Melanesiatimes.com, Masohi – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Maluku Tengah Gelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Kota Masohi pada selasa, (09/09/2025).
Bertempat di gedung islamic center, kegiatan tersebut berlangsung pada pukul 13.30 WIT dan dihadiri langsung Bupati Zulkarnain Awat Amir.
Selain Zulkarnain, Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri juga hadir atas kapasitasnya sebagai Ketua DPW PKS Maluku.
Dalam sambutannya, Fachri meminta para kader PKS di Malteng selalu mengingatkan Bupati Zulkarnain dengan cara-cara yang benar.
Dikatakannya “jika ditayangkan tentang adakah kekurangan beliau (Bupati Zulkarnain) hari ini, saya katakan pasti ada. Jadi saya minta kepada seluruh kader PKS terutama yang berada di legislatif untuk membantu beliau,” kata Fachri.
Fachri juga mengintruksikan kepada PKS Maluku Tengah “untuk memilih cara yang elegan dalam memberikan masukan kepada pak Bupati,” ujarnya.
Fahri menegaskan bahwa PKS hari ini berada di dalam bersama pemerintahan Malteng Bangkit. Sehingga beliau menyarankan agar segala persoalan yang merupakan hasil pengamatan PKS di luar sana bisa disampaikan secara langsung kepada Bupati Zulkarnain agar bisa dipertimbangkan untuk ditindaklanjuti.
Menurutnya “kalau kita temukan kekurangan di luar sana, mari kita ajak ketemu Bupatinya, bisik-bisik sampaikan hal tersebut, dan kemudian itu ditindaklanjuti, maka ini adalah pilihan yang lebih baik. Dari pada kita harus berteriak di luar padahal kita sebenarnya ada di dalam,” imbau Fachri.
Di kesempatan lain usai seremonial, Fachri yang ditanyai awak media seputar tujuan dilakukannya perombakan besar-besaran yang terjadi di struktur kepengurusan PKS se-Maluku menanggapi santai dan berdalih ini semata-mata hanya untuk lakukan penyegaran dan spirit baru demi pencapaian tujuan yang lebih besar kedepannya.
Kata dia “ini murni mekanisme internal saja, selain karena pengurus yang kemarin kan sudah 5 tahun jadi sudah selesai dan harus diganti,” singkatnya.
Fachri menambahkan “toh di Maluku juga masih ada 3-4 yang Ketua DPDnya masih yang lama,” ucapnya.
Hal lain yang ditanggapi Fachri adalah tentang upaya PKS Maluku hari ini untuk melihat target ke depan sehingga diperlukan mesin-mesin (punggawa p kepengurusan) yang baru dan energik demi menopang laju organisasi.
“misalnya saat saya selesai di lantik beberapa waktu yang lalu. Saya menargetkan untuk pencapaian pilkada nanti adalah 100%. Misalnya jika hari ini kita punya 1 Bupati maka kedepannya harus 2 Bupati. Begitu pula wakil bupati yang tadinya 2 wakil bupati kedepannya 4 wakil bupati,” ungkapnya.
Diakhir penjelasannya, Fachri yang juga merupakan Bupati Kabupaten SBT ini berharap agar kader PKS di Maluku tidak berpuas diri dengan capaian hari ini.
“sebab kita harus selalu pasang target dan jika partai merasa puas dengan capaiannya saya kira nggak keren. Jadi kita harus terus berupaya agar menjadi lebih baik ke depannya,” tutup Fachri. (HUAT)
Tinggalkan Balasan