Irhamdi Achmad Nahkodai Muhammadiyah Maluku Tengah

Written by

in

Melanesiatimes.com, Masohi – Pengurus Muhammadiyah dan Aisiyah Kabupaten Maluku Tengah resmi dikukuhkan yang bertempat di Baileo Ir. Soekarno Kota Masohi pada Rabu, (10/09/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting Muhammadiyah Maluku termasuk Ketua dan Sekretaris pengurus wilayah.

Sementara Bupati Zulkarnain diwakili Staf Ahli Zahlul Ikhsan, serta beberapa pimpinan OPD dan Forkopimda lingkup Maluku Tengah.

Usai dikukuhkan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Maluku Tengah Irhamdi Achmad dalam sambutannya mengatakan kegiatan hari ini tercermin dalam tema yang digagas kepanitiaan.

Menurutnya “tema ini, yakni penguatan ideologi muhammadiyah menyongsong Maluku Tengah Bangkit sangat relevan dengan konteks perubahan sosial dan kemajuan yang ingin kita capai bersama di Maluku Tengah,” kata Achmad.

Lebih jauh ia menjelaskan “muhammadiyah sebagai organisasi yang berpusat pada pengajaran dan pemberdayaan umat, muhammadiyah membawa nilai-nilai Islam, keadilan, mengutamakan persaudaraan, kesejahteraan dan kemajuan,” tambah Achmad.

Beliau berharap kepada pengurus yang baru saja dilantik dan segera akan menjalankan tugasnya kepada umat agar senantiasa bertanggungjawab dan dapat dipercaya.

“karena yang harus kita lakukan adalah mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Islam tersebut yang juga merupakan bagian dari prinsip ajaran muhammadiyah karena menyangkut segala aspek kehidupan sosial dan pendidikan dalam masyarakat,” kata Achmad berpesan.

Achmad yang juga merupakan tenaga kesehatan di Maluku Tengah ini juga menyampaikan bahwa “di Maluku Tengah saat ini untuk sektor pendidikan yang dimiliki oleh pimpinan muhammadiyah dari TK sampai SMP sudah berjumlah 20 sekolah,” ungkapnya.

Dari sekolah tersebut, sambung Achmad “terdapat 1.763 siswa serta 233 guru dan tenaga kependidikan,” tambahnya.

Kesempatan tersebut juga digunakan Achmad dalam memberikan pandangannya mengenai Maluku Tengah Bangkit.

Dimana menurutnya, “membangkitkan Maluku Tengah tidak hanya bisa dilihat dari satu sisi saja. Tapi kita harus melihat secara komprehensif dengan melibatkan semua potensi yang ada,” ujar Achmad.

Ia menyampaikan “salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah dengan memperkuat ideologi muhammadiyah. Yang menjadi dasar perjuangan kita selama ini selain berfokus kepada dakwah juga membangun semangat gotong royong, keadilan sosial, dan kemandirian ekonomi umat,” jelas Achmad.

Sebab ideologi muhammadiaya, kata dia “mengajarkan kita agar selalu berorientasi pada kemajuan. Sebagai contoh dalam bidang pendidikan muhammadiyah telah berkontribusi besar melalui sekolah-sekolah dan perguruan tinggi yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia,” ungkap Achmad.

Sebelum mengakhiri sambutannya, beliau mengajak seluruh pengurus muhammadiyah dan aisiyah Maluku Tengah untuk “bersama-sama bangkit, melangkah maju, memperkuat ikatan persaudaraan, dan mewujudkan Maluku Tengah menjadi lebih baik,” ajak Achmad sembari menutup pembicaraan. (HUAT)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *