluk Wondama-527 dan KRI Panah-626, tiba dan sandar di dermaga pada Senin pagi (07/07/2025).

    Di bawah komando Wakil Komandan Satgas Trisila-25, Kolonel Laut (P) Yohanes Upang I., S.E., M.Tr.Hanla., M.M., kehadiran Satgas disambut hangat oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Nabire, Letkol Laut (P) Dwi Prasetyo, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Pemerintah Daerah Nabire.

    Prosesi penyambutan berlangsung semarak dengan suguhan budaya khas Papua. Tarian adat, tradisi injak piring, dan pengalungan bunga menjadi simbol kehormatan serta wujud kehangatan masyarakat Nabire dalam menyambut prajurit laut penjaga kedaulatan maritim bangsa.

    Selama berada di Nabire, Satgas Trisila-25 dijadwalkan menggelar berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti penanaman mangrove, aksi grebek sampah di Pantai Nabire, serta open ship atau kunjungan kapal perang terbuka bagi masyarakat umum.

    Wakil Komandan Satgas Trisila-25, Kolonel Laut (P) Yohanes Upang I., S.E., M.Tr.Hanla., M.M menyampaikan bahwa kedatangan Satgas Trisila-25 merupakan bentuk nyata komitmen TNI AL dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat pesisir serta mendukung pengembangan potensi maritim nasional.

    “Melalui kegiatan ini, TNI AL ingin lebih dekat dengan rakyat. Kami hadir untuk menginspirasi, mengedukasi, dan membangkitkan semangat cinta laut serta kepedulian terhadap lingkungan pesisir,” ujarnya.

    Penyambutan turut dihadiri oleh tokoh adat, pejabat daerah, perwakilan instansi vertikal, serta ratusan warga yang antusias menyambut kehadiran para prajurit laut kebanggaan bangsa.