Ketua Bawaslu Kota Sorong: Ciptakan Sistem Pengawasan Ketat dan Efisien

Written by

in

Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sorong melaksanakan kegiatan penting bertajuk “Optimalisasi Strategi Pengawasan Bersama Stakeholder dan Evaluasi Penyelenggaraan Pengawasan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024”. Jumat (15/08/2025).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari 15 – 16 Agustus 2025, yang bertujuan untuk memperkuat kelembagaan pengawas pemilu dalam menghadapi pemilihan yang akan datang.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para tokoh menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga integritas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemilu.

Ketua Bawaslu Kota Sorong Abdul Kadir Kelosan membuka acara dengan semangat, menegaskan bahwa pengawasan pemilu adalah tanggung jawab bersama. “Ini merupakan evaluasi dari pemilu dan pilkada serentak 2024, oleh sebab itu Kami mengajak semua pihak untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan pemilu agar proses demokrasi berjalan lancar,” ujarnya.

Dalam rangka mengevaluasi penindakan pada pemilihan tahun sebelumnya, kegiatan ini juga mempertemukan peserta dengan beberapa pemateri penting. Di antaranya adalah Sekda Kota Sorong Rudi R Laku, Sekda Provinsi Yakob Kareth, Papua Barat Daya, serta perwakilan akademisi Sakti R.S. Rakia dan pegiat demokrasi dari jakarta Arif Nur Alam yang memberikan perspektif berharga terhadap isu-isu yang dihadapi dalam pemilu dan pilkada serentak tahun 2024.

Dalam sesi diskusi, para pemateri memaparkan strategi terbaik untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Beberapa tantangan dalam penyelenggaraan sebelumnya diidentifikasi dan dibahas, agar dapat diatasi dalam pemilu dan pilkada mendatang.

Diskusi antara peserta berjalan interaktif, memberikan kesempatan bagi tokoh pemuda dan masyarakat untuk menyampaikan pandangan dan masukan. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa suara masyarakat didengar dan diperhatikan dalam proses pengawasan.

Bawaslu juga menekankan pentingnya sinergi antara berbagai stakeholder, termasuk pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengawasan yang lebih ketat dan efisien.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi momen evaluasi, tetapi juga sebagai ajang untuk membangun kesadaran publik mengenai hak dan kewajiban dalam pemilihan umum. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan yang aktif akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pemilu.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat fondasi demokrasi di Kota Sorong, menjelang pemilihan umum dan Pilkada serentak di tahun mendatang.

Bawaslu Kota Sorong berkomitmen untuk terus berupaya menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan transparan bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mematangkan persiapan menuju pemilihan yang lebih baik, dengan harapan akan lahir kepemimpinan yang lebih berkualitas di masa depan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *